*** PROFiLE MUSUH BESAR BANGSA INDONESIA ***

Posted in the Malaysia Forum

First Prev
of 7
Next Last
newbie

Puchong, Malaysia

#1 Jun 29, 2010
RIJKLOF VAN GOENS GUBERNUR JENDRAL BELANDA (1658 - 1675) MENULIS SIFAT TABIAT JAWA...

1.
Rijklof van Goens Gubernur Jenderal (1658-1675) dan dia menulis tentang "De aard van de Javanen" (Sifat tabiat orang-orang Jawa) Suka nyolong Orang-orang Jawa, tulis Van Goens, sangat piawai dalam menyembunyikan sifat jahat mereka di balik wajah yang saleh.

2.
Mereka sangat aneh tingkahnya, sembrono dalam memenuhi perjanjian, sangat sombong, tinggi hati, dan ambisius. Jika dua pria berpapasan di jalan, mereka tidak akan saling pandang lantaran masing-masaing mengira dirinya paling penting. Mereka amat ingin tahu dan karena itu suka nyolong (diefachtig).

3.
Mereka malas dalam pekerjaan, tetapi bila dipaksa oleh atasan berbuat sesuatu, mereka sangat penurut karena takut. Mereka tidak kenal aturan dalam hawa nafsu, tapi tidak punya masalah dengan penyakit raja singa. Lagi pula mereka sangat gemar membunuh (moorddadig), bersifat tidak setia dan saling mengancam nyawa. Jika mereka bisa menyenangkan hati raja atau dapat memperoleh keuntungan darinya, seorang ayah tega membunuh anaknya, saudara yang satu membunuh saudara yang lain, atau putra membunuh bapaknya.

4.
Dalam membunuh itu, mereka kejam dan tidak kenal belas kasihan. Suatu kematian secara perlahan-lahan dan sangat nyeri disaksikan oleh mereka dengan senang hati. Orang yang sedang sekarat tidak memperlihatkan perubahan; dia tidak mengaduh dan tidak menangis sekalipun bila korban itu seorang perempuan atau kanak-kanak. "Saya melihat hal itu beberapa kali dengan mata kepala sendiri. Saya lihat orang dicabik-cabik badannya sebagai pelaksanaan hukuman mati (geradbraakt) tanpa berucap sepatah kata pun dan menjerit kesakitan.

5.
Dalam perang mereka penakut (laf), kecuali bila mereka terdesak atau berpikir sedang berjuang mati hidup", tulis Rijklof Van Goens tentang sifat orang-orang Jawa pada abad ke-17.

6.
Orang Jawa memiliki sedikit sekali kebajikan dan tabiat baik karena semua itu hanya pura-pura belaka. Keramahan dan kesopanannya adalah dibuat-buat. Dia tidak saling memaki dan satu-satunya carut yang didengar oleh Van Goens adalah di kalangan anak-anak. Apabila orang-orang Jawa membicarakan hal-hal serius mereka mengambil jarak dan menggunakan sedikit sekali kata-kata. Dalam kegembiraan mereka penuh semangat dan siapa yang paling lucu mendapat pujian terbanyak.

7.
Mereka sangat suka pada kuda dan akan menderita lapar sendiri daripada membiarkan kuda-kuda mereka tidak makan. Mereka dermawan, rendah hati, dan sopan santun jika yang satu menjamu yang lain. Dalam percakapan mereka berbuat sebaik mungkin memuji-muji raja mereka. Mereka begitu sayang pada raja yang mereka perlakukan sebagai dewata.

8.
Apabila mereka terjebak, mereka bertempur dengan keputusasaan, berbusa mulut mereka saking marah, bagaikan anjing gila. Terlepas dari hal ini, tabiat mereka sangat serupa (gelijkmatig) sehingga orang tak pernah bisa melihat apakah mereka berang atau tidak, sedih, atau gembira.

hmmmm...
newbie

Puchong, Malaysia

#2 Jun 29, 2010
GAGALNYA KEPEMIMPINAN JAWA DI INDONESIA

Baru-baru ini kita agak dikejutkan dengan pemberitaan media terhadap tindakan segelintir masyarakat Nusantara yang tidak bertanggung jawab. Tindakan segelintir itu walaupun hanya beberapa orang saja, tetapi diberitakan seolah-olah mewakili keseluruhan rakyat Indonesia.

