|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
Etimologi Kata “Kejawen” berasal dari kata Jawa, sebagai kata benda yang memiliki arti dalam bahasa Indonesia yaitu segala yg berhubungan dengan adat dan kepercayaan Jawa (Kejawaan). Penamaan "kejawen" bersifat umum, biasanya karena bahasa pengantar ibadahnya menggunakan bahasa Jawa. Dalam konteks umum, kejawen merupakan bagian dari agama lokal Indonesia. Seorang ahli antropologi Amerika Serikat, Clifford Geertz pernah menulis tentang agama ini dalam bukunya yang ternama The Religion of Java atau dalam bahasa lain, Kejawen disebut "Agami Jawi". Kejawen dalam opini umum berisikan tentang seni, budaya, tradisi, ritual, sikap serta filosofi orang-orang Jawa. Kejawen juga memiliki arti spiritualistis atau spiritualistis suku Jawa. Penganut ajaran kejawen biasanya tidak menganggap ajarannya sebagai agama dalam pengertian seperti agama monoteistik, seperti Islam atau Kristen, tetapi lebih melihatnya sebagai seperangkat cara pandang dan nilai-nilai yang dibarengi dengan sejumlah laku (mirip dengan "ibadah"). Ajaran kejawen biasanya tidak terpaku pada aturan yang ketat, dan menekankan pada konsep "keseimbangan". Dalam pandangan demikian, kejawen memiliki kemiripan dengan Konfusianisme atau Taoisme, namun tidak sama pada ajaran-ajarannya. Hampir tidak ada kegiatan perluasan ajaran (misi) namun pembinaan dilakukan secara rutin. Simbol-simbol "laku" biasanya melibatkan benda-benda yang diambil dari tradisi yang dianggap asli Jawa, seperti keris, wayang, pembacaan mantera, penggunaan bunga-bunga tertentu yang memiliki arti simbolik, dan sebagainya. Akibatnya banyak orang (termasuk penghayat kejawen sendiri) yang dengan mudah mengasosiasikan kejawen dengan praktek klenik dan perdukunan. Ajaran-ajaran kejawen bervariasi, dan sejumlah aliran dapat mengadopsi ajaran agama pendatang, baik Hindu, Buddha, Islam, maupun Kristen. Gejala sinkretisme ini sendiri dipandang bukan sesuatu yang aneh karena dianggap memperkaya cara pandang terhadap tantangan perubahan zaman. [sunting] Beberapa aliran kejawen ---------- Ajaran-ajaran kejawen bervariasi, dan sejumlah aliran dapat mengadopsi ajaran agama pendatang, baik Hindu, Buddha, Islam, maupun Kristen.<-------- Maling dari Hindu, Buddha, Islam dan Kristen Wikipedia Kejawen. ---------- Agama jawa nggak kreatif dan bodoh. Maling dari ajaran agama lain..
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
Judged:
1
1
Puasa ala Kejawen Oleh yanuar :: PUASA ala KEJAWEN ::- Puasa dan tapa adalah dua hal yang sangat penting bagi peningkatan spiritual seseorang. Disemua ajaran agama biasanya disebutkan tentang puasa ini dengan berbagai versi yang berbeda. Menurut sudut pandang spiritual metafisik, puasa mempunyai efek yang sangat baik dan besar terhadap tubuh dan fikiran. Puasa dengan cara supranatural mengubah sistem molekul tubuh fisik dan eterik dan menaikkan vibrasi/getarannya sehingga membuat tubuh lebih sensitif terhadap energi/kekuatan supranatural sekaligus mencoba membangkitkan kemampuan indera keenam seseorang. Apabila seseorang telah terbiasa melakukan puasa, getaran tubuh fisik dan eteriknya akan meningkat sehingga seluruh racun,energi negatif dan makhluk eterik negatif yang ada didalam tubuhnya akan keluar dan tubuhnya akan menjadi bersih. Setelah tubuhnya bersih maka roh-roh suci pun akan datang padanya dan menyatu dengan dirinya membantu kehidupan nya dalam segala hal. Didalam peradaban/tradisi pendalaman spiritual ala kejawen, seorang penghayat kejawen biasa melakukan puasa dengan hitungan hari tertentu (biasanya berkaitan dengan kalender jawa). Hal tersebut dilakukan untuk menaikkan kekuatan dan kemampuan spiritual metafisik mereka dan untuk memperkuat hubungan mereka dengan saudara kembar gaib mereka yang biasa disebut SADULUR PAPAT KALIMA PANCER. apapun nama dan pelaksanaan puasa, bila puasa dilakukan dengan niat yang tulus, maka tak mungkin akan membuat manusia yang melakoninya celaka. Bahkan medis mampu membuktikan betapa puasa memberikan efek yang baik bagi tubuh, terutama untuk mengistirahatkan oragan-oragan pencernaan. Intinya adalah ketika seseorang berpuasa dengan ikhlas, maka