Comments
1 - 9 of 9 Comments Last updated Apr 15, 2011

Since: Mar 09

Location hidden

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Apr 19, 2009
 
Mengenal Nama dan Sifat Allah

Ilmu tentang mengenal Allah dan Rasul-Nya merupakan ilmu yang paling mulia. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,“Kemuliaan sebuah ilmu mengikuti kemuliaan objek yang dipelajarinya.” Dan tentunya, tidak diragukan lagi bahwa pengetahuan yang paling mulia, paling agung dan paling utama adalah pengetahuan tentang Allah di mana tiada ilah (sesembahan) yang berhak disembah kecuali Dia semata, Rabb semesta alam.

Since: Mar 09

Location hidden

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Apr 19, 2009
 
Ilmu Tentang Allah Adalah Pokok dari Segala Ilmu

Ilmu tentang Allah adalah pokok dan sumber segala ilmu. Maka barangsiapa mengenal Allah, dia akan mengenal yang selain-Nya dan barangsiapa yang jahil tentang Rabb-nya, niscaya dia akan lebih jahil terhadap yang selainnya.

Allah Ta’ala berfirman yang artinya,“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri.”(Al-Hasyr: 19).

Ketika seseorang lupa terhadap dirinya, dia pun tidak mengenal hakikat dirinya dan hal-hal yang merupakan kemaslahatan (kebaikan) bagi dirinya. Bahkan ia lupa dan lalai terhadap apa saja yang merupakan sebab bagi kebaikan dan kemenangannya di dunia dan di akhirat.

Maka, jadilah dia seperti orang yang ditinggalkan dan ditelantarkan, yang berstatus seperti binatang ternak yang dilepas dan dibiarkan pergi sekehendaknya, bahkan mungkin saja binatang ternak lebih mengetahui kepentingan dirinya daripadanya.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,“Manusia yang paling sempurna ibadahnya adalah seorang yang beribadah kepada Allah dengan semua nama dan sifat-sifat Allah yang diketahui oleh manusia”. Beliau juga berkata,“Yang jelas, bahwa ilmu tentang Allah adalah pangkal segala ilmu dan sebagai pokok pengetahuan seorang hamba akan kebahagiaan, kesempurnaan dan kemaslahatannya di dunia dan di akhirat.”(Miftaah Daaris Sa’aadah).

Since: Mar 09

Location hidden

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#3
Apr 19, 2009
 
Hampir Setiap Ayat Dalam Al-Qur’an Menyebutkan Nama dan Sifat Allah

Allah telah memperkenalkan diri-Nya kepada hamba-hamba-Nya dengan memberitahukan nama-nama-Nya yang paling indah dan sifat-sifat-Nya yang paling mulia. Semua itu disebutkan dalam Kitab-Nya dan Sunnah Rasul-Nya. Bahkan kita jumpai, hampir pada setiap ayat Alqur’an yang kita baca selalu berakhir dengan peringatan atau penyebutan salah satu dari nama-nama Allah atau salah satu dari sifat-sifat-Nya.

Sebagai contoh, firman Allah yang artinya,“…Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(At-Taubah: 5) dan juga firman-Nya yang artinya,“…Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”(An-Nisaa’: 17)

Hal ini semua disebabkan kerana nama-nama yang terbaik dan sifat-sifat yang mulia ini memiliki daya pengaruh dan membekas dalam hati seorang yang mengetahui-Nya, hingga ia selalu merasa terawasi oleh Allah dalam segala aspek kehidupannya. Dengan demikian, sempurnalah rasa malunya dari bermaksiat kepada Allah.

Since: Mar 09

Location hidden

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
Apr 19, 2009
 
Yang Paling Takut Kepada Allah Adalah yang Paling Mengenal Allah

Semakin tinggi pengetahuan seorang hamba kepada Rabb-nya, maka ia akan semakin takut kepada-Nya. Allah berfirman,“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah para ulama.”(Faathir: 28)

Orang yang paling mengenal dan paling mengetahui Allah adalah Rasulullah saw. Oleh kerana itu, beliau senantiasa dalam keadaan takut dari perbuatan durhaka terhadap Rabb-nya, dan tentu kita telah mengetahui siapa beliau. Karena Allah telah memerintahkannya untuk mengatakan,“Katakanlah:‘Sesung guhnya aku takut akan adzab hari yang besar (hari Kiamat), jika aku mendurhakai Rabbku’.”(Al-An’aam: 15)

Sebab, ahli tauhid yang benar-benar mengenal Allah memandang bahwa kemaksiatan itu, meskipun kecil, ibarat sebuah gunung yang sangat besar. Kerana mereka mengetahui keagungan Dzat (Rabb) yang Maha Esa serta Maha Kuasa dan mengenal hak-hak-Nya, oleh sebab itu, mereka menjadi orang-orang yang paling takut kepada-Nya di antara manusia.

Since: Mar 09

Location hidden

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Apr 19, 2009
 
Kejahilan Akan Keagungan Allah Adalah Induk Kemaksiatan

Dari Abul ‘Aliyah, beliau pernah bercerita bahwa para Sahabat Rasulullah mengatakan,“Setiap dosa yang dikerjakan seorang hamba, penyebabnya adalah kejahilan.”(Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Jarir, dengan sanad yang shahih)

Imam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,“Setiap pelaku kemaksiatan adalah seorang jahil dan setiap orang yang takut kepada-Nya adalah seorang alim yang taat kepada Allah. Dia menjadi seorang yang jahil hanya karena kurangnya rasa takut yang dimilikinya, kalau saja rasa takutnya kepada Allah sempurna, pastilah dia tidak akan bermaksiat kepada-Nya.”

