Comments
1 - 20 of 43 Comments Last updated Dec 25, 2010
First Prev
of 3
Next Last
handy

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
May 18, 2008
 
JAKARTA - Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia diproyeksikan bisa berada di level USD410 miliar atau setara Rp4.100 triliun. Jika target ini terealisasi, PDB Indonesia akan menembus peringkat 20 besar dunia.

"Saya yakin peringkat PDB Indonesia akhir tahun 2008, akan berada di nomor 18 besar dunia. Melewati negara Turki dan mendekati Belanda (negara anggota Uni Eropa)," ujar Ekonom Cyrillus Harinowo, dalam diskusi terbatas, di redaksi Sindo, di Jakarta, Kamis (15/5/2008) sore.

Optimisme Harinowo mencuat setelah beberapa kajian lembaga Internasional, termasuk bank investasi terbesar dunia Goldman Sach menyebut tiga tahun terakhir peringkat PDB Indonesia mengalami peningkatan. Pada 2004, posisi Indonesia masih berada di peringkat 25 dari 80 negara besar dan 2007 peringkat Indonesia membaik ke posisi 21 besar dunia dengan nominal sebesar Rp3.957 triliun.

Indikator kenaikan peringkat ini didorong oleh faktor membaiknya pendapatan perkapita penduduk. Data Bank Dunia (World Bank), kata dia, menyebutkan dari total 225 juta penduduk Indonesia sebesar 22,5 juta penduduknya berpenghasilan diatas USD6.000 pertahun dan 70 juta penduduk berpendapatan diatas USD1.900, dan sisanya di bawah USD1.900.

Jajaran angka statistik pendapatan perkapita (versi world bank ini) lebih tinggi dibandingkan prediksi Goldman Sach tahun 2006 yang berada di kisaran USD1.508 pertahun (232 juta penduduk).

Motor perubahan membaiknya peringkat ini, imbuh dia, karena faktor sumber daya alam dan jumlah penduduk yang mengalami peningkatan daya beli. PDB yang didorong income parkapita yang besar, lanjut dia, pada akhirnya akan memebrikan market yang besar.

Harinowo menambahkan, tahun lalu sektor riil bergerak cukup kencang karena didukung kondisi moneter yang stabil. Bahkan perkembangan sektor perbankan melebihi target dari Bank Indonesia. Dia mencontohkan, akhir tahun lalu pertumbuhan kredit korporasi di Bank Central Asia (BCA) tumbuh cukup tinggi, hingga menembus nilai Rp86 triliun (berada diatas sektor konsumsi yang berada di level Rp12-15 tiliun).

Dorongan perbankan maupun pasar modal inilah yang memicu pertumbuhan perusahaan-perusahaan sektor riil bergerak positif. Lantas benarkah pemerintah berperan besar?

"Sebagian besar perbaikan didorong oleh sektor swasta, sedangkan pemerintah justru terseok-seok dibelakangnya. Lihat saja, industri Indonesia berkembang dimana-mana, tetapi pemerintahnya masih berwacana mengembangkan infratruktur (jalan tol)," ungkap pria yang juga menjabat Komisaris di BCA ini.� (Setiawan Ananto/Sindo/rhs)
handy

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
May 18, 2008
 
malingsia di mana yach...???
handy

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#3
May 18, 2008
 
handy wrote:
malingsia di mana yach...???
malingsia kan sudah jauh ke depan, tinggal kita aja ketinggalan
Malon Bloon

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
May 18, 2008
 
Jangan gitu mas, mereka jadi minder tuch.
BTW tahun 2050 Goldmasn Sach memprediksi indo bakal jadi salah satu GDP terbesar setelah US, EU, Japan bersama Brazil, Russia, India dan China (plus Turki).
Tahun 2050 Malingsia sudah terhapus dari peta...
Anak Haram Vivi

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
May 18, 2008
 
Sebetulnya memang begitu, PDB Indonesia memang besar dibanding negara Manjingsia. Namun PDB itu harus dicari jalan keluar yang baik agar bisa merata keseluruh Rakyat.
Peace

Since: May 08

Entikong, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
May 18, 2008
 
Indonesia akan Jaya...
waittarraaa

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
May 18, 2008
 
Mr. Harinowo sdh pensiun tp masih rajin mengamati, dia salah satu yg selalu berusaha berpandangan optimis.
BabiMelacca

Mega, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
May 18, 2008
 
topix yg sangat menarik
iwan

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
May 18, 2008
 
hmmm. malay peringkat berapa yah??? ada yg tau?
Nenek Bogel

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
May 18, 2008
 
Malon Bloon wrote:
Jangan gitu mas, mereka jadi minder tuch.
BTW tahun 2050 Goldmasn Sach memprediksi indo bakal jadi salah satu GDP terbesar setelah US, EU, Japan bersama Brazil, Russia, India dan China (plus Turki).
Tahun 2050 Malingsia sudah terhapus dari peta...
'BRIC'(brazil, Rusia, india dan China)inilah sebenarnya biang kerok kenaikan harga minyak dunia dan krisis pangan saat ini.

Jadi Indo harus antisipasi dgn :
1. Cari energi alternatif selain minyak fosil yang gak merusak hutan seperti biofuel.
2. Swasembada pangan dan riset genetik ttg beras dll.
EDAN

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#11
May 18, 2008
 
INDO UDAH BANGKIT LAGI MENJADI MACAN ASIA, WELEH TAHUN 2050 MALINGSIA UDAH TERHAPUS BRO DARI PETA,AKIBAT TERKIKIS DARI ABRASI LAUT N KRISIS
Cho Sou

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#12
May 19, 2008
 
up :)

“Ph4nt0m, who?”

