Timor Timur akan Kembali Bergabung dengan RI

Posted in the East Timor Forum

Comments
1 - 20 of 2,981 Comments Last updated Jun 20, 2014
First Prev
of 150
Next Last
Santo

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Mar 9, 2008
 

Judged:

5

4

3

Peluang Kembalinya Timtim ke Pangkuan RI Kian Terbuka
Mataram, CyberNews.Pengamat hukum dan politik Universitas Mataram (Unram), H. Satriawan Sahak, SH M.Hum, mengemukakan peluang kembalinya Timor-Timur (Timor Leste,red) ke pangkuan "Ibu Pertiwi" kian terbuka.
"Melihat situasi dan kondisi sosial politik yang terjadi di daerah bekas jajahan Portugal itu pasca kemerdekaan setelah jajak pendapat 1999, berpeluang besar kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi," katanya kepada wartawan di Mataram, Minggu.
Menurut dia, kondisi sosial politik yang kian memanas, khususnya setelah penembakan warga sipil oleh pasukan perdamaian asal Australia, merupakan wujud tidak mampunya negara-negara asing mengamankan daerah itu dari pergolakan "perang saudara".
Perang saudara yang berkepanjangan tidak akan pernah berakhir bila penanganan menggunakan pola-pola Barat, karena karakteristik masyarakat setempat sangat berbeda dengan budaya-budaya asing.
Kolonial Portugis pada 1974, pada saat terjadi "Revolusi Bunga" hengkang meninggalkan wilayahya dan membiarkan masyarakat Timor-Timur terlibat perang saudara.
Ketidakmampuan mengamankan daerah jajahannya ditandai dengan memberikan "kekuasaan" kepada salah satu partai, yakni Fretelin, sehingga terjadi pergolakan perang saudara yang melibatkan beberapa partai lain seperti UDT, Apodete, Trabalista, Kota.
Perang saudara yang berkecamuk didaerah bekas jajahan Portugis tersebut memaksa sebagian besar masyarakat Timor Leste, khususnya dibagian Barat Timor Timur seperti Dili, Liquisa, Ermera, Maliana (Bobonaro), Kovalima, Oecusi mengungsi ke wilayah Timor Barat (Atambua, red).
Pengungsian seperti itu bukan hanya terjadi saat berkecamuknya perang saudara tahun 1974/1976 dan pasca jajak pendapat tahun 1999, tetapi beberapa kali sebelumnya saat terjadi pemberontakan masyarakat Timor Timur terhadap negara kolonial Portugis.
Berdasarkan catatan sejarah, pergolakan yang terjadi dalam masyarakat Timor Timur (Timor Leste) tidak akan pernah reda selama ditangani orang atau pihak asing. "Seorang tokoh pejuang dan tokoh agama Timor-Iimur almarhum Pendeta Vicente pernah menyatakan bahwa berintegrasinya Timor-Timur ke NKRI merupakan kehendak Tuhan Yang Maha Esa," katanya.
Santo

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Mar 9, 2008
 

Judged:

