Gore Alert! VIDEO TKW RUYATI DIPANCUNG PAK ARAB

Posted in the Malaysia Forum

Comments

Showing posts 1 - 20 of678
< prev page
|
Go to last page| Jump to page:
Mat Rock

Anonymous Proxy

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Jun 25, 2011
 

Judged:

5

5

4

Inilah nasib indon sebuah bangsa yang lemah & miskin, rakyatnya menjadi hamba abdi di negara orang.

Saksikanlah video pemancungan Ruyati Binti Sapubi yang dirakam oleh sebuah stesen TV - PRESS TV

Ruyati Binti Sapubi - An Indonesian Maid in Saudi Arabia Beheaded on June 18, 2011

http://www.youtube.com/watch...

Menurut laporan berita ini juga, setelah dipancung, mayat Ruyati Binti Sapubi yang tanpa kepala juga gantung dari helikopter untuk tontonan ramai.

Nasib korang la indon
Mat Rock

Anonymous Proxy

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Jun 25, 2011
 

Judged:

2

2

1

Inilah berita dari PRESS TV yang menceritakan setelah Ruyati Binti Sapubi dipancung, mayat tanpa kepala itu digantung di helikopter unutk tontonan ramai.

Hina sunggun indon!

http://www.presstv.com/detail/185990.html

The Indonesian president has slammed Saudi Arabia for the beheading of an Indonesian maid in the kingdom and decided to stop sending maids to the country.

Saudi Arabia "broke the norms and manners of international relations" by carrying out the death sentence, Susilo Bambang Yudhoyono said on Thursday.

He added that he had lodged a protest with the Saudi government over Saturday's execution of the Indonesian citizen for murder.

"I decided to apply a moratorium on sending Indonesian workers to Saudi Arabia, to be in effect on August 1, but starting from today, steps toward this have begun," Yudhoyono was quoted as saying by AFP.

Earlier this week Indonesia recalled its ambassador to Saudi Arabia in protest over the execution of the 54-year-old maid Ruyati binti Sapubi, who had been convicted of killing her Saudi employer.

---> "THE INDONESIAN MAID WAS EXECUTED BY SWORD. SAUDI OFFICAL THEN DANGLED HER CORPSE FROM HELICOPTER TO MAKE SURE THE PUBLIC COULD SEE THE GROTESQUE RESULT OF THE EXECUTION." <---

Indonesian officials say the maid had been severely abused by her employers.

Twenty-three Indonesians currently face execution in Saudi Arabia, where people convicted of murder are beheaded in public. Riyadh has carried out 27 beheadings so far this year.

There are more than one million Indonesian migrant workers in Saudi Arabia, most of them working as maids.
Molah

Santa Clara, CA

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
Jun 25, 2011
 

Judged:

1

1

1

TS = Satan
Mat Rock

Anonymous Proxy

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Jun 25, 2011
 

Judged:

2

2

1

Molah wrote:
TS = Satan
Apa salah aku pulak?

Bukan aku dan Malaysia yang pancung kepala indon dan gantung mayat indon di helikopter.

Bila nak ganyang Arab ni?
Mat Rock

Anonymous Proxy

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Jun 25, 2011
 

Judged:

2

2

1

Inilah video kesaksian Abdallah bin Said al-Bishi algojo Arab yang memancung dengan sekali tebas sahaja kepala Ruyati Binti Sapubi.

Nasib korang la indon, menjadi bangsa terhina di dunia ini.

Saudi Beheader

http://www.youtube.com/watch...

This is the story of Abdallah Al-Bishi, the Arabian Executioner --that's right, the guy who chops people's heads off with his sword. Here he talks of his job, its required skills, its stresses and its challenges. He shows off his beheading swords, and he remembers the day he went to watch his dad (whose job was also beheading convicts) at work , how he saw a big black hole where the prisoner's head used to be, and how that became the turning point of his life. And he speaks of his own son, Badr, who is now in 'training' to follow the father's career path.
Mat Rock

Phoenix, AZ

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Jun 25, 2011
 

Judged:

1

1

1

Dah nasib indon, ada 23 orang indon tengah beratur tunggu untuk dipancung kat Arab tu.
Mat Rock

Phoenix, AZ

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Jun 25, 2011
 

Judged:

1

1

1

Inilah Algojo Pancung Termasyhur di Arab Saudi

Jum'at, 24 Juni 2011 | 17:40 WIB

http://www.tempointeraktif.com/hg/timteng/201...

TEMPO Interaktif, Mekkah - Namanya Abdallah bin Said al-Bishi. Ia mewarisi profesi ayahnya sebagai algojo pancung bagi terpidana mati di Arab Saudi. Boleh dibilang ia merupakan algojo paling masyhur. Stasiun televisi dari Libanon, LBC TV, pernah menyiarkan wawancara khusus dengan Abdallah pada 4 November 2006.

