Muslim maids from Mindanao option for Muslim employers

Feb 4, 2010 | Posted by: Hazrull | Full story: www.nst.com.my

KUALA LUMPUR: With the ongoing freeze on the supply of Indonesian maids, Malaysians can now opt for Muslim maids from Mindanao, the Philippines.

Comments
1 - 20 of 61 Comments Last updated Nov 29, 2011
First Prev
of 4
Next Last
apasaja

Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Feb 4, 2010
 
Cepat Indon harus buat pilihan, batalkan ban sebelum nyesal jika maid Indon tidak diambil lagi.

Welcome Mindanao
Malingsia Mangkuk

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Feb 5, 2010
 
Sila ambil sebanyak banyaknya maids Cambodia,Timor Leste,Mindanao,etc...

Semoga ban berlaku selamanya...

Semoga dengan berkurangnya atau malah hilangnya maids Indonesia di Malingsia, bisa mengurangi masalah2 dalam hubungan kedua negara ke arah yg lebih baik...

Sila hantar balik semua orang Indonesia dari sana...

Soal apakah pemerintah Indonesia akan kerepotan menyediakan lapangan pekerjaan, mengatasi kemiskinan, etc...BIARLAH KAMI YG MEMIKIRKAN SERTA BEKERJA KERAS UNTUK MENGATASINYA.
BERHASIL ATAU GAGAL URUSAN KAMI...

Kalo maids dari Indonesia dianggap menyusahkan rakyat Malon...Sila putus kontrak mereka...

Dan segera ganti dengan Maids dari Philippine yg pintar bahasa Inggris itu...

Sila lakukan itu semua...

Pasti di Malingsia masalah akan hilang,betul?

Kalo masih ada PATI dari Indonesia masih mencoba menyeludup ke Malingsia, sila tangkap dan di proses sesuai hukum...

“what I need to comment:”

Since: Jan 10

~land below the wind~

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#3
Feb 5, 2010
 
Can a handsome young bachelor employ a young beautiful maid? I need one to do the housework so I can spend more time with topix... hihihi
Kopi O

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
Feb 5, 2010
 
This is good news. Malaysia pamer the real power of SUBSTITUTION, as it should long time ago.

Malaysia coba menolong Jawa atas dasar membantu sodara serumpun. Tapi sayangnya Jawa coba tunjuk lagak.

Pokoknya, Jawa akan TERMAKAN sama permainan adu-dombanya sendiri.
muhammad noor havid

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Feb 5, 2010
 
bila malingsia membatalkan kontrak kerja di indonesia dengan tidak mengambil pembantu dari indonesia tidak menjadi masalah , rejeki alloh swt yang mengatur , ketahuilah dunia tidak ada yang mustahil
Malingsia Mangkuk

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Feb 5, 2010
 
Kopi O wrote:
This is good news. Malaysia pamer the real power of SUBSTITUTION, as it should long time ago.
Malaysia coba menolong Jawa atas dasar membantu sodara serumpun. Tapi sayangnya Jawa coba tunjuk lagak.
Pokoknya, Jawa akan TERMAKAN sama permainan adu-dombanya sendiri.
Terserah kau boleh ngomomg apa saja...

Dalam hal ini aku sama sekali tidak percaya kalo Malingsia membuka pintu bagi TKI2 atas dasar solidaritas serumpun...

Yang rasional saja...

TKI2 datang ke Malingsia karena ada Supply and Demmand...
Malingsia kekurangan tenaga kerja, TKI butuh pekerjaan...

Malingsia menolong Jawa atas solidaritas serumpun adalah BULLSHIT !!!!

Itu Omong Kosong Besar....

Benar, ini berita bagus...Seharusnya Malingsia tidak pernah menerima TKI sejak tahun 1970an...

Sekali lagi aku katakan...Silakan ambil maids sebanyak-banyaknya dari Timor Leste, Cambodia, Philippine, Vietnam, Myanmar, Bangladesh, etc....

