Local News: Fresno, CA 

 | 

Sign Up

 | 

Sign In

Advertisment

Nov 6, 2009 | Posted by: Hiroka

MAS Offers Three Daily Flights To Bali

Full story: bali-news-views.blogspot.com

KUALA LUMPUR, Nov 4 -- Malaysia Airlines is flying three daily flights from Kuala Lumpur to Bali from Wednesday, with the additional flight departing Kuala Lumpur everyday at 12.25pm and arriving in Bali at 3.20pm. Its senior general manager, network and revenue management, Dr Amin Khan, said customers could now travel anytime at their convenience as the daily flights were timed every three hours, with departures at 8.45am, 12.25pm and 3.20pm. He said in a statement today that demand had been picking up, especially with passengers from other countries flying to Kuala Lumpur and connecting onwards to Bali.

Read All 33 Comments

Comments

Showing posts 1 - 20 of33
< prev page
|
Go to last post| Jump to page:
Horrrayy 0172644268

Ålborg, Denmark

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Nov 7, 2009
 
3 HARI,, buat apa pergi ke negara babi
rupiah murah

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Nov 7, 2009
 
Horrrayy 0172644268 wrote:
3 HARI,, buat apa pergi ke negara babi
tread malaysia hot

visit malaysia

segalanya ada
Jebat Derhaka 0172644268

Ålborg, Denmark

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#3
Nov 7, 2009
 
haha Indon buat apa pergi,, mana ada apa

“Indonesia = Indon = Babindon”

Since: Jul 09

Jawa Totok, Indon

ISP: Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Nov 7, 2009
 
Horrrayy 0172644268 wrote:
3 HARI,, buat apa pergi ke negara babi
bro, sana ada babi guling keluaran babindon...hehe
rupiah murah

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Nov 7, 2009
 
Sakuragi065 wrote:
<quoted text>
bro, sana ada babi guling keluaran babindon...hehe
sana ada sate babi,sate anjing..malaysia enggak ada,,
itulah kelebihan negara indonesia berbanding malaysia

ape2 hal visit malaysia

“Saye Calon Pengganti PM Najib!”

Since: Aug 09

Karawang, Indonesia

ISP: Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Nov 7, 2009
 
====Visit Indonesia 2009====
"Indonesia Semua Ada Disini"

=======Enjoy Jakarta========

=====Visit Lombok 2012======

=======Bali Discovery=======
"The Island Of God"

======Visit Musi 2009=======

=====Discover Indonesia=====

where the tradition says,
that when butterflies come..
it is sign that
a special one will arrive..
It's time to visit Indonesia..

“Saye Calon Pengganti PM Najib!”

Since: Aug 09

Karawang, Indonesia

ISP: Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Nov 7, 2009
 
heuheuheu... gagal...
Eric Van Damn

Kulim, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
Nov 7, 2009
 
Nyi Iteung wrote:
====Visit Indonesia 2009====
"Indonesia Semua Ada Disini"
=======Enjoy Jakarta========
=====Visit Lombok 2012======
=======Bali Discovery=======
"The Island Of God"
======Visit Musi 2009=======
=====Discover Indonesia=====
where the tradition says,
that when butterflies come..
it is sign that
a special one will arrive..
It's time to visit Indonesia..
Musi tu apa?

Nama tempat kah?

“Saye Calon Pengganti PM Najib!”

Since: Aug 09

Karawang, Indonesia

ISP: Sleman, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#11
Nov 8, 2009
 
Eric Van Damn wrote:
<quoted text>
Musi tu apa?
Nama tempat kah?
Musi tu, sebuah sungai di palembang yang terkenal dengan jembatan amperanya...