Algojo seperti Abdallah inilah yang bertugas mencabut nyawa terpidana mati, termasuk Ruyati binti Satubi, yang dipancung Sabtu pekan lalu. Jumlahnya memang tidak diketahui pasti, setidaknya ada enam algojo yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi. Abdallah ditempatkan untuk Kota Mekkah.

Abdallah memulai tugas pertamanya pada 1991, sepekan setelah ayahnya, Said al-Bishi wafat. Umurnya waktu itu 32 tahun. Ia sempat terkejut setelah beberapa pejabat dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan surat pengangkatannya sebagai algojo. Hari pertama, ia langsung memancung tiga orang.

Dengan pedang bernama “Sultan” warisan ayahnya, ia mengaku gugup saat pertama memenggal kepala orang. Pedang Sultan berbentuk melengkung seperti bulan sabit dengan panjang setengah meter.“Tiap orang sedikit gugup saat memulai pekerjaan barunya dan takut gagal,” kata Abdallah. Hingga kini, ia mengaku telah memancung lebih dari 100 kepala.

Di masa kecil, Abdallah pernah menyaksikan ayahnya memenggal kepala seorang pembunuh di depan gerbang Raja Abdul Aziz. Ia datang bersama ayahnya karena ingin melihat organ pencernaan seperti yang ia pelajari di sekolah. "Namun, yang saya lihat kepala manusia melayang, dari lehernya ada pancaran darah seperti sumur dan kemudian jatuh. Cukup dan saya tak tahan lagi,” ujarnya. Malamnya, ia susah tidur dan sekali bermimpi buruk

Sesuai syariat Islam, Saudi menerapkan hukum pancung terhadap terpidana mati kasus pembunuhan. Eksekusi bisa batal jika keluarga korban memaafkan dan pelaku diharuskan membayar diyat (uang pengganti) yang ditetapkan oleh keluarga korban.

Menurut ahli psikologi dari Kementerian Dalam Negeri Saudi, Dr Turki al-Atyan, syariat Islam memerintahkan hukuman mati dilaksanakan dengan cara dipenggal, bukan digantung atau ditembak. Ia mengungkapkan Saudi pernah menerapkan hukuman mati dengan cara ditembak.

Untuk memuluskan tugasnya, Abdallah hanya memakai pedang produksi Jowhar karena terbuat dari besi keras yang tidak mudah patah dan memang khusus untuk memancung kepala. Jowhar adalah sebuah kota kecil di Somalia, sekitar 90 kilometer sebelah utara Ibu Kota Mogadishu.

Cara memenggal pun ada dua: horizontal dan vertikal. Masing-masing memerlukan pedang khusus. Ia menyebut “Qaridha” sebagai pedang spesialis pancung dengan cara vertikal.

Ayah tiga anak ini mengaku tidak merasa berbeda saat akan memancung lelaki atau perempuan. Bahkan, ia mengaku pernah memenggal kepala teman-temannya yang menjadi terpidana mati.“Perbedaannya, kadang pria (yang akan dipenggal) tidak bisa mengendalikan kegelisahannya sehingga bingung duduk atau berdiri,” ujar Abdallah.

Selain memenggal kepala, Abdallah juga melaksanakan hukuman potong tangan atau kaki. Bedanya, kalau pancung, korban tidak dibius sama sekali, sedangkan potong tangan dibius lokal.

Ia menegaskan syarat utama menjadi algojo penggal adalah tidak boleh merasa iba terhadap orang yang akan dipancung.“Jika saya merasa iba, ia akan menderita. Bila hati ini merasa kasihan, tangan bakal gagal,” katanya.

Boleh jadi, profesi sebagai algojo pancung seperti pekerjaan turun-temurun bagi keluarga Al-Bishi. Menurut Abdallah, putra sulungnya, Badr, sudah dilatih menjadi algojo dan akan diangkat untuk bertugas di Ibu Kota Riyadh.
Mat Rock

Phoenix, AZ

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Jun 25, 2011
 

Judged:

1

1

1

Inilah Algojo Pancung Termasyhur di Arab Saudi

Jum'at, 24 Juni 2011 | 17:40 WIB

http://www.tempointeraktif.com/hg/timteng/201...

TEMPO Interaktif, Mekkah - Namanya Abdallah bin Said al-Bishi. Ia mewarisi profesi ayahnya sebagai algojo pancung bagi terpidana mati di Arab Saudi. Boleh dibilang ia merupakan algojo paling masyhur. Stasiun televisi dari Libanon, LBC TV, pernah menyiarkan wawancara khusus dengan Abdallah pada 4 November 2006.

