Dephan Siapkan RUU Wajib Militer
POLITIC: Friday, 15 Sep 2006 8:36:16 WIB

Jakarta - Para pemuda dan pemudi Indonesia bersiap-siaplah! Departemen Pertahanan saat ini sedang mempersiapkan RUU Wajib Militer. Mulai tahun 2008, anda yang berusia berusia 18-45 tahun akan dikenakan wajib militer.

"Wajib militer itu merupakan RUU yang masih dikaji dalam naskah akademik. Tapi ini masih embrional. Saya pikir muudah-mudahan bisa diterapkan 2008-2009 nanti," kata Dirjen Potensi Pertahanan (Pothan) Dephan Budi Susilo Soepandji.

Hal ini diungkapkan dia kepada detikcom disela-sela acara Forum Komunikasi Departemen Pertahanan di Universitas Pancasila, Jakarta, Kamis (14/9/2006).

"Mempertahankan kedaulatan negara harus total defense, pertahanan semesta. TNI hanya sebagai komponen utama, harus dibantu oleh komponen cadangan," tambah Susilo.

Menurutnya, RUU Wajib Militer tersebut sampai saat ini masih dalam penggodokan di Dephan. Yang pasti, UU ini suatu saat akan diberlakukan.

Adik Jampidsus Hendarman Soepandji ini mengatakan, latihan dasar kemiliteran sangat diperlukan untuk membantu TNI dalam mengatasi ancaman non-tradisional, yang bersifat non-militeristik.

"Misalnya pembalakan liar. Selama ini TNI kan hanya diperbantukan untuk kasus-kasus seperti itu," ujarnya.

Selain memberikan pelatihan dasar kemiliteran, UU ini bertujuan agar pelatihan dasar bersifat kemiliteran tidak dilakukan secara sembarangan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk tujuan tertentu.

"Tapi secara legal diayomi oleh Dephan sesuai UU. Tapi masih kita godok. Kurikulumnya juga," tandasnya.(bal/)
Sumber: detikcom