*** Penulis melihat gerakan memecah belah hubungan persaudaraan, kekeluargaan, suku kaum, agama dan jaringan intelektual khasnya Indonesia dan Malaysia memiliki agenda tersendiri. Kebanyakan tindakan itu dilakukan oleh SUKU KAUM TERTENTU di Indonesia. Hasil dari pengamatan penulis dari beberapa orang mendapati bahawa gerakan mereka ini dibayar.

Gerakan ini sepertinya ingin menutupi kegagalan pemerintah yang dimonopoli oleh SUKU KAUM TERTENTU dan mereka tidak ingin melihat melayu menjadi kuat di Nusantara mengalahkan satu suku kaum yang mempercayai mitos lama mereka tentang panglima Gajah Mada.***

Walaupun mitos itu tidak dapat dibuktikan (seperti fakta sejarah Raja Haji Pahlawan Nusantara teragung) secara ilmiyah dengan tidak didapatinya pengaruh, baik bahasa, agama, adat budaya orang Jawa di Nusantara, namun mitos itu menjadi kepercayaan bagaikan agama oleh sebahagian mereka yang fanatik. Pengaruh Jawa hanya dapat dilihat pada masyarakat transmigran (Seperti Felda di Malaysia) di beberapa daerah Indonesia atas kebijakan Presiden Soeharto ketika itu.

Selama kepemimpinan mereka, Indonesia tidak pernah keluar dari masalah kemiskinan, pengangguran, kecelaruan, Korupsi, kolusi dan nepotisme lainnya. Konsep kepimpinan anak tuhan (dewa) yang anti kritik, munafik, merasa benar sendiri dan merasa sebagai sumber kebenaran. Boleh menzalimi rakyat jelata, simbol burung elang yang boleh saja mematuk binatang kecil seperti ular, tikus, burung yang ada didekatnya.

Konsep kepemimpinan, dimana kelompok elit dan pemimpin beserta kroninya berada di puncak langit ke tujuh dengan berbagai kesenangan dan kemewahan yang ada. Sementara rakyat jelata berada dibawah mengacau tanah dengan segala macam kesusahan dan penderitaan yang ada. Seperti kata Iwan Fals,“peduli apa dengan mereka, yang penting aku senang lenang”.Duduk diatas singgasana istana dengan hanya pandai menitah tanpa berbuat apa-apa. Tetapi tanpa disadari segala titah itu hanyalah untuk kepentingan mereka dan kroni, bukan untuk kemaslahatan rakyat.

Mengamalkan teori politik Machiavelli dengan berusaha bagaimana supaya rakyat bawah tetap miskin dan susah agar mereka selamanya memerlukan pemerintahan mereka. Inilah peninggalan budaya kerajaan kuno dengan berlakunya penghambaan terhadap rakyat kecil untuk keperluan raja. Identity kepimpinan seperti itu diantara sebab kegagalan kepemimpinan mereka selama ini.

Lagu panglima gajah mada nampaknya selalu didendangkan dan terlalu dibesar-besarkan kerana isu itu sangat menguntungkan pemimpin yang akan selalu mendapatkan sokongan dari rakyat. Rakyat pula tidak perduli walaupun pemimpin itu seorang yang gagal, bodoh dan zalim, Korupsi, kolusi dan nepotisma yang menjadi penyebab mereka menderita selama ini. Sehingga Negara yang kaya sumber daya alamnya, rakyatnya harus bekerja diluar Negara dengan berbagai resiko dan penghinaan lainnya.

Yang penting mereka orang kita, tak perduli ratusan juta rakyat akan menderita kerana salah dalam memilih pemimpin yang tidak ideal. Memanfaatkan konsep demokrasi yang ada, dimana suara seorang ustaz disamakan dengan nilai suara seorang pelacur dan suara seorang profesor sama nilainya dengan suara seorang yang tidak sekolah.
newbie

Puchong, Malaysia

#3 Jun 29, 2010
Budaya Jawa di Kritik Habis

SM/Irawan Aryanto KRITIK JAWA: Sejumlah pengamat dan pelaku budaya membahas ''Jawa dalam Kritik'' di ruang sidang Redaksi Suara Merdeka, Jl Raya Kaligawe Semarang, Sabtu (18/11). Mereka adalah Mohamad Sobary, Sutanto, Darmanto Jatman, Endraswara, dan Abdul Munir Mulkhan.(57m)

1. JAWA sebagai konstruksi budaya selalu diidentikkan dengan kata adiluhung. Ia dianggap kaya filsafat luhur serta ajaran spiritual agung. Maka, orang cenderung menempatkannya di wilayah steril dan tak boleh disinggung.