Algojo seperti Abdallah inilah yang bertugas mencabut nyawa terpidana mati, termasuk Ruyati binti Satubi, yang dipancung Sabtu pekan lalu. Jumlahnya memang tidak diketahui pasti, setidaknya ada enam algojo yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi. Abdallah ditempatkan untuk Kota Mekkah.

Abdallah memulai tugas pertamanya pada 1991, sepekan setelah ayahnya, Said al-Bishi wafat. Umurnya waktu itu 32 tahun. Ia sempat terkejut setelah beberapa pejabat dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan surat pengangkatannya sebagai algojo. Hari pertama, ia langsung memancung tiga orang.

Dengan pedang bernama “Sultan” warisan ayahnya, ia mengaku gugup saat pertama memenggal kepala orang. Pedang Sultan berbentuk melengkung seperti bulan sabit dengan panjang setengah meter.“Tiap orang sedikit gugup saat memulai pekerjaan barunya dan takut gagal,” kata Abdallah. Hingga kini, ia mengaku telah memancung lebih dari 100 kepala.

Di masa kecil, Abdallah pernah menyaksikan ayahnya memenggal kepala seorang pembunuh di depan gerbang Raja Abdul Aziz. Ia datang bersama ayahnya karena ingin melihat organ pencernaan seperti yang ia pelajari di sekolah. "Namun, yang saya lihat kepala manusia melayang, dari lehernya ada pancaran darah seperti sumur dan kemudian jatuh. Cukup dan saya tak tahan lagi,” ujarnya. Malamnya, ia susah tidur dan sekali bermimpi buruk

Sesuai syariat Islam, Saudi menerapkan hukum pancung terhadap terpidana mati kasus pembunuhan. Eksekusi bisa batal jika keluarga korban memaafkan dan pelaku diharuskan membayar diyat (uang pengganti) yang ditetapkan oleh keluarga korban.

Menurut ahli psikologi dari Kementerian Dalam Negeri Saudi, Dr Turki al-Atyan, syariat Islam memerintahkan hukuman mati dilaksanakan dengan cara dipenggal, bukan digantung atau ditembak. Ia mengungkapkan Saudi pernah menerapkan hukuman mati dengan cara ditembak.

Untuk memuluskan tugasnya, Abdallah hanya memakai pedang produksi Jowhar karena terbuat dari besi keras yang tidak mudah patah dan memang khusus untuk memancung kepala. Jowhar adalah sebuah kota kecil di Somalia, sekitar 90 kilometer sebelah utara Ibu Kota Mogadishu.

Cara memenggal pun ada dua: horizontal dan vertikal. Masing-masing memerlukan pedang khusus. Ia menyebut “Qaridha” sebagai pedang spesialis pancung dengan cara vertikal.

Ayah tiga anak ini mengaku tidak merasa berbeda saat akan memancung lelaki atau perempuan. Bahkan, ia mengaku pernah memenggal kepala teman-temannya yang menjadi terpidana mati.“Perbedaannya, kadang pria (yang akan dipenggal) tidak bisa mengendalikan kegelisahannya sehingga bingung duduk atau berdiri,” ujar Abdallah.

Selain memenggal kepala, Abdallah juga melaksanakan hukuman potong tangan atau kaki. Bedanya, kalau pancung, korban tidak dibius sama sekali, sedangkan potong tangan dibius lokal.

Ia menegaskan syarat utama menjadi algojo penggal adalah tidak boleh merasa iba terhadap orang yang akan dipancung.“Jika saya merasa iba, ia akan menderita. Bila hati ini merasa kasihan, tangan bakal gagal,” katanya.

Boleh jadi, profesi sebagai algojo pancung seperti pekerjaan turun-temurun bagi keluarga Al-Bishi. Menurut Abdallah, putra sulungnya, Badr, sudah dilatih menjadi algojo dan akan diangkat untuk bertugas di Ibu Kota Riyadh.
Temannya temanku

Santa Clara, CA

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
Jun 25, 2011
 

Judged:

1

1

1

Ts cangkeme koyo asu
najib binti rosmah

Asia/Pacific Region

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#11
Jun 25, 2011
 

Judged:

1

1

1

Kepala Ruyati itu pula yang menjadi saksi kepada dunia kebiadaban arab saudi. Mungkin kepala Ruyati itu pula menjadi awal mulainya reformasi politik di arab saudi. Dukungan internasional akan menggumpal untuk meruntuhkan dinasti al-saud, ini sudah dimulai dengan kutukan Perancis sebagai ketua G-20. Kepada arab saudi atas pemancungan ruyati
Mat Rock

Seberang Jaya, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#12
Jun 25, 2011
 

Judged:

2

2

1

najib binti rosmah wrote:
Kepala Ruyati itu pula yang menjadi saksi kepada dunia kebiadaban arab saudi. Mungkin kepala Ruyati itu pula menjadi awal mulainya reformasi politik di arab saudi. Dukungan internasional akan menggumpal untuk meruntuhkan dinasti al-saud, ini sudah dimulai dengan kutukan Perancis sebagai ketua G-20. Kepada arab saudi atas pemancungan ruyati
Sebenarnya ini menjadi saksi yang indon adalah bangsa sampah dunia.