Semoga Ban ini berlaku selamanya...
Sobat

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Feb 5, 2010
 
muhammad noor havid wrote:
bila malingsia membatalkan kontrak kerja di indonesia dengan tidak mengambil pembantu dari indonesia tidak menjadi masalah , rejeki alloh swt yang mengatur , ketahuilah dunia tidak ada yang mustahil
Ada baiknya Malaysia tidak mengambil pembantu rumah asal Indonesia kerana ia sering dijadikan materi POLITIK dan ADU-DOMBA oleh orang2 Jawa. Anehnya ia tidak dijadikan ISU pula ke Arab dan Singapore walau mereka sering juga disiksa di sana.

Jangan sampai orang Malaysia berpendapat, Jawa makin ditolong, makin banyak gonggong. Umpama melepas anjing tersepit. Makin dibantu, makin banyak DIMUSUHIN pula.

Sobat

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Feb 5, 2010
 
Malingsia Mangkuk wrote:
<quoted text>
Terserah kau boleh ngomomg apa saja...
Dalam hal ini aku sama sekali tidak percaya kalo Malingsia membuka pintu bagi TKI2 atas dasar solidaritas serumpun...
Yang rasional saja...
TKI2 datang ke Malingsia karena ada Supply and Demmand...
Malingsia kekurangan tenaga kerja, TKI butuh pekerjaan...
Malingsia menolong Jawa atas solidaritas serumpun adalah BULLSHIT !!!!
Itu Omong Kosong Besar....
Benar, ini berita bagus...Seharusnya Malingsia tidak pernah menerima TKI sejak tahun 1970an...
Sekali lagi aku katakan...Silakan ambil maids sebanyak-banyaknya dari Timor Leste, Cambodia, Philippine, Vietnam, Myanmar, Bangladesh, etc....
Semoga Ban ini berlaku selamanya...
Yup, Malaysia membantu Indonesia atas nama SERUMPUN, SEBAHASA dan SEAGAMA.

Kalau tidak, sudah tentu RIBUAN yang mati ditembak saat mau nyusup ke Malaysia kerana dianggap MUSUH dan PENCEROBOH PERBATASAN. Coba lo nyusup ke Singapore sana.

Maaf, yang terpaksa ditanggung oleh Malaysia bukan cuma TKI terbesar dunia. Tapi atas dasar SERUMPUN, Malaysia juga turut menanggung

1. EXODUS EKONOMI
2. EXODUS POLITIK
3. Pendatang HARAM

asal Indonesia. Coba lo berserumpun sama australi dan singapore sana dan tanya apakah mereka mau untuk menerima

1. TKI terbesar dunia
2. Exodusan ekonomi
3. Exodusan politik
4. Pendatang haram

asal Indonesia pada MASA yang sama?

Supply and demand itu cuma datang kemudian hanya setelah Malaysia jadi kuasa sawit. Tapi pada garis kerasnya, Malaysia memandang Indonesia sebagai serumpun kerana di dunia ini cuma Malaysia dan Indonesia yang serumpun secara sejarah, budaya dan sosial.

apakah lu bilang lo berserumpun, sebahasa dan sebudaya sama PENGUIN dan Australi?
Sobat

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Feb 5, 2010
 
apasaja wrote:
Cepat Indon harus buat pilihan, batalkan ban sebelum nyesal jika maid Indon tidak diambil lagi.
Welcome Mindanao
Mindanao juga masih satu rumpun sama kita. Tapi kenapa kita tidak mengambil pembantu rumah dari Mindanao sejak dari dulu walaupun peluang itu TERBUKA LUAS? Kerana Malaysia tidak menganggap pemerintah Filipina itu sebagai SERUMPUN, SEBAHASA dan SEAGAMA. Ini beza dengan orang2 di Mindanao.

Malaysia cuba untuk membuka peluang jadi TK di Malaysia kpada warga Filipina dengan harapan supaya pemerintah Filipina mengirim yg asal Mindanao. Tapi apa yg pemerintah Filipina buat?--> Cuma ngirim TK asal sukunya sendiri dari utara. Anak2 Mindanao tetap dianaktirikan!

Macam juga Indonesia. Malaysia mengharapkan TK dari Kalimantan dan SUmatera, tapi yang dikirim TETAP saja TKI/TKW asal Jawa!!