“Berkibarlah Benderaku”

Since: Jan 09

Santiago Del Estero, Argentina

ISP: Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#12
Nov 9, 2009
 
Yang lucunya adalah : 80 % orang Amerika tak tau Malingsia di peta...

aik, seronok !
Mereka Buta Mata Dan Hati

Semenyih, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
Nov 9, 2009
 
SEBAB SEMUA PENUMPANG PESAWAT takut Naik GARUDA..Bisa jadi KOrban...
Mereka Buta Mata Dan Hati

Semenyih, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Nov 9, 2009
 
Percuma Promosi ke LN, jika Bali Tetap Kotor
Mengajegkan Bali tak hanya cukup dengan menjaga kebudayaan semata. Terdapat tiga komponen penting lainnya yang juga mesti mendapatkan perhatian semua pihak dalam mendukung ajeg Bali, yaitu pendidikan, kebersihan, dan kependudukan. Demikian pendapat yang mengemuka dalam kunjungan para konsul negara-negara sahabat ke Bali TV, Selasa (4/5) lalu. Masukan dari para konsul tersebut mendapat respons beragam dari peserta Warung Global. Upaya promosi Bali ke luar negeri (LN) dinilai percuma jika kondisi Bali masih tetap kotor dan jorok. Banyak pejabat yang terkagum-kagum akan kebersihan Singapura. Namun, Bali tak mampu meniru hal itu lantaran aparat tak mampu bertindak tegas terhadap pelanggar perda. Acara yang disiarkan Radio Global 99,15 FM Kini Jani, Rabu (5/5) kemarin ini juga dipancarluaskan oleh Radio Genta Swara Sakti Bali FM 106,15, dan Radio Singaraja FM 107,2 Berikut rangkumannya.
SUMARDIKA, seorang pemandu wisata (guide Jerman), menyatakan kejorokan Bali tak hanya disoroti penduduk lokal. Wisatawan asing pun sering mengeluhkan kondisi Bali yang dinilai kurang bersih, bahkan sudah mengganggu citra Pulau Dewata sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Para wisman minta masyarakat Bali menjaga kebersihan lingkungan, dan secara bersama-sama sadar untuk menghormati peraturan pemerintah. Sejumlah bule yang lama menetap di Bali malah menyatakan percuma upaya mempromosikan Bali ke luar negeri (LN) kalau kondisi di masyarakat tetap jorok dan kotor.''Justru para tamu asing yang peduli terhadap kebersihan Bali. Saya sering menerima keluhan wisman yang menyoroti Bali kotor,'' tegasnya.
Upaya yang perlu dilakukan pemerintah, tambah Sumardika, penanganan sampah di masyarakat bisa diserahkan kepada pihak swasta. Pendapat ini diamini oleh Nyoman Redana. Warga Desa Kekeran, Buleleng ini mencontohkan keberhasilan penanganan sampah yang melibatkan pihak desa adat. Buktinya, sampah di wilayah Desa Kekeran tak sampai berserakan dan mengganggu pemandangan lantaran diangkut petugas khusus dua kali sehari.''Cara ini bisa diterapkan di desa lain,'' sarannya.
Sementara Dana menegaskan, pemerintah sudah punya master plan tentang pembangunan Bali. Hanya untuk menjaga kebersihan dan penanganan sampah di masyarakat perlu tambahan dana operasional. Tempat-tempat strategis seperti sekolah, pasar, swalayan, dan lain-lain perlu dibuatkan tong sampah.''Mari biasakan hidup bersih, terutama anak-anak sekolah agar diajarkan pentingnya menjaga lingkungan,'' ucapnya.
Haji Bondres menegaskan kebersihan adalah bagian dari kesehatan dan mencerminkan budaya bangsa. Pribadi yang nyaman ada dalam lingkungan yang bersih. Secara logika, Bali yang sudah menyandang predikat kota budaya dan pariwisata harus bersih. Sayang, kenyataan di lapangan banyak sampah bertumpuk di trotoar jalan raya. Sungai-sungai kotor akibat sampah plastik, bahkan ada yang membuang orok.''Lebih memprihatinkan lagi, banyak toilet di tempat pariwisata berbau amis. Kalau sudah jorok begitu, apa kita tetap bisa mempertahankan Bali sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman,'' sindirnya.
Dia menilai pemerintah tak merespons dengan baik terhadap kondisi di masyarakat. Contohnya, jarang ada tong sampah di jalan raya atau tempat-tempat umum yang banyak dikunjungi orang. Haji Bondres mengusulkan agar ada kewajiban bagi tiap pemilik kendaraan untuk melengkapi mobil dengan tong sampah kecil.
Mereka Buta Mata Dan Hati