Nasib korang la indon.

Korang tengok la videonya, sekali tebas je, langsung putus.
BOB-99

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
Jun 25, 2011
 

Judged:

1

1

1

Mat Rock wrote:
<quoted text>Sebenarnya ini menjadi saksi yang indon adalah bangsa sampah dunia.
Nasib korang la indon.
Korang tengok la videonya, sekali tebas je, langsung putus.
Kalo kamu berpikir dgn komentar2 kamu itu yg menjijikan itu, bisa membuat hati kami rakyat indonesia panas dan marah kalu keliru, justru gw kasihan ama lo....tipe org seperti kamu ini adalah banci....mudah2an 'karma' ruyati tdk akan menimpa keluargamu....

Since: Oct 09

Medan, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Jun 25, 2011
 

Judged:

1

1

1

orang islam memancung orang islam. Karena begitulah ajaran si cabul muhammad kpd umatnya. Kami orang Kristen di Indo hanya bisa tertawa2, ha, ha, ha...
Sabar

Asia/Pacific Region

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
Jun 25, 2011
 

Judged:

1

1

1

Mat Rock wrote:
<quoted text>Sebenarnya ini menjadi saksi yang indon adalah bangsa sampah dunia.
Nasib korang la indon.
Korang tengok la videonya, sekali tebas je, langsung putus.
Wallahi aku ridho dgn apa yg telah Allah tetapkan (qisas), yg aku hutangkan adalah penghinaanmu thd almarhum yg telah menetapi takdirnya. Wallahi, sekiranya kau ucapkan ini didepanku maka dgn tanganku akan kukerat urat lehermu kisanak. Beruntung kau tulis ini di dunia maya, maka silahkan kau hina terus almarhum dan aku berharap Allah pertemukan kita pada satu masa.
BOB-99

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Jun 25, 2011
 

Judged:

1

1

1

Takkil wrote:
orang islam memancung orang islam. Karena begitulah ajaran si cabul muhammad kpd umatnya. Kami orang Kristen di Indo hanya bisa tertawa2, ha, ha, ha...
hahahaha......dasar keluarga banci!!!! rumah ente di indo dimane??? boleh gak gw samperin????

Since: Oct 09

Medan, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
Jun 25, 2011
 
boleh...
Nyonyo

Santa Clara, CA

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Jun 25, 2011
 
Tobat korang,TakkiL.. Mga cepat di sadarkan dan menuju jaLan yg Lbh baik,amin..
BOB-99

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
Jun 25, 2011
 
Takkil wrote:
boleh...
ya...dimana alamatnya!!!! jangan bacot doang!!!!
Sabar

Asia/Pacific Region

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#21
Jun 26, 2011
 
Mohon yg tahu informasi tentang takkil berkenan mempublished ke trit, mungkin ada yg mengenal takkil secara pribadi dan tdk senang dgn segala prilakunya, silahkan tulis, informasi anda akan sangat membantu.

Since: Oct 09

Medan, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#22
Jun 26, 2011
 
muhammad nabi cabul luk ko...

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

Showing posts 1 - 20 of678
< prev page
|
Go to last page| Jump to page:
Type in your comments below
Name
(appears on your post)
Comments
Characters left: 4000

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

823 Users are viewing the Malaysia Forum right now

Search the Malaysia Forum:
Topic Updated Last By Comments
DEBAT ISLAM VS KRISTEN. Fakta: ISLAM GAK AKAN M... (Jun '13) 2 min Biang kerok 48,824
Singapura menerima permohonan maaf TNI 2 min bakso babi indon 1
JOKOWI , CAPRES GAGAP yang mimpi jadi presiden !!^ 6 min NonGoL 44
TNI Semakin Gagah Perkasa (Feb '10) 8 min owa 8
Saya baby mila , cewek bispak (Apr '08) 9 min sheva 12,246
singapore di bodohin jendral moeldoko 10 min wahyu marwah 1
Kenapa Muslim Indonesia gmpang murtad 10 min Crush Em 2013 263
RAHASIA Ketololan Malaysia Kes MH370 10 min rudi 631
ALUTSISTA RAHASIA buatan INDONESIA (Aug '12) 34 min NKRI JAYA 62,051
U19 Vietnam Jauh Lebih Dahsyat dari U19 Indonesia 2 hr MUHAMMAD WAHONO 85
•••
•••
•••
•••