orang tersebut akan terbersihkan tubuh fisik dan eteriknya dari segala macam kotoran. Ada suatu konsep spiritual yang berbunyi “matikanlah dirimu sebelum engkau mati”, arti dari konsep tersebut kurang lebih kalau kita sering ‘menyiksa’ tubuh maka jiwa kita akan menjadi kuat. Karena yang hidup adalah jiwa, raga akan musnah suatu saat nanti. Itulah sedikit konsep spiritual jawa yang banyak dikenal. Para penghayat kejawen telah ‘menemukan’ metode-metode untuk membangkitkan spirit kita agar kita menjadi manusia yang kuat jiwanya dan luas alam pemikirannya, salah satunya yaitu dengan menemukan puasa-puasa dengan tradisi kejawen. Atas dasar konsep ‘antal maut qoblal maut’ diatas puasa-puasa ini ditemukan dan tidak lupa peran serta para ghaib, arwah leluhur serta roh-roh suci yang membantu membimbing mereka dalam peningkatan spiritualnya. >>> Macam-macam puasa ala Kejawen : 1. Mutih Dalam puasa mutih ini seseorang tdk boleh makan apa-apa kecuali hanya nasi putih dan air putih saja. Nasi putihnya pun tdk boleh ditambah apa-apa lagi (seperti gula, garam dll.) jadi betul-betul hanya nasi putih dan air puih saja. Sebelum melakukan puasa mutih ini, biasanya seorang pelaku puasa harus mandi keramas dulu sebelumnya dan membaca mantra ini :“niat ingsun mutih, mutihaken awak kang reged, putih kaya bocah mentas lahirdipun ijabahi gusti allah.”
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
2. Ngeruh Dalam melakoni puasa ini seseorang hanya boleh memakan sayuran / buah-buahan saja. Tidak diperbolehkan makan daging, ikan, telur dsb. 3. Ngebleng Puasa Ngebleng adalah menghentikan segala aktifitas normal sehari-hari. Seseorang yang melakoni puasa Ngebleng tidak boleh makan, minum, keluar dari rumah/kamar, atau melakukan aktifitas seksual. Waktu tidur-pun harus dikurangi. Biasanya seseorang yang melakukan puasa Ngebleng tidak boleh keluar dari kamarnya selama sehari semalam (24 jam). Pada saat menjelang malam hari tidak boleh ada satu lampu atau cahaya-pun yang menerangi kamar tersebut. Kamarnya harus gelap gulita tanpa ada cahaya sedikitpun. Dalam melakoni puasa ini diperbolehkan keluar kamar hanya untuk buang air saja. 4. Pati geni Puasa Patigeni hampir sama dengan puasa Ngebleng. Perbedaanya ialah tidak boleh keluar kamar dengan alasan apapun, tidak boleh tidur sama sekali. Biasanya puasa ini dilakukan sehari semalam, ada juga yang melakukannya 3 hari, 7 hari dst. Jika seseorang yang melakukan puasa Patigeni ingin buang air maka, harus dilakukan didalam kamar (dengan memakai pispot atau yang lainnya). Ini adalah mantra puasa patigeni :“niat ingsun patigeni, amateni hawa panas ing badan ingsun, amateni genine napsu angkara murka krana Allah taala”. 5. Ngelowong Puasa ini lebih mudah dibanding puasa-puasa diatas Seseorang yang melakoni puasa Ngelowong dilarang makan dan minum dalam kurun waktu tertentu. Hanya diperbolehkan tidur 3 jam saja (dalam 24 jam). Diperbolehkan keluar rumah. 6. Ngrowot Puasa ini adalah puasa yang lengkap dilakukan dari subuh sampai maghrib. Saat sahur seseorang yang melakukan puasa Ngrowot ini hanya boleh makan buah-buahan itu saja! Diperbolehkan untuk memakan buah lebih dari satu tetapi hanya boleh satu jenis yang sama, misalnya pisang 3 buah saja. Dalam puasa ini diperbolehkan untuk tidur. 7. Nganyep Puasa ini adalah puasa yang hanya memperbolehkan memakan yang tidak ada rasanya. Hampir sama dengan Mutih , perbedaanya makanannya lebih beragam asal dengan ketentuan tidak mempunyai rasa. 8. Ngidang Hanya diperbolehkan memakan dedaunan saja, dan air putih saja. Selain daripada itu tidak diperbolehkan. 9. Ngepel Ngepel berarti satu kepal penuh. Puasa ini mengharuskan seseorang untuk memakan dalam sehari satu kepal nasi saja. Terkadang diperbolehkan sampai dua atau tiga kepal nasi sehari. 10. Ngasrep Hanya diperbolehkan makan dan minum yang tidak ada rasanya, minumnya hanya diperbolehkan 3 kali saja sehari. 11. Senin-kamis Puasa ini dilakukan hanya pada hari senin dan kamis saja seperti namanya. Puasa ini identik dengan agama islam. Karena memang Rasulullah SAW menganjurkannya. 12. Wungon Puasa ini adalah puasa pamungkas, tidak boleh makan, minum dan tidur selama 24 jam.