Semenyih, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
Nov 9, 2009
 
Soal kebersihan Bali, menurut Antonius, sangat tergantung kesadaran masing-masing individu terhadap arti penting kesehatan. Sampah yang menumpuk akan menjadi sarang nyamuk, dan pada akhirnya bisa berdampak negatif seperti kasus demam berdarah. Mobil kebersihan sering datang terlambat, dan penanganan sampah lebih baik diserahkan kepada pihak swasta.''Kesadaran individu jauh lebih penting ketimbang perangkat hukum,'' tandsanya.
Pendapat yang sama disampaikan Dewa dari Tabanan. Petugas harus tegas menegakkan peraturan, menjalankan tugas sesuai perda.''Membuang sampah sembarangan di Singapura kena denda. Apakah Bali perlu meniru sistem itu?'' katanya retoris.
Wak Ada menyoroti kondisi sejumlah jalan raya di Denpasar yang tertimbun sampah. Puing-puing bangunan menumpuk di trotoar, membuat kesan Bali makin kumuh. Pemerintah selama ini sangat lemah dalam menjatuhkan sanksi, terutama terhadap pencemaran sungai akibat limbah sablon. Sedangkan Pak Ireng membahas kebersihan dari tiga sudut, masing-masing bersih pikiran, perkataan, dan karma. Khusus untuk kebersihan alam, dia mengkritik implememtasi RUTR Bali yang mengambang.''Mau dibawa ke mana Bali ini?'' ucapnya.
Ditegaskannya, pembangunan pariwisata harus sesuai perda. Kenyataan di lapangan, banyak yang melanggar dan tak peduli terhadap lingkungan
Mereka Buta Mata Dan Hati

Semenyih, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Nov 9, 2009
 
Saat Warga Lebak Jabung Kesulitan Air Bersih
Terpaksa Manfaatkan Sungai Kotor Bekas Penggalian Sirtu
Musim kemarau rupanya selalu menjadi bencana bagi warga Dusun Lebakgeneng, Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo. Selain sumur kering, satu-satunya sungai yang bisa diharapkan menyuplai air, justru dirusak penambang sirtu liar.
AIRLANGGA, Jatirejo
----
SEJUMLAH warga di Dusun Lebakgeneng, Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, saat ini terpaksa memanfaatkan sungai kotor akibat penambangan sirtu untuk keperluan mandi, cuci, kakus (MCK). Kondisi ini terjadi akibat musim kemarau berkepanjangan di mana sumur yang biasa dipergunakan sudah kering kerontang.
Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan warga setempat sejak satu tahun terakhir atau sejak memasuki musim kemarau tahun ini. Tak sedikit di antara warga yang terpaksa mencari sumber air bersih dari wilayah lainnya, meski menempuh jarak yang jauh.
Bahkan, saking sulitnya mendapatkan air bersih, tak sedikit pula masyarakat yang memanfaatkan air kotor MCK.
Akibatnya, tak jarang ada sejumlah warga yang mengaku menderita gatal-gatal setelah memanfaatkan air berwarna cokelat tersebut.
Seperti diungkapkan Yayah, 50 tahun, warga setempat. Yayah mengaku terpaksa menggunakan air sungai yang tidak jernih, saking sulitnya mendapatkan sumber air bersih. Sulitnya masyarakat mendapatkan air bersih, membuat mereka tak lagi memikirkan dampak yang ditimbulkan dengan memanfaatkan air kotor tersebut.
''Kami sangat kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Ya, terpaksa kami memanfaatkan sungai ini untuk keperluan sehari-hari,'' kata Yayah.
Kondisi itu menjadi pemandangan biasa sehari-hari di wilayah tersebut. Selain memanfaatkan air sungai yang kotor, sebagian warga juga memanfaatkan air dari limbah perumahan.''Ya, kami bingung mesti bagaimana lagi. Daripada kami kekurangan air, mendingan memanfaatkan air yang ada, meskipun keadaannya kotor dan tak layak digunakan,''imbuh dia.
Mereka Buta Mata Dan Hati

