Judged:
3
2
2
yang menayangkan staf sebuah restoran cepat saji yang menyerang
seorang pengunjung. Dengan cepat, video ini memancing perdebatan
berbau rasisme di internet.
Dilansir Straits Times, Jumat 10 Februari 2012, video berdurasi 28 detik ini
menunjukkan beberapa staf restoran cepat saji keluar mendekati seorang
pengunjung dengan marah.
Aksi beberapa karyawan restoran ini sempat dilerai oleh staf lain sebelum
terjadi perkelahian. Tak disangka, dari dalam ruang karyawan tiba-tiba
keluar seorang staf lain yang langsung mendaratkan pukulan di wajah si
pengunjung.
Tidak hanya itu, si karyawan juga terus mendorong-dorong konsumen
yang datang dengan pasangannya itu. Informasinya, salah seorang staf
kesal dengan lontaran kalimat bernada rasis oleh pengunjung yang
menjadi sasaran itu.
Dalam sebuah konferensi pers kemarin, dijelaskan bahwa insiden terjadi
di outlet restoran cepat saji cabang Shah Alam. Insiden terjadi setelah
lebih dari 20 pengunjung kecewa karena kehabisan ayam setelah lama
mengantre. Antrean sudah berlangsung hampir satu jam lamanya.
Kentucky Fried Chicken kepada Free Malaysia Today mengatakan
perusahaan mengetahui video yang telah beredar luas itu. Perusahaan
sedang menyelidiki duduk permasalahan penyebab peristiwa berbau rasis
itu.
KFC juga menyatakan di Facebook-nya bahwa staf yang diduga terlibat
telah dinonaktifkan dari pekerjaannya sambil menunggu penyelidikan.
"Setelah penyelidikan selesai, kami akan mengambil semua tindakan yang
tepat. Tindakan ini sebagai tindak lanjut dugaan pelanggaran prosedur
dan standar layanan pelanggan," tulis pemberitahuan KFC.