surabaya - pusat pelacuran terbesar di asia tenggara

Posted in the Malaysia Forum

Comments

Showing posts 1 - 20 of374
< prev page
|
Go to last page| Jump to page:
WAKAKAK

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Dec 2, 2007
 

Judged:

2

1

1

Dolly atau Gang Dolly adalah nama sebuah kawasan lokalisasi pelacuran yang terletak di daerah Jarak, Pasar Kembang, Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Di kawasan lokalisasi ini, wanita penghibur "dipajang" di dalam ruangan berdinding kaca mirip etalase.

Konon lokalisasi ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara lebih besar dari Phat Pong di Bangkok, Thailand dan Geylang di Singapura[1]. Bahkan pernah terjadi kontroversi untuk memasukkan Gang Dolly sebagai salah satu daerah tujuan wisata Surabaya bagi wisatawan mancanegara.

[sunting] Sejarah
Gang Dolly ini sudah ada sejak zaman Belanda dan dikelola oleh seorang perempuan keturunan Belanda yang dikenal dengan nama Tante Dolly. Keturunan dari Tante Dolly tersebut sampai sekarang masih ada di Surabaya meskipun sudah tidak mengelola bisnis prostitusi tersebut.
ANTI-INDON

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Dec 2, 2007
 
WAKAKAK wrote:
Dolly atau Gang Dolly adalah nama sebuah kawasan lokalisasi pelacuran yang terletak di daerah Jarak, Pasar Kembang, Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Di kawasan lokalisasi ini, wanita penghibur "dipajang" di dalam ruangan berdinding kaca mirip etalase.
Konon lokalisasi ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara lebih besar dari Phat Pong di Bangkok, Thailand dan Geylang di Singapura[1]. Bahkan pernah terjadi kontroversi untuk memasukkan Gang Dolly sebagai salah satu daerah tujuan wisata Surabaya bagi wisatawan mancanegara.
[sunting] Sejarah
Gang Dolly ini sudah ada sejak zaman Belanda dan dikelola oleh seorang perempuan keturunan Belanda yang dikenal dengan nama Tante Dolly. Keturunan dari Tante Dolly tersebut sampai sekarang masih ada di Surabaya meskipun sudah tidak mengelola bisnis prostitusi tersebut.
INDOG SEMESTINYA BANGGA SIIIH....
TOLOL

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
Dec 2, 2007
 
bangga apa??malu sihhhhh
mickey-kiki 93

Kota Bharu, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Dec 2, 2007
 
WAHAI INDON,KALU YE PUN KAU NAK BANGUNKAN NEGARA KAU,JGNLAH KAU BANGUNKAN INDUSTRI INI..BUAT MALU PEJUANG2 KAU YG KAT DLM KUBOR TU..
BANGSAT MALAYSIA

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Dec 2, 2007
 

Judged:

1

he goblok, lihat tuh berita. dolly bentarlagi dibubarkan. jangan menghina surabaya. kamu itu nggak tahu apa-apa sok memberitakan negeri orang.

dolly kok di pasar kembang. kamu itu tahu apa?

dasar goblok....

siapa bilang terbesar?

kalo negaramu kamu kira bersih? lihat tu di daerah Kajang dan johor.. banyak tuh lonte alias pelacur...

anjing lu..

arek dolly
TOLOL

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Dec 2, 2007
 
BANGSAT MALAYSIA wrote:
he goblok, lihat tuh berita. dolly bentarlagi dibubarkan. jangan menghina surabaya. kamu itu nggak tahu apa-apa sok memberitakan negeri orang.
dolly kok di pasar kembang. kamu itu tahu apa?
dasar goblok....
siapa bilang terbesar?
kalo negaramu kamu kira bersih? lihat tu di daerah Kajang dan johor.. banyak tuh lonte alias pelacur...
anjing lu..
arek dolly
WKAKAKAK...INDOGSIAL SENDIRI TAK PERCAYA FAKTA DI ATAS...

KAMU JUGA DILAHIRKAN DI SURABAYA YANG BERARTI KAMU JUGA ANAK PELACUR YANG TENTUNYA LUAR NIKAH...