Malingsia Mangkuk

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#11
Feb 5, 2010
 
Sobat wrote:
<quoted text>
Yup, Malaysia membantu Indonesia atas nama SERUMPUN, SEBAHASA dan SEAGAMA.
Kalau tidak, sudah tentu RIBUAN yang mati ditembak saat mau nyusup ke Malaysia kerana dianggap MUSUH dan PENCEROBOH PERBATASAN. Coba lo nyusup ke Singapore sana.
Maaf, yang terpaksa ditanggung oleh Malaysia bukan cuma TKI terbesar dunia. Tapi atas dasar SERUMPUN, Malaysia juga turut menanggung
1. EXODUS EKONOMI
2. EXODUS POLITIK
3. Pendatang HARAM
asal Indonesia. Coba lo berserumpun sama australi dan singapore sana dan tanya apakah mereka mau untuk menerima
1. TKI terbesar dunia
2. Exodusan ekonomi
3. Exodusan politik
4. Pendatang haram
asal Indonesia pada MASA yang sama?
Supply and demand itu cuma datang kemudian hanya setelah Malaysia jadi kuasa sawit. Tapi pada garis kerasnya, Malaysia memandang Indonesia sebagai serumpun kerana di dunia ini cuma Malaysia dan Indonesia yang serumpun secara sejarah, budaya dan sosial.
apakah lu bilang lo berserumpun, sebahasa dan sebudaya sama PENGUIN dan Australi?
Ya, terserah kaulah mau ngomomg apa?
Aku disini bukan mau adu pintar...
Intinya, untuk kebaikan hubungan kedua negara dimasa datang...
Masalah2 yang menyebabkan memburuknya hubungan kedua negara harus dikurangi dan malah kalo bisa dihilangkan...

Malon2 menganggap orang2 Indonesia adalah PEMBAWA MASALAH...
Untuk menyelesaikan masalah2 itu...salah satunya adalah Malingsia harus berhenti menerima TKI2/maids dari Indonesia...

Kalo Malingsia belum merasa cukup, Kalian boleh menghantar balik semua orang2 Indonesia yg tidak dikehendaki keberadaannya di sana...

Sekali lagi, kalo masih ada PATI penyeludup dari Indonesia, silakan tangkap dan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku di sana...

Setelah itu ganti TKI atau maids dari Indonesia dengan maids dari negara2 yg aku sebut tadi ....

Masalah selesai...

Malingsia aman, dan tak ada lagi menaggung beban masalah ...
Love

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#12
Feb 5, 2010
 
Sobat wrote:
<quoted text>
Mindanao juga masih satu rumpun sama kita. Tapi kenapa kita tidak mengambil pembantu rumah dari Mindanao sejak dari dulu walaupun peluang itu TERBUKA LUAS? Kerana Malaysia tidak menganggap pemerintah Filipina itu sebagai SERUMPUN, SEBAHASA dan SEAGAMA. Ini beza dengan orang2 di Mindanao.
Malaysia cuba untuk membuka peluang jadi TK di Malaysia kpada warga Filipina dengan harapan supaya pemerintah Filipina mengirim yg asal Mindanao. Tapi apa yg pemerintah Filipina buat?--> Cuma ngirim TK asal sukunya sendiri dari utara. Anak2 Mindanao tetap dianaktirikan!
Macam juga Indonesia. Malaysia mengharapkan TK dari Kalimantan dan SUmatera, tapi yang dikirim TETAP saja TKI/TKW asal Jawa!!
Are you sure, nowadays the majority maid and TKI from Indonesia on your country is from Java? I don't think so.. Pada Tahun 1980-an dan 1990-an memang banyak TKI dari jawa yang datang ke Malaysia to looking for a job but know most of Javanese TKI prefer go to middle east and hongkong rather than Malaysia..

As your information, qualified TKI much of them is from Java.

Most of migrant workers from Java did not make Malaysia as the main goal to find a job because of the rampant cases of violence experienced by workers there. The main purpose of Javanese workers now are middle east, hongkong and taiwan.

Kerajaan Malaysia sendiri sangat menginginkan maid dari Java yang terkenal ulet dan giat berkerja tapi karena lowest wage compare other country, TKI from Java lebih memilih middle east terutama dan hongkong sebagai negara tujuan.