Since: Mar 08

Kuala Lumpur

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
May 19, 2008
 
lol...sedikit membangun sudah gembira sampai tahap macam ini..lebih baik tunggu sahaja mata wang anda tu naik dan tidak lagi "the poorest" among the world baru berasa gembira saja.. lol
History

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
May 19, 2008
 
mmm nampaknya ramai forumer tidak tahu apa itu ekonomi..., banyak negara di dunia ni keluaran dia tinggi tapi tetap dikategori negara miskin.,.. ada negara yang keluarannya kecil sangat tapi di kategori kaya...,

Caranya ialah GDP / jumlah penduduk... itu aje./.,.

Malaysia GDP ke 25 dunia..

Indonesia GDP tangga 15 dunia

Brunei GDP ??? tangga 158 dunia...

Pertanyaan saya., siapa lebih kaya?
marisa

Bandung, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
May 19, 2008
 
yihui malon bakal makin kesusul indonesia

malon makin kesusul indonesia

bersiaplah malon kejayaan akan menghampiri negara kami negara malon ke jurang menuju kehancuran kerna politiknya yang carut marut
History

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
May 19, 2008
 
marisa wrote:
yihui malon bakal makin kesusul indonesia
malon makin kesusul indonesia
bersiaplah malon kejayaan akan menghampiri negara kami negara malon ke jurang menuju kehancuran kerna politiknya yang carut marut
heheheeh wake up.... kami dah terlalu jauh ke depan... wake up lah../.,
marisa

Bandung, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
May 19, 2008
 
History wrote:
<quoted text>
heheheeh wake up.... kami dah terlalu jauh ke depan... wake up lah../.,
ke depan moncongnya itu yang gw percaya untuk yang lain non sense

sorry ya kasian para malon ga bisa ngadepin kenyataan...perekonomian malon sudah tak setangguh ketika di bawah kepemimpinan mahatir kacian

“They don't know”

Since: Nov 07

that they're dumb!

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
May 19, 2008
 
Anak Haram Vivi wrote:
Sebetulnya memang begitu, PDB Indonesia memang besar dibanding negara Manjingsia. Namun PDB itu harus dicari jalan keluar yang baik agar bisa merata keseluruh Rakyat.
Peace
Setuju !
kawal otonomi daerah dan penggunaan anggaran
jangan ada raja2 koruptor baru di daerah
zein_el

Seri Kembangan, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
May 19, 2008
 
Indonesia will overtake British Economy

MEXICO and Indonesia will both have bigger economies than the UK by 2050, according to a report out today which outlines the massive potential of the world’s emerging nations.
The report examines long-term demographic trends to suggest that countries such as Mexico, Indonesia, Brazil and Turkey all have young and fast-growing populations compared with the UK and continental Europe, putting them in line for significantly higher long-term growth rates.

India is forecast to have the fastest growth rate in its working-age population of any major economy in the next 50 years, while China is projected to become the world’s biggest economy in that time.

The report collectively identifies all these countries, together with Russia, as the “E7” group of emerging economies which it estimates will grow to become 75 per cent larger than the G7 group by 2050.

These seven countries hold between them nearly half the world’s population.

John Hawksworth, the head of macroeconomics for PricewaterhouseCoopers (PwC), who wrote the report, said that India had the potential be the fastest-growing economy in the world, overtaking China.

In US dollar terms, he forecast that India would grow by an average of 7.6 per cent a year between now and 2050, with Indonesia on 7.3 per cent and China at 6.3 per cent.

Mexico would see growth of 4.8 per cent a year, far ahead of the US on 2.4 per cent or the UK on just 1.9 per cent, his report predicted.

On a purchasing power parity measure, which adjusts GDP by the cost of living in each country, China will be 43 per cent larger than the US by 2050 and India will be the same size, PwC forecasts.

The fourth-biggest economy would be Brazil, followed by Japan, and then Indonesia and Mexico. Germany and the UK would drop to joint eighth place, down from third and fifth today.

However, Mr Hawksworth said that Britain should see being overtaken by these economies as an opportunity, and not a threat. He said:“UK companies need to factor these projections into their future planning to ensure they are best placed to take advantage of these opportunities.”

With investment in education, Britain could successfully specialise to its advantage while enjoying the benefits of low-cost imports from emerging markets, he said.

Figures from the Office for National Statistics highlight the size of the opportunity for UK companies.

The figures show that the share of Britain’s exports going to the “E7” economies was just 5 per cent in 2004. This compared with about 44 per cent going to the other six G7 countries.
__________
History

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
May 19, 2008
 
marisa wrote:
<quoted text>
ke depan moncongnya itu yang gw percaya untuk yang lain non sense
sorry ya kasian para malon ga bisa ngadepin kenyataan...perekonomian malon sudah tak setangguh ketika di bawah kepemimpinan mahatir kacian
heheheh.. wake up to you to... heheeh., jangan kemarahan dan dendam tidurkan anda. Malaysia memang berada kedepan dalam ekonomi berbanding Indonesia pada masa kini., kalau anda orang yang intelektual ini adalah fakta. So bangunlah dan kejar... kerana masa ni kami masih di depan... dan singapura pula di depan kami....Ini cabaran., bukan memperkecilkan., moga berjaya.

Selain itu, apa guna ekonomi besar kalau pembahagian tidak sekata.... GDP Indonesia ke 15 terbesar dunia.., Singapore 138 di dunia... siapa lebih kaya... Jawab.

So, saya juga sebagai tetangga senang hati kalau Indonesia berjaya kerana makmurnya ekonomi Indonesia bermaksud Asean boleh berdagang dengan Indonesia yang penduduknya ramai.

Semoga pembangunan ekonomi turut di ikuti dengan pengagihan yang rata.

Peace...,

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

First Prev
of 3
Next Last

Add your comments below

Characters left: 4000

Please note by submitting this form you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

•••