Local News: Malaysia 

 | 

Sign Up

 | 

Sign In

DUKUNG FPI, DUKUNG Untuk SYARIAT ISLAM DI NKRI!

Posted in the Malaysia Forum

Read

382 Comments

More Malaysia Discussions »

Comments

Showing posts 1 - 20 of382
< prev page
|
Go to last page| Jump to page:
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Mar 18, 2011
 
Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamualaikum, salam ukhwah Islamiyah buat teman-teman Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand dan Filipina.

"Posisi FPI menjadi semacam Pressure Group di Indonesia, untuk mendorong berbagai unsur pengelola negara agar berperan aktif dalam memperbaiki dan mencegah kerusakan moral dan akidah umat Islam, serta berinisiatif membangun suatu tatanan sosial, politik & hukum yang sejalan dengan nilai-nilai syariat Islam"

(Habib Rizieq, Ketua Umum FRONT PEMBELA ISLAM, 2007).

Posisi dan Potensi Islam Perlu Dilihat Dalam Perspektif Yang Benar dan Adil

Memahami ajaran Islam dalam perspektif yang benar adalah prasyarat untuk memahami motif aksi dan reaksi umat Islam terhadap berbagai persoalan sosial dan politik. Islam bukanlah agama yang mengajarkan nilai-nilai permusuhan dan kebencian apalagi anarkisme dan terorisme. Sebaliknya Islam mengajarkan nilai-nilai akhlak yang universal, nilai-nilai baku moral yang kompatibel diaplikasikan bagi seluruh umat manusia. Dalam kitab suci umat Islam, Al-Quran, dinyatakan bahwa keberadaan Islam di muka bumi ini merupakan rahmat (kebaikan) yang bisa dinikmati semua makhluk yang ada di alam semesta ini (rahmatan lil alamin). Nilai-nilai ajaran Islam juga mencakup wilayah kebaikan yang sangat luas, mulai dari petunjuk cara bersosialisasi yang lebih baik, nilai-nilai akhlak yang memuliakan esensi hidup manusia, sistim politik dan hukum yang adil, pola perdagangan yang adil hingga konsep pengelolaan energi dan lingkungan hidup yang berkesinambungan.

Kehadiran gerakan Islam terjadi karena adanya ketidakadilan yang dialami umat Islam dan adanya gerakan-gerakan lokal dan global yang mengancam nilai-nilai akidah (keimanan) umat Islam. Upaya pembelaan umat Islam secara terorganisasi merupakan hal mendesak yang dilakukan karena globalisasi yang ada saat ini sudah menjelma menjadi penjajahan gaya baru, melalui upaya-upaya pemaksaan sistim politik, budaya dan sosial ke bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Upaya-upaya pengrusakan dari dalam umat Islam sendiri perlu dihadapi dengan tegas, misalnya upaya pembiasan makna pluralitas atau upaya liberalisasi ajaran Islam. Islam sangat menghargai adanya pluralitas dalam hubungan sosial antar berbagai bangsa termasuk hubungan sosial antar umat beragama, namun menolak tegas pluralitas agama yaitu upaya-upaya mencari kesamaan prinsip diantara berbagai agama yang ada. Toleransi antar umat beragama hendaknya difokuskan pada upaya-upaya mencari pola untuk saling menghormati atas perbedaan yang ada tanpa rasa permusuhan, dan ini jelas terkandung dalam kitab suci umat Islam, Al-Qur´an, dalam surat Al-Kafirun, "untukmu agamamu, dan untukku agamaku".
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Mar 18, 2011
 
Posisi Tawar Umat Islam Indonesia Harus Diperhitungkan, dan Ini Harus Diwujudkan Dalam Bentuk Perhatian Yang Lebih Besar Terhadap Hak Kolektif Umat Islam

Di Indonesia, sebagai negara dengan mayoritas muslim, maka sudah sewajarnya posisi tawar umat Islam lebih besar. Posisi tawar yang besar ini diterjemahkan dalam bentuk hak kolektif umat Islam yang lebih signifikan, antara lain hak umat Islam untuk memiliki lingkungan sosial yang bersih dari berbagai ´penyakit masyarakat´, seperti bersih dari pornografi, bersih dari perjudian, bersih dari narkoba dan lain-lain. Adalah wajar pula sebagai mayoritas bila umat Islam mewujudkan hak kolektifnya dengan menuntut pemerintah setempat untuk mengadopsi sebagian dari nilai-nilai ajaran Islam (Syariat), tentunya nilai-nilai moral yang bersifat universal dan tidak bertentangan dengan keyakinan umat beragama lainnya
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#3
Mar 18, 2011
 
FRONT PEMBELA ISLAM (FPI) Merupakan Pressure Group Bagi Para Pengelola Negara Agar Berinisiatif Menerapkan Nilai-nilai Islam Dalam Kehidupan Sosial dan Bernegara.

Harus dipahami bahwa sistem hukum dan politik di Indonesia yang cenderung sekuler secara nyata telah membuat sebagian dari nilai-nilai ajaran Islam tidak terakomodasi dalam perangkat hukum negara. Bahwa seorang pencuri harus dihukum memang telah sejalan dengan sebagian nilai-nilai ajaran Islam, tapi bahwa pelacuran harus dilarang dapat terhadang oleh pasal-pasal hukum yang multi-persepsi. Dalam ruang yang kurang tersentuh pasal-pasal hukum inilah FPI melakukan berbagai pendekatan solusi agar nilai-nilai ajaran Islam dapat diterapkan secara lebih komprehensif.