Coz Malaysia offers the lowest wages compared to other countries and it makes malaysia be the place of unqualified TKI that in general most of them come from eastern Indonesia and other regions outside Java Island
Love

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
Feb 5, 2010
 
Malingsia Mangkuk wrote:
Sila ambil sebanyak banyaknya maids Cambodia,Timor Leste,Mindanao,etc...
Semoga ban berlaku selamanya...
Semoga dengan berkurangnya atau malah hilangnya maids Indonesia di Malingsia, bisa mengurangi masalah2 dalam hubungan kedua negara ke arah yg lebih baik...
Sila hantar balik semua orang Indonesia dari sana...
Soal apakah pemerintah Indonesia akan kerepotan menyediakan lapangan pekerjaan, mengatasi kemiskinan, etc...BIARLAH KAMI YG MEMIKIRKAN SERTA BEKERJA KERAS UNTUK MENGATASINYA.
BERHASIL ATAU GAGAL URUSAN KAMI...
Kalo maids dari Indonesia dianggap menyusahkan rakyat Malon...Sila putus kontrak mereka...
Dan segera ganti dengan Maids dari Philippine yg pintar bahasa Inggris itu...
Sila lakukan itu semua...
Pasti di Malingsia masalah akan hilang,betul?
Kalo masih ada PATI dari Indonesia masih mencoba menyeludup ke Malingsia, sila tangkap dan di proses sesuai hukum...
Absolutely agree with you^_^

let them receive the maids from any country that they like..

I can't wait for that^_^

because usually they are always finger point to Java as the main cause of Indonesian hostility and hatred to Malaysian..

Gw jadi penasaran aja, gimana kalau posisi maid and TKI from Indonesia digantikan Cambodia, Philipines or other apakah mereka tidak mengalami masalah yang sama dengan Indonesia? Aapakah Cambodia, Philipines or Timor Leste will feel okey if they worker get torture and abuse like our TKI did in Malaysia?

Jadi penasaran... semoga rencana mereka benar2 terwujud sehingga kita akan lihat apa yang terjadi dengan Malaysia, apakah mereka tidak mempunyai masalah dengan negara tersebut atau tidak..

very curious to see what happens if malaysia filled by migrant workers from other countries outiside Indonesia
kah kah

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Feb 5, 2010
 

Judged:

1

1

Malingsia Mangkuk wrote:
<quoted text>
Ya, terserah kaulah mau ngomomg apa?
Aku disini bukan mau adu pintar...
Intinya, untuk kebaikan hubungan kedua negara dimasa datang...
Masalah2 yang menyebabkan memburuknya hubungan kedua negara harus dikurangi dan malah kalo bisa dihilangkan...
Malon2 menganggap orang2 Indonesia adalah PEMBAWA MASALAH...
Untuk menyelesaikan masalah2 itu...salah satunya adalah Malingsia harus berhenti menerima TKI2/maids dari Indonesia...
Kalo Malingsia belum merasa cukup, Kalian boleh menghantar balik semua orang2 Indonesia yg tidak dikehendaki keberadaannya di sana...
Sekali lagi, kalo masih ada PATI penyeludup dari Indonesia, silakan tangkap dan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku di sana...
Setelah itu ganti TKI atau maids dari Indonesia dengan maids dari negara2 yg aku sebut tadi ....
Masalah selesai...
Malingsia aman, dan tak ada lagi menaggung beban masalah ...
nampaknya anda salah sangka..permasalahan hanya pada indonesia..kedutaan kami di baling telur dan bendera kami dibakar hanya kerana beberapa kes penderaan pada amah..malaysia tidak lepas tangan dan menghukum majikan yang melakukan kesalahan..jadi permasalahan di malaysia TIADA..hanya pada sikan indonesia sahaja..kenapa ya kalian tidak mahu melihat kesalahan sendiri tetapi mencari kesalahan pihak lain..contohnya di malaysia terdapat ramai TKI yang melakukan jenayah..lebih ramai kasus nya berbanding penderaan yang dilakukan oleh majikan..penderaan terhadap anak kecil (anak majikan) ada 16 kes terkumpul..apa tidak kejam bagi kalian apabila anak kecil yang tidak sampai setahun umurnya dicampak,ditendang..??apa itu semua tidak kejam..??apa kalian tidak pernah terpikir bahawa terdapat banyak kes pembunuhan yang dilakukan TKI itu tidak kejam..??bagaimana pula dengan kes rogol yang dilakuakan TKI..??apa itu juga tidak kejam..???