KESIAN KAMU...memang sukar mao terima kenyataan ini..

wkaakakakakakak
crown_prince

Kuwait

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Dec 2, 2007
 
WAKAKAK wrote:
Dolly atau Gang Dolly adalah nama sebuah kawasan lokalisasi pelacuran yang terletak di daerah Jarak, Pasar Kembang, Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Di kawasan lokalisasi ini, wanita penghibur "dipajang" di dalam ruangan berdinding kaca mirip etalase.
Konon lokalisasi ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara lebih besar dari Phat Pong di Bangkok, Thailand dan Geylang di Singapura[1]. Bahkan pernah terjadi kontroversi untuk memasukkan Gang Dolly sebagai salah satu daerah tujuan wisata Surabaya bagi wisatawan mancanegara.
[sunting] Sejarah
Gang Dolly ini sudah ada sejak zaman Belanda dan dikelola oleh seorang perempuan keturunan Belanda yang dikenal dengan nama Tante Dolly. Keturunan dari Tante Dolly tersebut sampai sekarang masih ada di Surabaya meskipun sudah tidak mengelola bisnis prostitusi tersebut.
Hmm......sama saja! GENTING ISLAND di malingsia ternyata prostitusi dilegalkan.

Istilah bagi orang malingsia : gajah di pelupuk mata tak tampak, tapi kuman di seberang lautan tampak!
BANGSAT MALAYSIA

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Dec 2, 2007
 
crown_prince wrote:
<quoted text>
Hmm......sama saja! GENTING ISLAND di malingsia ternyata prostitusi dilegalkan.
Istilah bagi orang malingsia : gajah di pelupuk mata tak tampak, tapi kuman di seberang lautan tampak!
SETUJU...!!!
LIHATLAH PELACUR MALAYSIA DI SURABAYA, MAHASISWA. HARGANYA PUN MURAH. 250RB. ATAU SETARA RM90.
ANAK KULIAHAN, SIANG BERJILBAB. MALAM BIADAB...
KAU MAU BUKTI... AKU TUNJUKKAN SEKARANG...
reZ

Jogjakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
Dec 2, 2007
 
TOLOL wrote:
<quoted text>
WKAKAKAK...INDOGSIAL SENDIRI TAK PERCAYA FAKTA DI ATAS...
KAMU JUGA DILAHIRKAN DI SURABAYA YANG BERARTI KAMU JUGA ANAK PELACUR YANG TENTUNYA LUAR NIKAH...
KESIAN KAMU...memang sukar mao terima kenyataan ini..
wkaakakakakakak
Eh...nGaCa doooonkkk!!!kyK d'maLaysia ga bYk jG tmpT2 kyK gtU..beRani2nya ngaTain oRg sUraBaya apLg indOnEsia.apa jGn2 km sEndiRi yG anaK peLacuR???nGaca tU sm senDiRi..jgn bSnya ngeHina oRg..punya kaCa ga??hahahahaha...
Malaysia Truly Liar

Bandung, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#11
Dec 2, 2007
 

Judged:

1

1

1

rieke diah pitaloka ingin mendirikan perpustakaan di Gang Dolly

Since: Oct 07

Location hidden

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Dec 2, 2007
 
heh Bodoh Malon....
ko itu tak tau apa2 Surabaya, LOL
tempat tanah lahirku.....BODOH.....
sekarang tuh udah ada pengajian dan acara2 Islami, penyadaran PSK, pebagian kondom demi kesehatan...
mana bukti ada etalase untuk wanita penghibur....
mana bukti kontroversi pemkot memasukkan dolly
sebagai kawasan wisata....
malah, pemkot (pemerintah kota) ingin memusnahkan atau merelokasi ataupun membubarkan kawasan hina tersebut.....meski masih perencanaan.....