Syirik merupakan kemaksiatan yang terbesar di antara maksiat yang ada. Tidaklah manusia berbuat syirik kecuali memang karena ia jahil dalam pengenalannya terhadap Tuhannya. Oleh karena itu, ketika Nabi Nuh as mengajak kaumnya (kepada tauhid) lalu mereka menolaknya, maka beliau pun mengetahui bahwa penolakan tersebut disebabkan karena ketidaktahuan mereka akan kebesaran Allah.

Allah Ta’ala berfirman yang artinya,“Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?”(Nuuh: 13). Ibnu Abbas berkata dalam menafsirkan ayat ini,“Kalian tidak mengetahui keagungan atau kebesaran-Nya.”(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir)

Apa yang dikatakan di atas sangat beralasan, kerana seandainya manusia mengenal Allah dengan sebenarnya, niscaya mereka tidak terjerat dalam kesyirikan mempersekutukan Allah dengan sesuatu. Sebab, segala kebaikan berada di tangan-Nya, maka bagaimana mungkin mereka bersandar kepada selain-Nya?

Since: Mar 09

Location hidden

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Apr 19, 2009
 
Nama Allah Semuanya Husna

Nama-nama Allah semuanya husnaa, maksudnya, mencapai puncak kesempurnaannya. Kerana nama-nama itu menunjukkkan kepada pemilik nama yang mulia, iaitu Allah Subhaanahu wa Ta’ala dan juga mengandung sifat-sifat kesempurnaan yang tidak ada cacat sedikit pun ditinjau dari seluruh sisinya. Allah Ta’ala berfirman yang artinya,“Hanya milik Allah-lah nama-nama yang husna.”(Al-A’roof: 18)

Kewajiban kita terhadap nama-nama Allah ada tiga, iaitu beriman dengan nama tersebut, beriman kepada makna (sifat) yang ditunjukkan oleh nama tersebut dan beriman dengan segala pengaruh yang berhubungan dengan nama tersebut.

Maka, kita beriman bahwa Allah adalah Ar-Rahiim (Yang Maha Penyayang), memiliki sifat rahmah (kasih sayang) yang meliputi segala sesuatu dan menyayangi semua hamba-Nya.

Since: Mar 09

Location hidden

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Apr 19, 2009
 
Nama dan Sifat Allah Tidak Dibatasi Dengan Bilangan Tertentu

Hal ini berdasarkan sabda Nabi saw,“Aku memohon kepada Engkau dengan semua nama yang menjadi nama-Mu, baik yang telah Engkau jadikan sebagai nama diri-Mu atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu atau Engkau sembunyikan menjadi ilmu ghaib di sisi-Mu.”(HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Al-Hakim, shahih).

Tidak ada seorang pun yang dapat membatasi dan mengetahui apa yang masih menjadi rahsia Allah dan menjadi perkara yang ghaib.

Adapun sabda beliau,“Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, iaitu seratus kurang satu. Barangsiapa yang menghafal dan faham maknanya, niscaya masuk syurga.”

HR. Bukhari-Muslim tidak menunjukkan pembatasan nama-nama Allah dengan bilangan sembilan puluh sembilan. Makna yang sebenar adalah, sesungguhnya nama-nama Allah yang 99 itu, mempunyai keutamaan bahawa sesiapa saja yang menghafal, memahami dan menghayatinya akan masuk syurga.

Demikianlah, semoga kita benar-benar mengenal Allah dengan sebenar-benar pengenalan dan mengagungkan Allah dengan sebenar-benar pengagungan mudah-mudahan dapat menyelamatkan kita dari berbuat syirik kepada-Nya.
tanya khabar

Jenjarom, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Feb 10, 2011
 
sangat mengujakan, sambung lagi saudaraku...
nur muhamad

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Apr 15, 2011
 
kiter amek dr arrahman dan arrahim sudah..kasih sayang sesama semua mahluk tidak menganinya dn berbuat jahat..tu je yg pling pnting arrahman dan arrahim..tu sebab segala permulaan di mula kn dgn bismillahnirahmannirahmim..jad i tidak ada sifat benci keburukan dan perbezaan

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

Type in your comments below
Name
(appears on your post)
Comments
Characters left: 4000

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

16 Users are viewing the Brunei Forum right now

Search the Brunei Forum:
Title Updated Last By Comments
PAKATAN RAKYAT tak layak mentadbir negara (Feb '10) 37 min org umno 39,268
nak cari mak datin gersang (Sep '10) 2 hr zal 682
umno yang celaka-bunuh bangsa sendiri (Jul '08) 6 hr org umno 1,267
don't pray for mh370 10 hr anonim 188
Bond itu benar, somoga dapat tak lama lagi (May '10) 20 hr Kiki 127,986
KARIM MENANG LOTTERY buka investment untuk basu... (Dec '11) 23 hr Karim Penipu 26,448
Bandar Seri Begawan: Brunei oil production to f... (Nov '13) Wed Malaysian the Best 12
•••
•••