2. Padahal, sejatinya tindakan itu justru membuat budaya Jawa menjadi mandek. Ia gagap menghadapi perubahan zaman. Agar tak terus berlanjut, Jawa perlu dikritik. Dan, untuk itu perlu keberanian.
Dalam diskusi meja bundar ''Jawa dalam Kritik'' yang diselenggarakan Dewan Riset Daerah (DRD) Jawa Tengah dan Suara Merdeka di ruang sidang redaksi, Jalan Raya Kaligawe Km 5, kemarin, Jawa digugat habis. Keempat pembicara, yakni Prof Dr Abdul Munir Mulkhan, Mohamad Sobary, Sutanto Mendut, dan Drs Suwardi Endraswara MHum, secara blakblakan mengkritik Jawa yang konservatif.

3. Suwardi Endraswara, misalnya, dengan tegas menyebut orang Jawa itu jelek. Untuk menguatkan tesisnya, dosen FBS Universitas Negeri Yogyakarta itu memaparkan fakta. Misalnya, orang Jawa pandai berkamuflase, bodoh, pembangkang, munafik, pendengki, dan suka mendendam.

4. Ungkapan mikul dhuwur mendhem jero adalah contoh paling tipikal. Dia menilai kalimat yang kerap disitir Pak Harto saat berkuasa itu sebagai referensi sahih atas tindak kebohongan.''Maksud idiom mikul dhuwur, yang baik menurut sepihak dijunjung tinggi. sedangkan mendhem jero, menutup segala yang gelap.''

5. Kemunafikan orang Jawa, ujar dia, dapat dilihat dari ketakselarasan kata dan perbuatan. Di luar menyuarakan ajaran-ajaran luhur, tetapi kenyataannya gemar berbuat nista, suka berselingkuh dengan menyimpan gendakan. Adapun sikap pembangkangan orang Jawa dapat dirunut dari Ken Arok, Ki Ageng Mangir, dan Sudira Waryanti.

6. Bagai menyambung, Mohamad Sobary menyebut borok-borok manusia Jawa. Sesuatu yang bersifat idiil bagi mereka saat ini hanya ada di angan-angan.

7. Sastra sebagai salah satu media yang memuat kesadaran idiil itu gagal menjalin relasi dengan kekinian. Komunitas kejawen pun sekadar menjadi alat kelangenan.

8. Peneliti senior LIPI itu mencontohkan, masyarakat Jawa urban yang mukim di perkotaan. Mereka babak belur dalam pertarungan hidup dan mencari obat dalam komunitas-komunitas semacam itu. Dan, mereka merasa mendapat penghiburan atas kekalahan yang dialami.

9. Dia juga menyangkal pernyataan yang menyebutkan pepe dan perdikan sebagai perwujudan demokrasi ala Jawa.''Pepe itu demokrasi omong kosong. Yen rajane kober ya ditemoni. Tapi yen ora ya modara kana. Perdikan pun tak lebih sebagai upaya penyingkiran terhadap lawan raja yang dianggap membahayakan kekuasaan.''

10. Dalam diskusi yang dihadiri Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Sasongko Tedjo dan Ketua DRD Jawa Tengah Prof Dr Siti Fatimah Muis MSc itu, Sobari menegaskan bahwa Jawa saat ini berada dalam krisis serius. Jawa sekadar menjadi referensi dan akan makin remuk jika tak segera diselamatkan.
registrationisno trequired

Malaysia

#4 Jun 29, 2010
jawa itu virus!!!!!!!!!!
kuat ngentot,kuat beranak!!!!
newbie

Puchong, Malaysia

#5 Jun 29, 2010
Ini kah sukunya yang bisa diandalin untuk

1. MEMAJUKAN INDONESIA
2. Memakmurkan rakyat Indonesia
3. Mempunyai pencapaian dan peradaban yang tinggi
4. Memberantas KKN
5. Melahirkan bangsa Indonesia yg santun dan beradab

Coba tanya sama KEJUJURAN sendiri aja.