Penyakit masyarakat yang bersifat struktural, misalnya industri pornografi atau perjudian, harus dihadapi secara tegas baik dengan pendekatan hukum maupun tekanan-tekanan politis. Pembiaran terhadap kejahatan sosial semacam ini berpotensi membuahkan berbagai bentuk penyakit masyarakat yang pada akhirnya akan merusak berbagai sendi nilai-nilai moral dan bahkan akidah umat Islam. Segala bentuk kejahatan sosial yang bersifat struktural adalah ruang gerak yang menjadi prioritas FPI untuk dihadapi secara struktural pula.

Posisi FPI lebih bersifat sebagai anggota masyarakat yang membantu para penegak hukum secara aktif dan pro-aktif melalui informasi, dukungan langsung, tekanan-tekanan (pressure) politis dan tuntutan melalui jalur hukum, dengan agenda agar hukum di negeri ini dijalankan dengan lebih baik.

Semakin baik kualitas hukum dan komitmen penegakan hukum dilakukan di Indonesia, maka semakin berkurang beban FPI dalam memperjuangkan visi-misinya, dan semakin kurang pula keterlibatan FPI dalam mengawasi berbagai pelanggaran hukum.
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
Mar 18, 2011
 
Penegakan Amar Ma´ruf Nahi Munkar Adalah Perangkat Gerakan Yang Digunakan FPI Dalam Mewujudkan Nilai-nilai Syariah di Indonesia

Diterapkannya syariat Islam di Indonesia, baik secara substansial maupun formalistis, merupakan visi yang ingin dicapai FPI. Dari berbagai alternatif cara untuk mewujudkan visi tersebut, maka strategi yang dipilih FPI adalah melalui penegakan amar ma´ruf nahi munkar, yaitu upaya-upaya sistematis untuk mengajak umat Islam agar menjalankan perintah agamanya secara komprehensif, dan mencegah umat Islam agar tidak terjerumus pada kegiatan-kegiatan yang merusak moral dan akidah Islamnya. Pendekatan solusi ini dipilih karena (saat FPI didirikan tahun 1998) belum ada ormas Islam yang berkecimpung dibidang amar ma´ruf nahi munkar secara konkrit dan tegas. Upaya mengisi kekosongan wilayah perjuangan ini merupakan upaya terorganisir dan sistematis untuk memenuhi kewajiban kolektif umat Islam dalam memberantas kejahatan (kemungkaran). Hal ini berpedoman pada firman Allah Subhanahu Wa Ta´ala dalam kitab suci Al-Qur´an, surat Ali Imran (3):104 : "Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung".

Untuk menjaga kemurnian perjuangan FPI, maka FPI tidak terlibat dalam politik praktis atau berpihak secara politik terhadap kekuasaan yang ada di Indonesia. FPI juga tidak berafiliasi atau bekerjasama secara struktural dengan organisasi manapun baik lokal maupun internasional. Motif untuk memperjuangkan syariat Islam adalah langkah yang sah, sedangkan aksi-aksi untuk memperjuangkannya diupayakan untuk tetap tunduk pada hukum yang berlaku di Indonesia.
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Mar 18, 2011
 
VISI & MISI

Sesuai dengan latar belakang pendiriannya, maka FPI mempunyai sudut pandang yang menjadi kerangka berfikir organisasi ( visi ), bahwa penegakan amar ma´ruf nahi munkar adalah satu-satunya solusi untuk menjauh-kan kezholiman dan kemunkaran. Tanpa penegakan amar ma´ruf nahi munkar, mustahil kezholiman dan kemunkaran akan sirna dari kehidupan umat manusia di dunia.

FPI bermaksud menegakkan amar ma´ruf nahi munkar secara káffah di segenap sektor kehidupan, dengan tujuan menciptakan umat sholihat yang hidup dalam baldah thoyyibah dengan limpahan keberkahan dan keridhoan Allah ´Azza wa Jalla. Insya Allah. Inilah misi FPI.

Jadi, Visi Misi FPI adalah penegakan amar ma´ruf nahi munkar untuk penerapan Syari´at Islam secara káffah.
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Mar 18, 2011
 

Judged:

1

MARS FPI
Versi Indonesia

Mari Kita Jihad

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar 2 X

Allah Tuhan kami, Dia tujuan kami
Muhammad Sang Rasulullah, Dia Teladan kami
Al-Qur´an pedoman kami
Jihad jalan juang kami
Mati Syahid harapan kami
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar 2 X

Ayo kita jihad Ayo kita jihad

Membela Islam dan muslimin

Hidup mulia atau mati syahid 4 X

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar 2 X
MUNAJAT FPI
Versi Indonesia

Munâjât Front

Pelindung kami Pelindung kami Wahai Tuhan Pelindung kami
Di pintu ( rahmat ) Mu kami berdiri
Wahai Pelindung kami, jika Engkau tidak memaafkan kami
Niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi

Pelindung kami Wahai Tuhan pemilik langit
Siapakah yang lebih kasih daripada-Mu terhadap tangisanku
Wahai kiblat / tujuan segala do´a
Wahai Pelindung kami janganlah Engkau pupus harapan kami

Betapa pedang para pengganggu
Dan muslihat para pendengki
Telah mengoyak pertahanan kaum mu´minin
Tolonglah kami dan menangkan para mujahidin

Wahai Pejuang Front Pembela ( Islam )
Sang Pembuka tabir kedok ( musuh )
Tebaslah leher ular-ular berbisa
Hentikanlah gerakan kaum kafirin

Wahai Pejuang Front Engkau adalah pahlawan
Di ( pundak ) mu digantungkan berbagai harapan
Denganmu akan menjadi baik generasi
Pujilah Tuhan semesta alam
HYMNE FPI
Versi Indonesia

Kami Pejuang Front

Laa ilaaha illallah 3 X
Muhammadur Rasulullah

Kami pejuang FPI
Yang ma´ruf kami jalani
Yang munkar kami perangi
Mencari Ridho´ Illahi

Laa ilaaha illallah 3 X
Muhammadur Rasulullah

Allah Dia Tuhan kami
Dan Islam agama kami
Muhammad Nabi kami
Muslimin saudara kami

Laa ilaaha illallah 3 X
Muhammadur Rasulullah
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Mar 18, 2011
 
Muqaddimah dari Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab

Sejak Front Pembela Islam ( FPI ) mencanangkan Gerakan Nasional Anti Ma´siat pada saat deklarasi pendirian organisasi, tanggal 25 Robî´uts Tsâni 1419 Hijriyyah / 17 Agustus 1998 Mîlâdiyyah, berbagai kritik, kecaman, tuduhan, tudingan, fitnah dan caci maki, bahkan teror, ancaman dan intimidasi, kerap kali dialamatkan ke organisasi ini.

Selanjutnya, berbagai ujian dan cobaan menghantam FPI dan para aktivisnya. Pada tanggal 3 Sya´ban 1419 H / 22 November 1998 M, terjadi Peristiwa Ketapang, yang menyeret FPI ke dalam tragedi berdarah yang menggemparkan dunia.
Dan pada tanggal 25 Dzul Hijjah 1419 H / 11 April 1999 M, saya selaku Ketua Umum FPI ditembak orang tak dikenal, dan dengan pertolongan Allah SWT saya selamat dari usaha percobaan pembunuhan tersebut.

Sedang pada tanggal 21 Robi'ul Akhir 1421 H / 23 Juli 2000 M, Al-Habib Sholeh Alattas, salah seorang penasihat DPP-FPI, terbunuh ditembak orang tak dikenal di depan halaman rumahnya, usai mengimami sholat Shubuh di masjid.

Esoknya, tanggal 22 Robi'ul Akhir 1421 H / 24 Juli 2000 M sore hari, KH. Cecep Bustomi, salah seorang deklarator FPI, ketika keluar dari Markas Group I Kopassus di Serang, usai bertemu Wakil Komandan Group I, dikejar sejumlah orang tak dikenal dengan mengendarai motor tril, sambil terus memberondong tembakan hingga Pasar Rawu - Serang, Banten. Akhirnya beliau terbunuh secara tragis.

Sepanjang tahun 2000 ini pulalah, terjadi penangkapan besar-besaran terhadap aktivis FPI di berbagai wilayah. Bahkan pada tanggal 15 Ramadhan 1421 H / 11 Desember 2000 M, menjelang sahur, aparat kepolisian dengan sangat brutal menembaki Tim Monitoring Laskar FPI Pusat secara membabi buta, sepanjang jalan S. Parman - Katamso - K.S. Tubun. Penembakan tersebut dilatarbelakangi oleh kekecewaan dan sakit hati sejumlah oknum kepolisian, karena lahan setoran judinya diserang salah satu Posko Laskar FPI di wilayah Jakarta Barat.

Dua hari kemudian, tanggal 17 Ramadhan 1421 H / 13 Desember 2000 M, Al-Habib Sholeh Al-Habsyi, Ketua Majelis Syura FPI Jawa Barat diserang segerombolan preman, rumah tinggalnya dijarah dan dibakar. Beliau dan keluarga berhasil meloloskan diri.

Puncaknya, pada tanggal 28 Ramadhan 1421 H / 24 Desember 2000 M, malam Natal, di SCTV lewat suatu acara dialog dengan Presiden RI ke 4, yang didampingi dan dipandu oleh salah seorang presenter SCTV. Entah akibat masukan dari setan pembisik yang mana, Presiden menyatakan bahwasanya FPI harus bubar karena melanggar hukum, mendirikan negara dalam negara, dan mengganggu kesejahteraan rakyat. Batas waktu yang diberikan adalah sampai akhir Januari tahun 2001.

Duka FPI tampaknya menjadi suka sementara pihak. Derita FPI justru menjadi kesenangan sejumlah orang. Karenanya, ultimatum Presiden RI ke - 4 terhadap FPI disambut antusias oleh musuh-musuh FPI.