BODOH KAT ORG2 MALON.....

yang pasti yang mendirikan gang Dolly
bukan org Indo.....
icha-surabaya-In donesia

Surabaya, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
Dec 6, 2007
 
perdebatan seperti itu tidak akan menyelesaikan masalah..
kenapa kita tidak coba berpikir untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan dolly tersebut.
berpikir saja itu sudah jauh lebih membantu daripada hanya memeperdebatkan.
mahasiswa di surabaya sendiri sudah banyak ambil bagian dalam hal ini, seperti penyuluhan tentang HIV/AIDS dan juga kuliah gratis tentang kanker serviks(rahim)yang diberikan kpd WTS.
yang paling mengejutkan, para WTS sangat antusias sekali tentang kegiatan2 seperti ini.
itu menunjukkan bahwa adanya kepedulian terhadap kesehatan individu. semoga dalam jangka panjang WTS2 yg ada di Dolly dapat berkurang.

“Malaysia Boleh”

Since: Nov 07

Bukit Damansara

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Dec 6, 2007
 
setuju, WTS itu pun gara2 susah hidup .. gimana lagi yg kalau pemenrintah anda tidak perduli mereka ...tdak ada pembantuan untuk pemulihan, maka yg terjebak terus terjebak
JamanDoeloe

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Dec 6, 2007
 
BANGSAT MALAYSIA wrote:
he goblok, lihat tuh berita. dolly bentarlagi dibubarkan. jangan menghina surabaya. kamu itu nggak tahu apa-apa sok memberitakan negeri orang.
dolly kok di pasar kembang. kamu itu tahu apa?
dasar goblok....
siapa bilang terbesar?
kalo negaramu kamu kira bersih? lihat tu di daerah Kajang dan johor.. banyak tuh lonte alias pelacur...
anjing lu..
arek dolly
Di Dolly ada masdjid dan soeraoe. 20,000 pekerdjda seks bikin Raden Adjen Kartini maloe sekali.Dolly maoe boeboer, gila loe! Bisa pelacoer Indonesia berontak.
Keramat Tunggal apa kurangnja.
Stop gunkan edjaan Malaysia.
JamanDoeloe

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
Dec 6, 2007
 
W_Harris wrote:
setuju, WTS itu pun gara2 susah hidup .. gimana lagi yg kalau pemenrintah anda tidak perduli mereka ...tdak ada pembantuan untuk pemulihan, maka yg terjebak terus terjebak
Sejak merdeka, penempatan WTS malah makin tambah besar.
JamanDoeloe

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
Dec 6, 2007
 
Malaysia Trully Liar wrote:
rieke diah pitaloka ingin mendirikan perpustakaan di Gang Dolly
Dirikan PUSKESMAS-ABORTUS-WTS.
jay

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#21
Dec 7, 2007
 
hebat-hebat indonesia punya gudang jablay jangan narkoba aja yang punya gudang
anak medan

Medan, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#22
Dec 12, 2007
 
woi orang malon (MAlaysia LONte) mulutmu jangan asal-asal omong. Di Ganyang baru tau.
Duri_kaktus

Cirebon, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#23
Dec 12, 2007
 
Kalem. Muka sendiri tercoreng ga keliatan, muka orang lain dihina. Kasih cermin yang gede dulu, ngaca, terus boleh komentar.
Di Malingsia ga ada kaca kayaknya, maklum masih terbelakang.
hukum

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#25
Dec 15, 2007
 
duh ngomongin yang ga penting, mau di belahan dunia mana pun pasti pelacuran tetep ada!!!!
Pelacur melacur karena butuh makan, apalagi dalam keadaan ekonomi yang susah, jangan hanya menyalahlan pelacur, pelacuran ada karena ada permintaan dari lelaki hidung belang.
Hukum tidak pernah melarang pelacur untuk melacur, tapi hukum hanya melarang dan mengenakan sanksi kepada para mucikari ato germo.
Mau di Malangsinga, mau di Indon, bahkan di negara-negara yang paling bermoral sekalipun pelacur akan tetap ada!!!!!!!!

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

Showing posts 1 - 20 of374
< prev page
|
Go to last page| Jump to page:
Type in your comments below
Name
(appears on your post)
Comments
Characters left: 4000

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

•••
•••