:D
newbie

Puchong, Malaysia

#6 Jun 29, 2010
registrationisnotrequired wrote:
jawa itu virus!!!!!!!!!!
kuat ngentot,kuat beranak!!!!
Setelah ramai anak, mereka mengekspor nya ke luar Pulau Jawa, merampok kekayaan daerah, merusak tatanan masyarakat lokal, demi mengekalkan DOMINASI dan menyebarkan VIRUS KEBODOHAN Jawa dari Sabang ke Merauke.

Ini lah dia MUSUH SEBENAR bangsa besar Indonesia.
newbie

Puchong, Malaysia

#7 Jun 29, 2010
Ini dia bangsanya yang menjerumuskan bangsa Indonesia ke lembah KEMUNDURAN, KETERPURUKAN, KEHINAAN, KEMISKINAN, KORUPSI, PELACURAN dan LIBERALISASI ISLAM.

Jawa yang sok mistis2an, pembunuh hampir semua etnis di Indonesia, yang tidak punya pencapaian membanggakan, yang tidak mampu jadi penyebar agama, yang gemar melencengkan hukum demi ras, adiluhung, etno-sentris, tidak boleh diprotes atau disinggung...

dan yang paling parah, bangsa ini memproteksi semua KEBODOHAN, PENIPUAN dan KEMUNDURAN nya lewat penggunaan tentara doktrin nya, aka TNI. Makanya Indonesia akan terus terpuruk, mundur, miskin, gagal dan jadul karena bangsa jawa di indonesia is BEYOND REPAIR!
JUNED LOVE MTN

Indonesia

#8 Jun 29, 2010
Eng ing Eng......pacar Juned bakal masuk
registrationisno trequired

Malaysia

#9 Jun 29, 2010
benar!jawa itu virus!

ngentot-beranak-ekspor-

JAWA ITU PUNCA KESAKITANNYA INDONESIA!!!!!!!!!!
newbie

Puchong, Malaysia

#10 Jun 29, 2010
Jawa bilang, Indonesia itu negara kaya. Tapi kenapa KUALITAS HIDUP rakyatnya masih di bawah PALESTINA?

---------
Berdasarkan data UNDP 2009, Human Development Index (HDI) Indonesia berada di peringkat ke-111 dengan angka HDI 0,734. Yang sulit diterima, kata Iwan, peringkat Indonesia itu berada persis di bawah Palestina (HDI 0,737) sebagai sebuah negara yang tak henti-hentinya diguncang gejolak politik dan perang.
---------

Jika indeksnya dibawah Palestina yang setiap hari diblokir, perang, dan tidak punya SDA itu, makanya INDONESIA itu BENAR2 PARAH!!

Siapakah yang memiskinkan INDONESIA? Siapakah MUSUH SEBENAR rakyat Indonesia?

JAWA.
NABF

Malaysia

#11 Jun 29, 2010
newbie wrote:
Ini dia bangsanya yang menjerumuskan bangsa Indonesia ke lembah KEMUNDURAN, KETERPURUKAN, KEHINAAN, KEMISKINAN, KORUPSI, PELACURAN dan LIBERALISASI ISLAM.
Jawa yang sok mistis2an, pembunuh hampir semua etnis di Indonesia, yang tidak punya pencapaian membanggakan, yang tidak mampu jadi penyebar agama, yang gemar melencengkan hukum demi ras, adiluhung, etno-sentris, tidak boleh diprotes atau disinggung...
dan yang paling parah, bangsa ini memproteksi semua KEBODOHAN, PENIPUAN dan KEMUNDURAN nya lewat penggunaan tentara doktrin nya, aka TNI. Makanya Indonesia akan terus terpuruk, mundur, miskin, gagal dan jadul karena bangsa jawa di indonesia is BEYOND REPAIR!
bangsa jawa mane leh di-repair..kene overhaul dulu..

haha
newbie

Puchong, Malaysia

#12 Jun 29, 2010
registrationisnotrequired wrote:
benar!jawa itu virus!
ngentot-beranak-ekspor-
JAWA ITU PUNCA KESAKITANNYA INDONESIA!!!!!!!!!!
4 virus utama yang dibawa oleh jawa:

1. KEBODOHAN
2. KERUSUHAN
3. PELACURAN dan MESUM
4. KKN dan liberalisasi hukum

Makanya Jawa dari jaman batu sampai sekarang tidak ada yang bisa dibilang kaya atau pintar walaupun populasinya terbesar di Asia. Jadi penyebar agama ya JAUH lah.