Sederetan "orang cerdas" dari kalangan tokoh nasional menyatakan bahwasanya aksi-aksi FPI biadab dan merusak citra Islam. Sekelompok orang yang mengatasnamakan Ulama menuding FPI sebagai aliran sesat yang haram didekati. Sejumlah organisasi dan LSM yang berkolusi dengan tempat-tempat ma'siat mendatangi DPR / MPR RI untuk menuntut pembubaran FPI.

Lembaga yang menyebut dirinya sebagai "Komnas HAM" pun tak ketinggalan mengusulkan pembubaran organisasi yang pada tanggal 22 Robi'ul Awwal 1421 H / 24 Juni 2000 M pernah menyerbu gedung kantornya ini, saat kecewa kepada sikap diskriminatif mereka terhadap persoalan umat Islam. Dalam laporan tahunan yang dikeluarkan lembaga ini untuk masa kerja tahun 2000 M, pada halaman 25, menyatakan : " Front Pembela Islam yang secara semena-mena merusak lokasi-lokasi hiburan ", tanpa penjelasan tentang jenis hiburan yang dimaksud dan akar permasalahan perusakannya.
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Mar 18, 2011
 
Namun, Allah SWT menghendaki lain. Ternyata pada tanggal 3 Jumadil Ula 1422 H / 24 Juli 2001 M, Sang Presiden RI ke - 4 dilengserkan musuh-musuh politiknya, pemerintahan dan kekuasaannya dihancurkan oleh Sang Maha Kuasa. Sedang FPI, dengan izin Allah SWT dan pertolongan-Nya, hingga saat ini tetap ada dan diakui eksistensinya. Alhamdulillah.

Sikap permusuhan terhadap FPI tidak hanya datang dari dalam negeri, sejumlah negara barat yang anti Islam seperti Amerika Serikat dan Inggris pun melakukan propaganda licik untuk memojokkan FPI. Dimuat dalam majalah TIME, edisi 25 Sya'ban 1422 H / 12 November 2001 M, dalam Special Report, laporan Departemen Luar Negeri AS yang menyatakan bahwa FPI adalah salah satu jaringan " teroris " Usamah bin Ladin yang mendapat sokongan dana besar dalam tiap gerakannya. Sebagaimana Usamah dituduh oleh AS dan Inggris sebagai teroris yang berbahaya dan harus diperangi, maka FPI sedang digiring oleh AS dan Inggris ke arah yang sama. Padahal, semua orang tahu bahwa AS dan Inggris adalah the biggest terroris yang selalu memusuhi Islam.

Tanpa rasa malu, dengan dalih memerangi teroris, Amerika Serikat berencana untuk menginvasi Indonesia. Harian USA Today edisi Rabu, 6 Muharram 1423 H / 20 Maret 2002 M, memberitakan dari sumber Gedung Putih dan Pentagon, bahwa AS akan melakukan operasi inteligen dan militer di Indonesia untuk menumpas teroris. Sebenarnya yang menjadi target adalah semua kelompok yang selama ini aktif melakukan gerakan anti AS di Indonesia, termasuk FPI.

Karena itulah, saat ini segenap aktivis FPI harus ekstra hati-hati jika ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Amerika Serikat dan sekutunya telah menjadikan banyak negara di dunia sebagai kaki tangannya, tidak terkecuali negara-negara Arab dan Kaum Muslimin.

Pada tanggal 11 April 2003, saat saya dan seorang kawan berangkat ke Yordania, dengan tujuan untuk masuk ke Iraq membawa bantuan kemanusiaan. Namun ternyata, di Bandara 'Amman ibukota Yordania kami berdua ditahan dan tidak diizinkan masuk. Padahal, kami telah mendapat Multiple Visa untuk keluar masuk Yordania beberapa kali selama 6 bulan. Visa tersebut kami peroleh dari Kedutaan Besar Yordania di Jakarta pada tanggal 21 Maret 2003.

Sempat terjadi perdebatan antara kami dengan pihak imigrasi dan inteligen Kerajaan Yordania, karena alasan penolakan mereka terhadap kami tidak jelas. Setelah ditahan beberapa jam, akhirnya mereka mengakui jika penolakan kami dilakukan demi Keamanan Nasional. Kami pun dialihkan ke penerbangan menuju Dauhah - Qathar, selanjutnya diterbangkan ke Kuala Lumpur - Malaysia.

Hal tersebut terjadi karena tidak terlepas dari posisi Yordania yang telah mengabdikan diri kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Sehingga mereka harus menolak kedatangan siapa pun yang tidak disukai Sang Tuan.

Belakangan, pada pertengahan tahun 2004, seorang koresponden televisi Al-Jazeerah untuk Indonesia, Ustman Al-Bathiri, saat ke Yordania beliau ditahan dan dinterogasi oleh pihak Intelijen Kerajaan. Dalam interogasi tersebut antara lain beliau ditanyakan tentang hubungannya dengan saya selaku Ketua Umum Front Pembela Islam ( FPI ) dan Ust. Abu Bakar Ba'asyir selaku Amir Majelis Mujahidin Indonesia ( MMI ). Dan dimintai keterangan pula tentang pandangan dan peranan kami seputar perlawanan terhadap hegemoni Amerika serikat di Asia Tenggara. Info ini saya dengar langsung dari yang bersangkutan pada awal bulan Ramadhan 1425 H
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Mar 18, 2011
 
Selain itu, pada pertengahan 2004, Al-Habib Muhsin bin Ahmad Alattas, Ketua Majelis Syura DPP FPI, selaku Dewan Penasihat Forum Arimatea secara bersama-sama dengan pengurus Arimatea lainnya mengajukan permohonan visa kunjungan sosial ke beberapa negara Eropa. Menariknya, seluruh anggota rombongan dikabulkan permohonan visanya, sedang beliau ditolak tanpa alasan yang kuat.