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
13. Tapa Jejeg Tidak duduk selama 12 jam 14. Lelono Melakukan perjalanan (jalan kaki) dari jam 12 malam sampai jam 3 subuh (waktu ini dipergunakan sebagai waktu instropeksi diri). 15. Kungkum Kungkum merupakan tapa yang sangat unik. Banyak para pelaku spiritual merasakan sensasi yang dahsyat dalam melakukan tapa ini. Tatacara tapa Kungkum adalah sebagai beikut : a) Masuk kedalam air dengan tanpa pakaian selembar-pun dengan posisi bersila (duduk) didalam air dengan kedalaman air se tinggi leher. b) Biasanya dilakukan dipertemuan dua buah sungai c) Menghadap melawan arus air d) Memilih tempat yang baik, arus tidak terlalu deras dan tidak terlalu banyak lumpur didasar sungai e) Lingkungan harus sepi, usahakan tidak ada seorang manusiapun disana f) Dilaksanakan mulai jam 12 malam (terkadang boleh dari jam 10 keatas) dan dilakukan lebih dari tiga jam (walau ada juga yang memperbolehkan pengikutnya kungkum hanya 15 menit). g) Tidak boleh tertidur selama Kungkum h) Tidak boleh banyak bergerak i) Sebelum masuk ke sungai disarankan untuk melakukan ritual pembersihan (mandi dulu) j) Pada saat akan masuk air baca mantra ini : “ Putih-putih mripatku Sayidina Kilir, Ireng-ireng mripatku Sunan Kali Jaga, Telenging mripatku Kanjeng Nabi Muhammad.” k) Pada saat masuk air, mata harus tertutup dan tangan disilangkan di dada l) Nafas teratur m) Kungkum dilakukan selama 7 malam biasanya 16. Ngalong Tapa ini juga begitu unik. Tapa ini dilakuakn dengan posisi tubuh kepala dibawah dan kaki diatas (sungsang). Pada tahap tertentu tapa ini dilakukan dengan kaki yang menggantung di dahan pohon dan posisi kepala di bawah (seperti kalong/kelelawar). Pada saat menggantung dilarang banyak bergerak. Secara fisik bagi yang melakoni tapa ini melatih keteraturan nafas. Biasanya puasa ini dibarengi dengan puasa Ngrowot. 17. Ngeluwang Tapa Ngeluwang adalah tapa paling menakutkan bagi orang-orang awam dan membutuhkan keberanian yang sangat besar. Tapa Ngeluwang disebut-sebut sebagai cara untuk mendapatkan daya penglihatan gaib dan menghilangkan sesuatu. Tapa Ngeluwang adalah tapa dengan dikubur di suatu pekuburan atau tempat yang sangat sepi. Setelah seseorang selesai dari tapa ini, biasanya keluar dari kubur maka akan melihat hal-hal yang mengerikan (seperti arwah gentayangan, jin dlsb). Sebelum masuk kekubur, disarankan baca mantra ini : “ Niat ingsun Ngelowong, anutupi badan kang bolong siro mara siro mati, kang ganggu maang jiwa insun, lebur kaya dene banyu krana Allah Ta’ala.” Dalam melakoni puasa-puasa diatas, bagi pemula sangatlah berat jika belum terbiasa. Oleh karena itu disini akan dibekali dengan ilmu lambung karang. Ilmu ini berfungsi untuk menahan lapar dan dahaga. Dengan kata lain ilmu ini dapat sangat membantu bagi oarang-orang yang masih ragu-ragu dalam melakoni puasa-puasa diatas. Selain praktis dan mudah dipelajari, sebenarnya ilmu lambung karang ini berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang kebanykan harus ditebus/dimahari dengan puasa. Selain itu syarat atau cara mengamalkannyapun sangat mudah, yaitu : 1. Mandi keramas/jinabat untuk membersihkan diri dari segala macam kekotor 2. Menjaga hawa nafsu. 