2

2

2

Menurut Vicente, mantan Ketua Sinode Gereja Protestan setempat, berintegrasinya Timor Timor ke NKRI bagaikan seorang anak yang hilang dan kembali kepangkuan ibunya.
Dalam jajak pendapat tahun 1999 hasilnya dimenangi masyarakat "Prokem" (Pro Kemerdekaan) dengan perbandingan suara 71 dengan 29, tetapi berdasarkan sejarah suku etnis Timor Timur dengan Timor Barat tidak pernah bisa terpisahkan.
Dari berbagai sisi seperti bahasa dan adat istiadat, masyarakat Timor Timur yang mendiami wilayah Timur dan masyarakat Timor Barat yang mendiami wilayah Barat, memiliki kesamaan yang tidak terpisahkan.
"Kalaupun sekarang kedua bersaudara itu harus terpisah karena kepentingan politik, tetapi keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, dan masyarakat Timor Timur akan aman bila kembali bersatu dengan saudara-saudaranya di Timor Barat," katanya.
Menjawab pertanyaan, Satriawan yang senantiasa mengikuti perkembangan wilayah negara Timor Leste menyatakan berdasarkan fakta saat masyarakat Timor Timor berintegrasi dengan NKR tahun 1976 hingga 1999, daerah itu relatif aman dan masyarakatnya menikmati kesejahteraan.
Dibanding dengan masa penjajahan Portugis dan setelah mendapatkan kemerdekaan tahun 2001, maka masa "emas" bagi masyarakat Timor Timur adalah saat berintegrasi (1976 s/d 1999).
Itu sebabnya, tidak sedikit masyarakat Timor Leste yang setelah merdeka dan melepaskan diri dari NKRI menyesal, karena janji Uskup Belo (pimpinan Gereja Katholik pada masa itu) akan hidup lebih sejahtera setelah merdeka, ternyata tidak kunjung nyata.
Bahkan perang saudara kian menjadi, pertikaian antar kelompok etnis yang ada justru semakin tidak terkendali, kehidupan kian susah, karena harga-harga sandang-pangan mengalami peningkatan luar biasa.
Masyarakat sangat merindukan kehidupan d imasa-masa integrasi, sehingga peluang kembalinya masyarakat Timor Timur kepangkuan Ibu Pertiwi kian besar. Suka tidak suka, cepat atau lambat, pemerintah Indonesia harus mempersiapkan diri.
"Memang terlepasnya Timor Timur pasca jajak pendapat merupakan pengalaman yang sangat pahit bagi bangsa Indonesia. Tetapi demi kemanusiaan, Indonesia tidak mungkin mampu menolak keinginan kembalinya masyarakat Timor Timur ke pangkuan Ibu Pertiwi. Ibarat anak yang hilang tidak mungkin orangtua melakukan penolakan," demikian Satriawan Sahak.( ant/Cn07 )
LAKAN

Quezon City, Philippines

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#3
Mar 9, 2008
 

Judged:

1

1

Sorry Aja deh! Pengamat politic ini tak laku deh di depan mata timor! i THINK THIS POLITICIAN Sarjana noodle need to study more! Sarjana noodle like him know nothing about timor!
Santo wrote:
Peluang Kembalinya Timtim ke Pangkuan RI Kian Terbuka
Mataram, CyberNews.Pengamat hukum dan politik Universitas Mataram (Unram), H. Satriawan Sahak, SH M.Hum, mengemukakan peluang kembalinya Timor-Timur (Timor Leste,red) ke pangkuan "Ibu Pertiwi" kian terbuka.
"Melihat situasi dan kondisi sosial politik yang terjadi di daerah bekas jajahan Portugal itu pasca kemerdekaan setelah jajak pendapat 1999, berpeluang besar kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi," katanya kepada wartawan di Mataram, Minggu.
Menurut dia, kondisi sosial politik yang kian memanas, khususnya setelah penembakan warga sipil oleh pasukan perdamaian asal Australia, merupakan wujud tidak mampunya negara-negara asing mengamankan daerah itu dari pergolakan "perang saudara".
Perang saudara yang berkepanjangan tidak akan pernah berakhir bila penanganan menggunakan pola-pola Barat, karena karakteristik masyarakat setempat sangat berbeda dengan budaya-budaya asing.
Kolonial Portugis pada 1974, pada saat terjadi "Revolusi Bunga" hengkang meninggalkan wilayahya dan membiarkan masyarakat Timor-Timur terlibat perang saudara.
Ketidakmampuan mengamankan daerah jajahannya ditandai dengan memberikan "kekuasaan" kepada salah satu partai, yakni Fretelin, sehingga terjadi pergolakan perang saudara yang melibatkan beberapa partai lain seperti UDT, Apodete, Trabalista, Kota.
Perang saudara yang berkecamuk didaerah bekas jajahan Portugis tersebut memaksa sebagian besar masyarakat Timor Leste, khususnya dibagian Barat Timor Timur seperti Dili, Liquisa, Ermera, Maliana (Bobonaro), Kovalima, Oecusi mengungsi ke wilayah Timor Barat (Atambua, red).
Pengungsian seperti itu bukan hanya terjadi saat berkecamuknya perang saudara tahun 1974/1976 dan pasca jajak pendapat tahun 1999, tetapi beberapa kali sebelumnya saat terjadi pemberontakan masyarakat Timor Timur terhadap negara kolonial Portugis.
Berdasarkan catatan sejarah, pergolakan yang terjadi dalam masyarakat Timor Timur (Timor Leste) tidak akan pernah reda selama ditangani orang atau pihak asing. "Seorang tokoh pejuang dan tokoh agama Timor-Iimur almarhum Pendeta Vicente pernah menyatakan bahwa berintegrasinya Timor-Timur ke NKRI merupakan kehendak Tuhan Yang Maha Esa," katanya.