Namun demikian, saya bersyukur pada tanggal 19 Sya'ban 1425 H / 3 Oktober 2004 M, saya bersama isteri, Syarifah Fadlun Yahya, berhasil memasuki Saudi Arabia untuk melaksanakan 'Umrah. Setelah 13 tahun saya tidak pernah punya kesempatan 'Umrah, dan isteri saya yang belum pernah 'Umrah, karena memang kami tidak punya kemampuan finansial yang memadai.

Dengan rahmat dan berkah Allah SWT, kami berdua diajak dan dibiayai oleh seorang kawan untuk ber'umrah. Sempat terjadi sedikit kekhawatiran saat menghadapi pemeriksaan imgrasi di Bandara Jeddah Internasional, tapi alhamdulillah tidak ada halangan yang berarti, akhirnya kami diizinkan masuk hanya untuk ber'umrah.

Jadi jelas, Amerika serikat dan sekutunya akan terus mendorong kaki tangannya untuk melakukan tekanan terhadap pihak mana pun yang tidak disukainya.

Ketidaksukaan Amerika Serikat terhadap FPI berawal dari Gerakan Anti Ma'siat yang makin marak di tanah air. Warga AS yang banyak berkeliaran di Indonesia merasa terusik, karena kehadiran mereka di sini bukan sekedar bertujuan wisata. Mereka banyak ikut menyemarakkan kema'siatan, bahkan mereka adalah sumber ma'siat.

Puncak kebencian Amerika serikat terhadap FPI adalah mencuatnya issu "sweeping" warga AS beberapa jam setelah penyerangan biadab AS terhadap Afghanistan, pada 19 Rajab 1422 H / 7 Oktober 2001 M. FPI mengkampanyekan secara besar-besaran "Aksi Anti AS", termasuk issu sweeping tersebut ke seantero negeri, sehingga ribuan turis bule serta merta lari meninggalkan Indonesia, dan ribuan lainnya membatalkan rencananya ke Indonesia. Para bule yang berdomisili di Indonesia merasa takut keluar dari rumah tinggalnya. Sedang seluruh aset AS yang ada di Indonesia mendapat pengawalan ketat dari aparat atas tuntutan AS. Padahal, issu sweeping tadi baru sampai taraf wacana sebagai psy war, namun mereka sudah ketakutan setengah mati.

Amerika Serikat selama ini selalu menuding berbagai kelompok Islam di dunia, termasuk FPI, sebagai pelanggar HAM. Ternyata Human Right Watch ( HRW ), sebuah Lembaga Pemantau HAM Internasional yang berkedudukan di New York - USA, lewat laporan tahunannya yang dituangkan dalam Human Right Report 2002, menyatakan bahwa Amerika Serikat adalah pelanggar HAM terbesar di dunia. Laporan itu diterbitkan pada 2 Dzul Qa'dah 1422 H / 16 Januari 2002 M setelah mengkaji aneka pelanggaran HAM dunia sepanjang tahun 2001.

Benar kata pepatah : "Semakin tinggi pohon menjulang, semakin kencang angin menerjang". Begitulah yang dialami FPI, puluhan aktivisnya keluar masuk penjara, tidak terkecuali saya selaku Ketua Umumnya.

Pada tanggal 9 Sya'ban 1423 H / 16 Oktober 2002 M, saya dipenjara dalam Rumah Tahanan Polda Metro Jaya tanpa alasan yuridis yang jelas. Kemudian dilanjutkan dengan Tahanan Rumah, lalu Penangguhan Penahanan hingga 18 Shafar 1423 H / 20 April 2003 M.

Dan pada tanggal 19 Shafar 1423 H / 21 April 2003 M, saya kembali dijebloskan ke penjara. Kali ini ke Rumah Tahanan Salemba. Ini pun tanpa alasan hukum yang benar

Namun, dengan pertolongan Allah SWT ternyata sampai hari ini FPI tetap eksis dan tetap konsisten dengan perjuangan amar ma'ruf nahi munkar. Alhamdulillâh.
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
Mar 18, 2011
 
Saat saya merampungkan risalah ini, saya berada di sel no. 19 Blok R dalam Rutan Salemba di Jakarta Pusat.

Saya sangat paham dan mengerti bahwa penahanan itu merupakan bagian dari upaya pemberangusan FPI dan gerakan amar ma'ruf nahi munkarnya. Alasan dibuat, pasal berlapis disiapkan dan kezholiman atas nama hukum dilakukan.

Kedahsyatan badai tudingan terhadap perjuangan FPI dalam ber-amar ma'ruf nahi munkar telah mendorong kami untuk membuat sebuah risalah yang menghimpun berbagai tuduhan tersebut dalam bentuk dialog tanya jawab. Sekaligus untuk berbagi informasi dan pengalaman sesama ikhwan yang concern terhadap perjuangan amar ma'ruf nahi munkar.