3. Baca mantra lambung karang ini sebanyak 7 kali setelah shalat wajib 5 waktu, yaitu : Bismillahirrahamanirrahim Cempla cempli gedhene Wetengku saciplukan bajang Gorokanku sak dami aking Kapan ingsun nuruti budine Aluamah kudu amangan wareg Ngungakna mekkah madinah Wareg tanpa mangan Kapan ingsun nuruti budine Aluamah kudu angombe Ngungakna segara kidul Wareg tanpa angombe Laailahaillallah Muhammad Rasulullah Selain melakoni puasa-puasa diatas masyarakat kejawen juga melakukan puasa-puasa yang diajarkan oleh agama islam, seperti puasa ramadhan, senin kamis, puasa 3 hari pada saat bulan purnama, puasa Nabi Daud AS dll. Inti dari semua lakon mereka tujuannya hanya satu yaitu mendekatkan diri dengan Allah SWT agar diterima iman serta islam mereka.
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
tengok saja ibadah puasa nya sesat dan menyimpang jauh dari Islam.. ahaks =)
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
Ini contoh ajaran bodoh kejawen;
>>> Macam-macam puasa ala Kejawen : 1. Mutih Dalam puasa mutih ini seseorang tdk boleh makan apa-apa kecuali hanya nasi putih dan air putih saja. Nasi putihnya pun tdk boleh ditambah apa-apa lagi (seperti gula, garam dll.) jadi betul-betul hanya nasi putih dan air puih saja. Sebelum melakukan puasa mutih ini, biasanya seorang pelaku puasa harus mandi keramas dulu sebelumnya dan membaca mantra ini :“niat ingsun mutih, mutihaken awak kang reged, putih kaya bocah mentas lahirdipun ijabahi gusti allah.”
----------
Kok bisa puasa masih boleh makan nasi putih dan air putih.. sebelum puasa perlu mandi dan baca keramat Jawa..
akakakkakakakakakakakakakakaka ka
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
Judged:
1
contoh puasa kejawen yang lainnya.. 2. Ngeruh Dalam melakoni puasa ini seseorang hanya boleh memakan sayuran / buah-buahan saja. Tidak diperbolehkan makan daging, ikan, telur dsb ---------- hahahahhhaa puasa tapi bisa makan sayuran dan buah2 an.. lebih baik tidak puasa gitu..
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
sumber :[http://religi.wordpress.com/ 2007/02/05/puasa-ala-kejawen/]
|
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
Judged:
1
wakakakkakakaka... kejawen sudah la bodoh.. maling lagi tuh
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
Judged:
1
tiada indon berani bantah? =)
|
|
Pengacau Hensem
Mountain View, CA
|
Mohd Am mata picek!!! Elu punya hak apa ngejudge suatu ajaran?!! Lu nabi??!!
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
dah terang-terangan sesat lho.. gw sesama muslim wajar menegur kesesatan kejawen..
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
lihat tuh baru ibadah puasanya sesat.. tuh ada lagi buat ritual macam hindu..
|
|
Habib Jazuli
Jakarta, Indonesia
|
Yang pasti RINGGIT MALAYSIA itu bergambar ANJING dan ANJING adalah hewan NAJIS. Ditambah itu anjing FIR'AUN jadi HARAM.
|
|
gang dolly
Kuala Lumpur, Malaysia
|
Setiap perkara yang tidak pernah wujud dalam zaman Rasulillah S.A.W atau satu cara dalam agama yang diada-adakan untuk meniru cara agama yang sebenar diniatkan melakukannya untuk meniru cara yang disyariatkan disebut sebagai bidaah..
manakala pula khurafat adalah perbuatan yang menyekutukan Allah seperti amalan2 yang selalu terdapat di dalam ilmu persilatan, budaya dan juga perubatan dsb..
bidaah melibatkan pemesongan akidah sebagai seorang muslim manakala khurafat merupakan amalan/perbuatan syirik yang memesongkan Islam dan terdapat ramai ulama mengatakan mengamalkan amalan/perbuatan syirik terkeluar dari Islam...