“Headless-Lineles s”

Since: Dec 07

Kuta, Lombok

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Mar 10, 2008
 
Peluang tetaplah peluang. Tapi yang lebih penting adalah adanya kemauan untuk meraih peluang tersebut.

Bagaimanapun besarnya peluang itu, TL tidak akan pernah kembali ke Indonesia.

“Headless-Lineles s”

Since: Dec 07

Kuta, Lombok

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Mar 10, 2008
 

Judged:

1

The correct conclusion should not:
"demi kemanusiaan, Indonesia tidak mungkin mampu menolak keinginan kembalinya masyarakat Timor Timur ke pangkuan Ibu Pertiwi",

but

"for humanity reason, Indonesia should be prepared to build refuge camps to accomodate civilian exodus for the next potential riots"
Timoriginal

Timor-Leste

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Mar 10, 2008
 

Judged:

4

3

2

Sorry man, jangan mimpi....

Lebih baik mati dari pada kembali ke NKRI

Viva Timor-Leste
Patria ou Muerte...!!!
ragil

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Mar 11, 2008
 
itulah persoalannya...
kebanyakan orang Indonesia justru menganggap Timor Timur cuma bikin susah...

Since: Mar 08

Dunn, NC

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Mar 13, 2008
 

Judged:

2

1

NO EFFIN WAYYYYYYYYYY!
Matebian-Lemorai

Bandung, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
Mar 16, 2008
 

Judged:

1

1

Sah-sah saja seorang pengamat politik dapat mengatakan bahwa Timor Leste yang sudah memilih untuk memisahkan diri dengan Indonesia akan kembali ke pangkuan ibu pertiwi. sayang sekali namanya juga pengamat, suka mengamati tapi tidak yakin apa yang sedang diamati, tidak beda halnya seperti seorang penontong sepak bola yang tidak tahu main bola tapi pandai mengamati pertanding sepak bola.

Anda mengamatinya dari kaca mata politik yang mana, sehingga bisa mengatakan demikian, apakah bapak pengamat politik bisa memberikan contoh nyata didunia ini pernah ada negara yang sudah memilih merdeka, tapi karena setelah merdeka menghadapi berbagai tantangan sehingga kemudian kembali kepada negara yang sebelumnya menjadi wilayahnya?

Saya jamin, Tidak mungkin ada, mana mungkin,suatu negara yang sudah mereka dan di akui melalui aturan-aturan dan hukum internasional,apalagi kemerdekaan yang di raih itu melalui perjuangan panjang. Anda tahu alasan dibalik invasi Indonesia ke Timor Timur pada tanggal 7 November 1975, andaikan tahu, saya jamin bahwa saudara pengamat politik tidak akan mengatakan demikian. Apa juga bapak tahu bahwa aturan-aturan main international terhadap pengakuan suatu negara? kalau tahu, mana mungking pernyataan seperti ini di kemukakan. Mungkin juga bapak pengamat politik tidak bahwa Timor-Leste sudah terdaftar sebagai negara anggota PBB yang ke 192.