Coba baca sejarah orang Jawa dari kurun 1 sampai kurun ke-21.
newbie

Puchong, Malaysia

#13 Jun 29, 2010
NABF wrote:
<quoted text>
bangsa jawa mane leh di-repair..kene overhaul dulu..
haha
Wali2 Songo dah cuba overhaul jawa2 ni dulu. Tapi mereka ini bangsa yang degil sama seperti orang Yahudi. Dua bangsa ini yang gemar melakukan kerusakan di atas muka bumi. Kerusakan lingkungan, kerusakan akidah, kerusakan tatanan masyarakat, kerusakan hukum dan KERUNTUHAN MORAL. Jawa ini lebih serius rusaknya berbanding Yahudi.

Mungkin cuma orang Malaysia, saudara serumpun dan seagama mereka, yang boleh repair dan overhaul Jawa2 BODOH di Indonesia itu.

:D

p/s, oi, SWISS ARMY aku ko tak beli pon!

newbie

Puchong, Malaysia

#14 Jun 29, 2010
Sekali imbas, semua profile yang digambarkan dalam post 1-3 itu semuanya daripada non-Jawa yang KENAL BANGET sama orang Jawa. Sepertinya itu 'biasa' aja.

Persoalannya: bagaimana jika sifat2 BURUK jawa itu semua dibawa oleh Jawa ke dalam politik dan pemerintahan di Indoensia. Sifat suka berpura-pura, munafik, RAKUS, kejam, pembunuh, penipu, dan gemar melencengkan hukum.

BAKAL JADI apa Indonesia itu diperintah oleh satu bangsa yang punya profile seperti ini?

--------
KRONOLOGI PEMBANTAIAN JAWA TERHADAP ETNIS LAIN:
1. Peristiwa pembantaian terhadap lebih dari 500 orang (Sultan-sultan Melayu dan ahli warisnya di Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan) oleh TNI dalam
dekade Desember 1945-1947, yang Sukarno sebut sebagai Revolusi sosial;
2. Pembantaian terhadap 20,000 bangsa Sunda oleh TNI semasa meletusnya Darul Islam antara 1950-1958;
3. Pembantaian terhadap 30,000 bangsa Acheh oleh TNI semasa meletusnya Darul Islam antara 1953-1961;
4. Pembantaian terhadap 30,000 bangsa Minangkabau, Riau dan Jambi oleh TNI semasa meletusnya PRRI antara 1957-1959;
5. Pembantaian terhadap 5,000 bangsa Melayu di Kalimantan oleh TNI semasa meletusnya Permesta PRRI tahun 1957-1958 oleh TNI;
6. Pembantaian terhadap 6,000 bangsa Papua oleh TNI sejak tahun 1962-63;
7. Pembantaian terhadap 1000,000 (1 juta) manusia dalam peristiwa G-30S/PKI tahun 1965 oleh TNI. Sebelumnya telah terjadi pembantaian terhadap 7000
orang Jawa dalam peristiwa PKI di Madiun, tahun 1948.
8. Pembantaian terhadap lebih dari 6,000 bangsa Papua oleh TNI sejak tahun 1969-sekarang;
9. Pembantaian terhadap lebih dari 450,000 (1/4% dari bangsa Timor Timur)oleh TNI antara tahun 1975-1998;
10. Pembantaian terhadap 20,000 bangsa Acheh antara tahun 1976-sekarang;
11. Pembantaian terhadap 900 jama'ah Masjid At-Taqwa Tanjung Priok oleh TNI tahun 1994;
12. Pembantaian terhadap 1,500 penduduk Talang sari, Palembang Sumatera, oleh TNI tahun 1995;
13. Pembantaian terhadap 39 penduduk Bima oleh TNI tahun 1994;
14. Pembantaian terhadap 1,600 penduduk bekas tahanan PKI Pulau Buru di Kedung Gemboh oleh TNI tahun 1994;
15. Pembantaian terhadap 700 penyokong PDI kubu Megawati di jln. Diponegoro, Jakarta oleh TNI pada 27 Maret 1997;
16. Pembantaian terhadap 1,300 bangsa Dayak di Kalimantan Barat dan Utara oleh TNI tahun 1998;
17. Pembantaian terhadap 200 orang penyokong PPP dan PDI di Kalimantan oleh TNI antara April-Mei tahun 1998;
18. Pembantaian terhadap 300 orang penyokong PPP dan PDI di Tasik Malaya oleh TNI yang menuntut reformasi, April tahun 1997;
19. Pembantaian terhadap 150 orang penyokong PPP dan PDI di Situbondo oleh TNI yang menuntut reformasi, April tahun 1997;
20. Pembantaian terhadap 100 orang penyokong PPP dan PDI di Sampang, Madura oleh TNI yang menuntut reformasi, April tahun 1997;
21. Pembantaian terhadap 1,500 orang pro reformasi di Jakarta oleh TNI yang menuntut reformasi, tahun 1998;
22. Pembantaian terhadap 3,000 bangsa Maluku oleh TNI yang menuntut merdeka awal tahun 2000
--------