Risalah ini bukan dialog imajiner. Semua pertanyaan yang ada dalam risalah ini bukan sekedar imajinasi penulis. Tapi merupakan pertanyaan dan pernyataan riil yang penulis dapatkan dari berbagai kalangan dalam aneka ragam kesempatan.

Harapan kami semoga Risalah ini bisa menjadi panduan bagi para pejuang amar ma'ruf nahi munkar di mana pun mereka berada, dan menjadi obat mujarab bagi mereka yang menderita penyakit keraguan, serta menjadi hujjah yang kuat terhadap para penghujat.

Kekurangan dan kekhilafan yang ada dalam risalah ini semata-mata karena kelemahan dan kebodohan penulis. Ada pun kelebihan dan kesempurnaan yang terdapat di balik risalah ini semata-mata karena pertolongan Allah SWT, Dia lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Sempurna.

Rumah Tahanan Salemba,
18 Jumadits Tsani 1424 H
17 Agustus 2003 M
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#11
Mar 18, 2011
 
Jihad atau Syahid adalah pilihan ku! InsyaAllah.

Salurkan dana anda untuk mendukung FPI dalam perjuangan penegakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar melalui Bank Muamalat No. Rekening 301.00360.15 Atas Nama DPP-FPI.
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#12
Mar 18, 2011
 
PERNYATAAN SIKAP

FUI: Bubarkan Ahmadiyah, atau Turunkan SBY!!..
Kamis, 10 Februari 2011 | 02:17 WIB

Jakarta – Sebuah dialog diselenggarakan oleh TV-One dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam pada rabu malam 9/02/2011, bersama narasumber Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khattath, Abdul Muqsith Ghazali dari Jaringan Islam Liberal, dan Hakam Naja Wakil Ketua Komisi-3 DPR-RI, dengan topik Pembubaran Ormas Anarkis, yang dipandu oleh Tina Talissa.

Dialog tersebut membahas instruksi Presiden SBY di Kupang yang memerintahkan kepada pihak berwajib untuk menindak tegas pihak-pihak yang terbukti bersalah karena terlibat sebagai pelaku dalam peristiwa kerusuhan di Cikeusik dan Temanggung baru-baru ini, baik pelaku individu maupun ormas tertentu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bila ada kelompok masyarakat atau organisasi masyarakat resmi yang berulangkali melakukan dan bahkan menganjurkan tindakan kekerasan, maka aparat keamanan harus membubarkan organisasi tersebut, sesuai aturan hukum dan etika demokrasi.

“Bila ada kelompok dan organisasi resmi yang selama ini terus melakuan aksi kekerasan, maka pada para penegak hukum perlu mencari jalan yang sah dan legal, bila perlu untuk pembubaran,” tegasnya, dalam peringatan Hari Pers Nasional [HPN] 2011 di kupang, rabu siang (9/02/2011).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Al-Khattath dari FUI “menangkap pesan yang tersirat” bahwa yang dimaksud oleh Presiden SBY dengan kata “ormas” adalah Ormas Islam. Walaupun Presiden SBY tidak menyebutkan nama ormas Islam tertentu, namun Al-Khattath menangkap sinyalemen Presiden SBY tersebut sebagai secara tidak langsung telah menuduh tanpa bukti bahwa ormas Islam adalah pelaku yang bertanggung jawab dibalik peristiwa kerusuhan berdarah di Cikeusik antara masyarakat setempat dengan Jemaat Ahmadiyah yang dianggap sesat oleh umat Islam, dan juga peristiwa Temanggung yang mengakibatkan perusakan/ pembakaran gereja dan gedung pengadilan negeri.

Menyikapi “tuduhan” SBY tersebut, Al-Khattath dalam kesempatan itu menyerukan kepada seluruh ormas Islam untuk segera mengerahkan sebanyak mungkin anggotanya untuk berkumpul di Monas (waktunya belum disebutkan) dengan agenda Pernyataan Tiga Tuntutan Umat Islam Indonesia sebagai berikut :

* 1. Segera bubarkan Jemaat Ahmadiyah Indonesia.

* 2. Tangkap Pimpinan Jemaat Ahmadiyah Indonesia untuk selanjutnya diproses secara hukum atas pelanggaran yang dilakukan terhadap Undang-undang mengenai Penodaan & Penistaan Agama, dan Pelanggaran terhadap SKB 3 Menteri tentang Ahmadiyah.

Atau (apabila 2 poin di atas tidak dilakukan)

* 3. SBY harus mundur dari jabatannya sebagai Presiden RI atau diturunkan secara paksa oleh Umat Islam.

JIHAD ATAU SYAHID ADALAH PILIHAN KU, INSYAALLAH!
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
Mar 18, 2011
 
Assalamualaikum, salam ukhwah Islamiyah buat teman-teman Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand dan Filipina.

Dukungan teman-teman se Nusantara dibutuhkan. Mari kita robah ideologi Indonesia kepada ideologi yang berazaskan Al Quran dan Sunnah.

Al Quran dan Sunnah menjamin keadilan sosial yang sesungguhnya, dan lebih utama lagi NKRI mendapat keridhoan Allah!