Akhir kata, cuma ingin menghimbau kepada pengamat politik yang terhormat ini, bahwa kalau anda bukan pengamat politik internasional sebaikya jangan berkomentar karena efeknya akan berpulang kepada anda, tentu itu tidak pantas bagi seorang pengamat, apalagi seorang dosen, mau jadi apa nanti semua mahasiswa yang bapak pengamat ajari, apakah dengan suatu pandangan prakmatis seperti ini. tentunya bukankan?

Mahasiswa Timor Leste, sedang melanjutkan pendidikan S2 di Australia, Jurusan Hubungan Internasional, Australian National University.

biaso

Pekanbaru, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#11
Mar 17, 2008
 

Judged:

2

2

1

....PERLU DI RENUGKAN OLEH TIMORESE.....
- DULU SAAT INTEGRASI/BERSAMA INDONESIA GNP PERKAPITA TIMORESE=$US1500.
- KEADAAN SEKARANG SETELAH BERPISAH DNGAN INDONESIA GNP PERKAPITA TIMORESE=$US300.

JADI KEADAAN WAKTU BERGABUNG DENGAN INDONESIA MASYARAKAT TL LEBIH ENAK & SEJAHTERA. KEADAAN SETELAH MERDEKA SANGAT MENYEDIHKAN TAMBAH BANYAK ORANG YANG MENJADI MISKIN.
PANTAS SAJA BANYAK RAKYAT T LESTE YANG MERINDUKAN KEADAAN SAAT BERGABUNG DENGAN INDONESIA. SEKARANG T LESTE MALAH MISKIN DAN DIKUASAI & DI ATUR OLEH TENTARA ASING. INI SEBAGAI PELAJARAN BAGI TIMORESE AGAR BERPIKIR YANG JERNIH/MATANG SEBELUM MENGAMBIL KEPUTUSAN, KALIAN HANYA DIMANFAATKAN OLEH ELITE POLITIK T LESTE YANG SEKARANG HIDUP ENAK. OIL & GAS DI KUASAI AUSTRALIA, T LESTE HANYA MENDAPAT SISANYA YANG TIDAK SEBERAPA. PLEASE THINK ABOUT IT
biaso

Pekanbaru, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#12
Mar 17, 2008
 

Judged:

2

1

1

T LESTE BELUM MERDEKA..TAPI MASIH DIJAJAH DENGAN SYSTEM YANG BARU. T LESTE TIDAK BERDAYA SAAT PERJANJIAN OIL & GAS TIMOR GAP..AUSTRALIA YANG PALING MENGUASAINYA. BANYAK RAKYAT T LESTE YANG BETAH TINGGAL BERLAMA LAMA DI TIMOR BARAT (INDONESIA), MEREKA DIHARUSKAN KEMBALI KE TL HANYA KARENA TERIKAT PERATURAN IMIGRASI. APA YANG DIBERIKAN OLEH PASUKAN ASING (AUSTRALIA,ETC) SEKARANG???..KEAMANAN??? NO......KESEJAHTERAAN??? NO....
TL BARU BISA DIKATAKAN MERDEKA BILA KALIAN MAMPU ATUR PEMERINTAHAN SENDIRI. NEGARA NEGARA LAIN YANG BARU MERDEKA MEREKA BISA ATUR SENDIRI TANPA KETERLIBATAN PASUKAN ASING, MEREKA BERANI TOLAK KETERLIBATAN ASING YANG KADANG JUSTRU MENJADI SUMBER MASALAH KARENA MEMBAWA KEPENTINGANNYA MASING MASING. PENDUDUK ANDA SEDIKIT..SUMBER DAYA ALAM BANYAK...SEHARUSNYA ANDA BISA MAKMUR KALAU ANDA YANG URUS/CONTROL SENDIRI.
Apa Tampok

Sydney, Australia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
Mar 21, 2008
 

Judged:

2

2

2

Selamat Merdeka Timor Leste. Monyet-monyet indonesia terutamanya monyet jawa sangat tergiur dengan bumi Timor Leste.

Yang menamakan dirinya pengamat politik itu sebenarnya bukan pengamat politik, tetapi tukang makan bakso atau indomie.