sekali lagi saya tegaskan permasalahan tiada di malaysia..permasalahannya cuma di indonesia..
ikutsukakula

Penang, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Feb 5, 2010
 
bila Malaysia ambil maid dari Mindanao .... tak perlu lagi forumer dari kaum Indon koar koar disini
sepatutnya udah buat kenduri kesyukuran .....
nanti tanyakan pada Obama ... potensi untuk eksport babu Indon ke US pula ....... hehehehe
baru la menepati standard negara G20 ....
Nafi Sahgem

Mexico

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
Feb 5, 2010
 
- Kalau hantar TKI ke Amerika, kena bersaing dengan TKM (tenaga kerja Mexico) yang berjuta di Amerika dan banyak yang illegal.

- Obama dan Amerika sudah pening kepala sangat dengan Tenaga Kerja Mexico (TKM), nak tambah pening dengan TKI import dari Indonesia pulak?

- Pemerintah Indonesia akan demand gaji maksima USD 1,200 sebulan, cuti dua hari seminggu, ada coverage Blue Cross dan Blue Shield, ada nombor social security, boleh undi untuk presiden Obama yang juga presiden Indonesia bagi TKI di Amerika.

- Kalau Amerika tak mau patuhi syarat Indonesia, pemerintah Indonesia akan TKI dari pergi ke Amerika sampai Amerika merayu kepada Indonesia nak TKI.

- Pemerintah Indonesia akan mengenakan syarat warga Indo yang nak pergi ke Amerika sebagai TKI mesti hadiri kursus pelajari bahasa Inggeris, memasak hamburger, hot dog, steak (rare, medium rare, medium, well done) terdahulu.
not-a-beyonce-fa ns

Thailand

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Feb 5, 2010
 
masalah indon kepada malaysia bukan TKI saja.

pemerintah indon dah lama berdiam diri tak bantu malaysia pulangkan TKI ilegal.

indon juga tak bantu malaysia dalam menangani crime yang diotaki WNI.banyak kasus mereka lakukan tapi tak diceritakan ke rakyat indon.

stop indon to be here..we dont need your low level workers.
ikutsukakula

Petaling Jaya, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
Feb 5, 2010
 
Nafi Sahgem wrote:
- Kalau hantar TKI ke Amerika, kena bersaing dengan TKM (tenaga kerja Mexico) yang berjuta di Amerika dan banyak yang illegal.
- Obama dan Amerika sudah pening kepala sangat dengan Tenaga Kerja Mexico (TKM), nak tambah pening dengan TKI import dari Indonesia pulak?
- Pemerintah Indonesia akan demand gaji maksima USD 1,200 sebulan, cuti dua hari seminggu, ada coverage Blue Cross dan Blue Shield, ada nombor social security, boleh undi untuk presiden Obama yang juga presiden Indonesia bagi TKI di Amerika.
- Kalau Amerika tak mau patuhi syarat Indonesia, pemerintah Indonesia akan TKI dari pergi ke Amerika sampai Amerika merayu kepada Indonesia nak TKI.
- Pemerintah Indonesia akan mengenakan syarat warga Indo yang nak pergi ke Amerika sebagai TKI mesti hadiri kursus pelajari bahasa Inggeris, memasak hamburger, hot dog, steak (rare, medium rare, medium, well done) terdahulu.
hehehehehe
jangan lupa kursus BERAK dijamban sekali

“what I need to comment:”

Since: Jan 10

~land below the wind~

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
Feb 6, 2010
 
It is good to have many sources of maids and workforce from ASEAN countries.
alfyr

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#21
Feb 6, 2010
 
naik taraf kerja pembantu rumah
tawarkan kpd penduduk tempatan
yg tak mampu
buat kerja umah sendiri lar

“what I need to comment:”

Since: Jan 10

~land below the wind~

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#22
Feb 6, 2010
 
How about maids from Bosnia?
They have blue eyes..some are blonde..hard working..
hihihihi

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

First Prev
of 4
Next Last
Type in your comments below
Name
(appears on your post)
Comments
Characters left: 4000

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

•••
•••