Jihad atau Syahid adalah pilihan ku, Insya Allah
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Mar 18, 2011
 
Insya Allah sukses!

Latar Tabligh Akbar FPI:'Bubarkan Ahmadiyah atau Revolusi'

Jakarta - Malam ini Front Pembela Islam (FPI) menggelar tabligh akbar untuk memperingati maulud Nabi Muhammad SAW. Dalam tabligh ini, spanduk bertuliskan 'Bubarkan Ahmadiyah atau Revolusi' menjadi latar belakang panggung utama.

Acara tabligh akbar ini di depan di sekitar markas FPI, Jl KS Tubun, Jakarta Barat, Senin (14/2/2011) malam. Tulisan 'Bubarkan Ahmadiyah atau Revolusi' yang berwarna merah itu tampak jelas pada kain putih berukuran sekitar 10x3 meter yang menjadi latar.

Selain pembubaran Ahmadiyah, beberapa spanduk dengan ukuran relatif lebih kecil juga berada di sekitar acara ini. Di antaranya berbunyi 'Ayo Tolak Gereja Liar' dan 'Perangi Liberal'.

Acara diawali dengan pembacaan shalawat yang diiringi dentuman rebana. Ketua FPI Pusat Habib Rizieq memimpin langsung pembacaan shalawat.

Peserta tabligh akbar didominasi oleh kaum pria yang mengenakan jaket putih bertuliskan 'Front Pembela Islam' di belakangnya. Acara tabligh akbar ini, selain dihadiri oleh anggota FPI, juga dihadiri oleh rombongan umat Islam di sekitar Petamburan.

"Tidak cuma FPI saja, ini terbuka untuk umum," ujar salah seorang satgas keamanan dari FPI di lokasi yang menolak disebutkan namanya.

Jalan KS Tubun sendiri ditutup untuk kedua arah. Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan yang lewat ke jalur alternatif berupa jalan kecil di sekitar Jl KS Tubun.(fjr/lrn)

Hidup moelia atoe syahid! Allahuakbar!
Brader Bob

Penang, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
Mar 18, 2011
 
Amal Ma ruf wrote:
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum, salam ukhwah Islamiyah buat teman-teman Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand dan Filipina.
"Posisi FPI menjadi semacam Pressure Group di Indonesia, untuk mendorong berbagai unsur pengelola negara agar berperan aktif dalam memperbaiki dan mencegah kerusakan moral dan akidah umat Islam, serta berinisiatif membangun suatu tatanan sosial, politik & hukum yang sejalan dengan nilai-nilai syariat Islam"
(Habib Rizieq, Ketua Umum FRONT PEMBELA ISLAM, 2007).
Posisi dan Potensi Islam Perlu Dilihat Dalam Perspektif Yang Benar dan Adil
Memahami ajaran Islam dalam perspektif yang benar adalah prasyarat untuk memahami motif aksi dan reaksi umat Islam terhadap berbagai persoalan sosial dan politik. Islam bukanlah agama yang mengajarkan nilai-nilai permusuhan dan kebencian apalagi anarkisme dan terorisme. Sebaliknya Islam mengajarkan nilai-nilai akhlak yang universal, nilai-nilai baku moral yang kompatibel diaplikasikan bagi seluruh umat manusia. Dalam kitab suci umat Islam, Al-Quran, dinyatakan bahwa keberadaan Islam di muka bumi ini merupakan rahmat (kebaikan) yang bisa dinikmati semua makhluk yang ada di alam semesta ini (rahmatan lil alamin). Nilai-nilai ajaran Islam juga mencakup wilayah kebaikan yang sangat luas, mulai dari petunjuk cara bersosialisasi yang lebih baik, nilai-nilai akhlak yang memuliakan esensi hidup manusia, sistim politik dan hukum yang adil, pola perdagangan yang adil hingga konsep pengelolaan energi dan lingkungan hidup yang berkesinambungan.
Kehadiran gerakan Islam terjadi karena adanya ketidakadilan yang dialami umat Islam dan adanya gerakan-gerakan lokal dan global yang mengancam nilai-nilai akidah (keimanan) umat Islam. Upaya pembelaan umat Islam secara terorganisasi merupakan hal mendesak yang dilakukan karena globalisasi yang ada saat ini sudah menjelma menjadi penjajahan gaya baru, melalui upaya-upaya pemaksaan sistim politik, budaya dan sosial ke bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Upaya-upaya pengrusakan dari dalam umat Islam sendiri perlu dihadapi dengan tegas, misalnya upaya pembiasan makna pluralitas atau upaya liberalisasi ajaran Islam. Islam sangat menghargai adanya pluralitas dalam hubungan sosial antar berbagai bangsa termasuk hubungan sosial antar umat beragama, namun menolak tegas pluralitas agama yaitu upaya-upaya mencari kesamaan prinsip diantara berbagai agama yang ada. Toleransi antar umat beragama hendaknya difokuskan pada upaya-upaya mencari pola untuk saling menghormati atas perbedaan yang ada tanpa rasa permusuhan, dan ini jelas terkandung dalam kitab suci umat Islam, Al-Qur´an, dalam surat Al-Kafirun, "untukmu agamamu, dan untukku agamaku".
InsyaAllah sahabat ku, aku sanggup ikut berjuang bagi menegak syariat Islam di Nusantara. Aku yakin jika syariat Islam berdiri kukuh di indonesia, keadaan ekonomi, keamanan, keselamatan dan kesejahteraan rakyat indonesia akan lebih baik. Hubungan indonesia dengan negara asean lain juga akan lebih baik. Syariat Islam berlandaskan Al Quran dan Sunnah, menjamin keselamatan dunia akhirat. InsyaAllah sahabat ku.