apakah amalan kejawen itu bidaah atau khurafat dalam islam? atau kejawen itu bukan islam?..mohon pencerahan gan...
|
|
Habib Jazuli
Jakarta, Indonesia
|
Mohd Am wrote: dah terang-terangan sesat lho.. gw sesama muslim wajar menegur kesesatan kejawen.. Apa kau pernah ke Jawa?.. di Jawa ada: JAWA ISLAM (muslim) ISLAM JAWA (kejawen) ISLAM JAWA atau kejawen itu masyarakat sering menyebut kaum Abangan. Sedang JAWA ISLAM itu adalah muslim yang berusaha kafah (total). Contoh Pangeran Diponegoro itu JAWA ISLAM, para WALI juga JAWA ISLAM. Jadi apa peduli orang Malaysia dengan Kejawen?.. Bahkan manusia sekelas Syekh Maulana Malik Ibrahim, Syekh Jabal Kubru dan Sunan Kalidjogo tak mempermasalahkan orang Jawa yang mau tetap mengamalkan Kejawen. Coba kau baca Kitab DARMO-GUNDUL karya Wali Allah SUNAN BONANG. Kau akan menemukan kebijaksanaan para Wali dalam membimbing ummat, bukan dengan cara-cara yang kamu lakukan. Apakah Nabi, Sahabat atau Wali mengajak ummat menjadi Muslim dengan cara MENGHINA kepercayaan orang lain?.. Jawab... sebab cara kamu itu justru menjadikan orang KEJAWEN benci dengan ISLAM. Dan kelak ALLAH akan minta pertanggung jawaban kamu itu. Udz'uila sabili bil hikmati wal mau'idzotil khasanah.. faham?
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
kejawen ciplak sikit2 ajaran islam, kristen, buddha dll..
kejawen tu ajaran sesat.. macam ayah pin la.. tp ayah pin dah xde.. beda dengan kejawen yang tak bisa dibantah...
jawa indon main ikut2 je.. tetapi kerana Islam sejati seperti MUI bilangannya sedikit berbanding Islam kejawen.. jadi susah sikit nak haramkan kejawen..
sebab itu wali songo cuba ubah akidah jawa sesat.. tetapi mereka berdegil..
Balasannya; bencana alam..
tengok je pada ajaran puasa yang jauh menyimpang..
|
|
Megawatibitch
Tronoh, Malaysia
|
Ajaran super terbodoh di dunia......muehehehehhhh
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
Habib Jazuli wrote: <quoted text> Apa kau pernah ke Jawa?.. di Jawa ada: JAWA ISLAM (muslim) ISLAM JAWA (kejawen) ISLAM JAWA atau kejawen itu masyarakat sering menyebut kaum Abangan. Sedang JAWA ISLAM itu adalah muslim yang berusaha kafah (total). Contoh Pangeran Diponegoro itu JAWA ISLAM, para WALI juga JAWA ISLAM. Jadi apa peduli orang Malaysia dengan Kejawen?.. Bahkan manusia sekelas Syekh Maulana Malik Ibrahim, Syekh Jabal Kubru dan Sunan Kalidjogo tak mempermasalahkan orang Jawa yang mau tetap mengamalkan Kejawen. Coba kau baca Kitab DARMO-GUNDUL karya Wali Allah SUNAN BONANG. Kau akan menemukan kebijaksanaan para Wali dalam membimbing ummat, bukan dengan cara-cara yang kamu lakukan. Apakah Nabi, Sahabat atau Wali mengajak ummat menjadi Muslim dengan cara MENGHINA kepercayaan orang lain?.. Jawab... sebab cara kamu itu justru menjadikan orang KEJAWEN benci dengan ISLAM. Dan kelak ALLAH akan minta pertanggung jawaban kamu itu. Udz'uila sabili bil hikmati wal mau'idzotil khasanah.. faham? kelah Allah juga minta pertanggungan Indonesia membenarkan kejawen =) ajaran sesat kejawen wajar dikutuk..
|
|
Since: Aug 10
Location hidden
|
Please wait...
Muslim Indo itu lemah.. walaupun 88% islam tetapi x bisa menentang kejawen..
Bina empayar Islam saja tidak bisa.. apalagi melawan kekufuran kejawen..
|
|
Tell me when this thread is updated:
(Registration is not required)
Add to my Tracker
Send me an email
|