Ha ha ha untuk monyet jawa

Ha ha ha untuk monyet indunesia
xxxxxx

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Mar 22, 2008
 

Judged:

2

1

1

Ramos Horta pernah bilang, "Kalau proyek kemerdekaan ini gagal, kita akan integrasi dengan Indonesia."
South London

Reading, UK

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
Mar 22, 2008
 
Apa yg dikatakan oleh pak Ramos itu hanya semata2 utk memancing reaksi kalian.
South London

Reading, UK

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Mar 22, 2008
 
Maklumlah pengamat politiknya dididik dibawah POOR EDUCATION SYSTEM jadi sama aja dia gali loban utk kamu. Maaf ya bahasa saya kurang bagus.
ragil

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
Mar 23, 2008
 
itulah seperti kukatakan...

keinginan horta sendiri mustahil dipenuhi indonesia :(
Vicente de Sousa Nalcko

Australia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Mar 26, 2008
 

Judged:

2

2

1

Belum pernah ada tuh disejarah dunia ada negara berdaulat merdeka yang kemudian berintegrasi kembali dengan Negara lain.malu dong sponsornya khan PBB mana mungkin PBB ingin mencabut kembali kedaulatan sebuah negara. Enak aja.Timor leste baru beberapa tahun merdeka masih bayilah ,fresh dan masa depan masih panjang banyak negara yang baru merdeka saja dulunya nggak mampu dan kacau balau bahkan sampai sekarang Ekonominya masih dijajah ,penduduknya sampai nggak dapat tanah utk tinggal...kasihan.Merdeka diatas kertas tapi ekonominya belum seratus persen merdeka . Step by steps akan tercapailah kemakmuran asal orang sirik dan sakit hati jangan menganggu terus dibalik layar. Nasinalisme Rakyat Timor harus deitegakkan kembali agar tidak mudah dihasut. Orang Australia dll yang ada Di Timor leste hanya sekedar datang membantu sebagai negara Tetangga kehadiran mereka juga buka aggresi militer kog.. tetapi adalah resmi permintaan bantuan dari rakyat Timor Leste dan Ijin dari PBB kog.
LAKAN

Quezon City, Philippines

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
Mar 27, 2008
 

Judged:

1

1

xxxxxx wrote:
Ramos Horta pernah bilang, "Kalau proyek kemerdekaan ini gagal, kita akan integrasi dengan Indonesia."
Tell this to your childre TK (taman kanak-kanak)!
PEACE

Cambodia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
Mar 28, 2008
 

Judged:

2

1

1

Indonesia not Timor leste dream.....Indonesia independent for 55 years but the Economic still not stabil and better you busy with your other province like Iraina Ambon and aceh,,, dnt bother about Timor cause we never and don't need you, ausralia, Portugal and the other country still with Us."VIVA TIMOR LESTE".Everything will be fine,don't worry...God will bless TImor leste The pope of paus II will be with us even he not in the earth anymore....We are bless country from POPE....

PEACE.
Paduka Raja

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#21
Apr 3, 2008
 

Judged:

1

1

Kita lihat saja nanti... ;)

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

First Prev
of 150
Next Last

Add your comments below

Characters left: 4000

Please note by submitting this form you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Other Recent East Timor Discussions

Title Updated Last By Comments
Islam agama benar Kristen agama GILA!! (Aug '12) Wed kristian 721
Jika Indonesia mencabut bantuan ke timor leste? (Jul '13) Tue indoneslover 50
Tahun 2025 ----> Republica Democratica Timor Raya (Sep '10) Tue indoneslover 176
kenapa orang timor leste negara miskin mukanya ... (Feb '13) Tue indoneslover 159
hot 2014 australia ketakutan indonesia ancam pe... (Feb '14) Tue indoneslover 31
India woman wear no underwear under their sarees (May '11) Aug 19 samy 94
Sangat menyenangkan hidup di Timor Leste saat ini. (Dec '10) Aug 18 indoneslover 476

Search the East Timor Forum:
•••