Rakyat Malaysia menyokong penuh tegaknya syariat Islam di indonesia, Allahuakbar!
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Mar 18, 2011
 
Rekayasa buat menyudut FPI!

Anggota Ahmadiyah: Biar Saja Kita Bentrok, Biar Seru.. Kan Asyik Pak.. Biar Banjir Darah di Sini !
Sabtu, 12 Februari 2011 | 04:59 WIB

“Biar Saja Kita Bentrok, Biar Seru.. Kan Asyik Pak.. Masa Kita Diginiin Diam Saja Pak.. Biar Banjir Darah di Sini”

Umat Islam Banten dikejutkan dengan beredarnya video yang merekam proses negosiasi yang diduga antara Deden Sujana selaku amir perjalanan Ahmadiyah dengan Kanit Intel Polsek Cikeusik, Aiptu Hasan, di rumah Suparman, sebelum bentrokan terjadi Ahad (6/2) lalu.

Dalam rekaman tersebut, Deden menolak ajakan Aiptu Hasan untuk dievakuasi.“Lepasin saja. Biar saja kita bentrok, biar seru. Kan asyik Pak. Masa kita diginiin diem saja Pak. Biar banjir darah di sini,” demikian kata Deden Sujana, dalam cuplikan pembicaraan yang terekam dalam video tersebut.

Mendengar jawaban dari Deden tersebut, Hasan mengatakan,” Saya sih tidak mengharapkan begitu,” kata Hasan. Hasan pun menjelaskan bahwa massa telah berada di jalan yang menuju ke arah Suparman.

Video yang diduga direkam oleh Arif, salah seorang jemaat Ahmadiyah, itu juga sudah terlihat sejumlah anggota Dalmas, berikut dua unit truk polisi di Jalan Raya Cikeusik, persis di depan rumah Suparman saat bentrokan berlangsung. Kedua truk tersebut hanya pindah parkir sekitar 50 meter ke kanan dan kiri rumah Suparman, sebelum bentrokan terjadi.

Dalam rekaman tersebut juga terlihat Deden Sujana yang pertama kali memicu emosi massa. Saat massa mendatangi rumah Suparman, Deden yang pertama kali mendaratkan ‘bogem mentah’ ke muka salah seorang dari kelompok massa yang mengenakan pita biru. Kemudian terjadi bentrokan antara kedua kubu, namun beberapa orang kelompok pita biru sempat terpukul mundur setelah jamaat Ahmadiyah melakukan perlawanan.

Kemudian massa pita biru mengundang massa yang masih berada di belakang yang jumlahnya ratusan, bahkan mencapai 1.500 orang. Sehingga bentrokan berdarah tidak bisa dihindari.[slm]
FKG UI

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
Mar 18, 2011
 
100% setuju teman

Jihad fisabillillah itu wajib hukumnya.

Indonesia dilanda Islamiphobia, dikarenakan pahaman liberal dan ideologi pancasila.

Teman-teman se usroh saya sangat mendukung berdirinya syariat Islamiyah di Nusantara ini. Indonesia sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia harus menjadi contoh.

Jujur saja saya malu dan miris dengan kondisi Indonesia dewasa ini.

Saya pilih jihad!
UPIN-IPIN

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Mar 18, 2011
 
WOY, NKRI SELAMA-LAMANYA TAK KAN BISA MENJADI NEGARA ISLAM!!!

Since: Oct 09

Medan, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
Mar 18, 2011
 
ogah ah, ngikutin orang2 bodoh dan munafik...
Amal Ma ruf

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
Mar 18, 2011
 

Judged:

1

BUAT TEMAN-TEMAN SE NUSANTARA,

SALURKAN DANA ANDA UNTUK MENDUKUNG FPI dalam perjuangan penegakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar melalui:

Bank Muamalat No. Rekening: 301.00360.15

Atas Nama: DPP-FPI

Hidup moelia atoe syahid! Allahuakbar!

Jazakalloh

Tell me when this thread is updated:
(Registration is not required)

Add to my Tracker

Send me an email

Showing posts 1 - 20 of382
< prev page
|
Go to last page| Jump to page:
Type in your comments below
Name
(appears on your post)
Comments
Characters left: 4000
Type the numbers you see in the image on the right:

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Daily Horoscope for June 4

Scorpio

Today's Lunar Eclipse at the Full Moon stirs up powerful emotions during the next two weeks (as it has done since the Gemini Solar Eclipse last month), and it may not be a very pleasant experience. Are you feeling rather compulsive and obsessive? Financial issues could be a problem,, especially if they appear to threaten your sense of emotional security. Don't let jealousy or envy make you do things that will set other people against you.

Get your Horoscope »