Termasuk yang DIBANTAI oleh Tentera Doktrin Jawa (TNI) itu ialah saudara sendiri!
Nordin Mat Top

Malaysia

#15 Jun 29, 2010
seko indon pun tak brani nak sembang kat forum nie,..cayala newbie..
Kopi O

Bukit Mertajam, Malaysia

#16 Jul 1, 2010
Nordin Mat Top wrote:
seko indon pun tak brani nak sembang kat forum nie,..cayala newbie..
Kalau kita tanggalkan keduk sok suci, sok akrab dan sok nasionalis dari muka orang2 jawa, maka terlihatlah PROFILE SEBENAR makhluk Jawa itu seperti apa.

Bangsa yang selama ini telah MENIKAM Indonesia dari belakang! Musuh dalam selimut. Duri dalam daging. Musuh nomor 1 rakyat Indonesia.
The Saint

Bukit Mertajam, Malaysia

#18 Jul 1, 2010
Tidak ada Jawa yang berani MEMPERTAHANKAN ADILUHUNG nya yang diinjak-injak di sini?

Loh, bilangnya ada 160 juta orang Jawa di Indonesia. Masak semua pada ngumpet di bawah kolong bila diperlihatkan CERMINAN BESAR kpd dirinya di ajang internasional ini?
Sobat

Kota Kinabalu, Malaysia

#19 Jul 3, 2010
nah ketahuan siapa musuh besar indonesia! silahkan baca baik2.
beruang kutub

Bukit Mertajam, Malaysia

#20 Jul 3, 2010
Pelajarilah PROFILE orang2 Jawa ini baik2 dan coba kaitkan dengan apa yang berlaku sebenarnya di Indonesia sehingga bisa jadi begitu RENDAHAN, TERPURUK, JADUL dan MUNDUR.
Tentara Kura-Kura

Pekanbaru, Indonesia

#21 Jul 3, 2010
Numpang baca, No Comment

Tell me when this thread is updated:

Subscribe Now Add to my Tracker
First Prev
of 7
Next Last

Add your comments below

Characters left: 4000

Please note by submitting this form you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Malaysia Discussions

Title Updated Last By Comments
DEBAT ISLAM VS KRISTEN. Fakta: ISLAM GAK AKAN M... (Jun '13) 27 min PRADITA 83,700
Lebih terkenal indonesia atau malaysia di mata ... (Dec '13) 51 min malon dirogol bri... 69
Diajak Ngomong English, HANZIP_RONDA (malon nya... 52 min HANZ IP--Europe 8
No telefon gay 0175322044 (Nov '10) 1 hr Dboy 3,817
nak gadis yang suka chat seks (May '09) 1 hr sham 1,336
Jokowi bikin hutang baru 1 hr north jowo 29
Palembang adalah ras preman TIDAK TAHU DIRI. (May '13) 1 hr rian 71
AKU GAY mau isap KONTOL/KOTE (Mar '10) 1 hr yandi 9,569
ALUTSISTA RAHASIA buatan INDONESIA (Aug '12) 6 hr Sulaiman 62,869
Saya baby mila , cewek bispak (Apr '08) 6 hr aldi 13,201

Malaysia People Search

Addresses and phone numbers for FREE