Semenyih, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
Nov 9, 2009
 
Bahkan, banyak diantara warga rela berjalan jauh ke desa lain untuk mendapatkan air bersih. Untuk mengambil air bersih, warga rela berjalan menempuh jarak dua hingga tiga kilometer dari rumahnya.''Sumur yang kami miliki dan biasa dipergunakan untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus, sudah tidak berair lagi,'' kata dia.
Warga juga sebenarnya sudah berusaha melapor ke pemerintah dan polisi tentang masalah yang mereka hadapi. Namun, rupanya laporan tersebut tidak pernah dianggap.''Kami sudah sabar selama satu tahun, tapi tetap tidak ada tindak lanjutnya,'' terang Paino, 45, warga sekitar.
Dia mengungkapkan, selama ini warga Dusun Lebak Geneng memang mengandalkan air dari Sungai Selomalang untuk kegiatan sehari-hari mereka.''Kalau mengandalkan air sumur tidak mungkin, karena susah mendapat air sumur di daerah ini,''ujarnya. Dia mengatakan, saat musim kemarau saat ini, air menjadi lebih keruh dari biasanya.
Warga menganggap, keruhnya air Sungai Selomalang yang menjadi andalan warga diakibatkan adanya aktivitas penambangan sirtu liar. Sumardiono, 50, mengatakan aktivitas ini telah berlangsung selama satu tahun.
''Selama setahun itu kami terpaksa mengandalkan air yang sudah keruh, padahal sebenarnya air jernih kalau tidak ada kegiatan penambangan,'' ungkapnya.''Gara-gara penambangan ini, air di desa menjadi keruh. Kami terus mau minum apa?'' keluh Sumardiono.
Bahkan, beberapa waktu lalu, warga juga terpaksa menutup paksa aktivitas penambangan sirtu milik pengusaha asal Surabaya tersebut. Warga rela menempuh perjalanan hanya untuk menyampaikan aspirasinya kepada para penambang sirtu.
Untuk menuju lokasi yang berjarak sekitar 6 kilometer dari jalan raya itu, butuh perjuangan yang tak enteng. Tak jarang, truk yang mengangkut warga itu harus menyeberangi sungai tanpa jembatan. Apalagi kondisi jalan yang memang terjal. Ditambah lokasi Sungai Selomalang yang berada di wilayah ketinggian di atas bukit.
Tiba di lokasi penambangan, hanya perasaan miris yang muncul. Sebuah sungai berukuran besar itu,''ditumbuhi'' truk-truk pengangkut batu dan mesin ekskavator. Alat-alat berat itu bahkan mampu membelah sungai hingga menjadi jalan yang bisa dilalui truk.
Lebih parah lagi, sebuah tanggul sungai juga menjadi korban kepentingan sesaat para penambang. Tanggul berukuran besar itu dipecah demi membuat jalan truk yang mengangkut hasil tambang di lokasi ini.
Aktivitas pengerukan sirtu, pemecahan batu dan lalu-lalang truk itu tentu saja membuat dampak buruk bagi lingkungan. Air sungai yang mulanya jernih, kini berubah menjadi cokelat pekat. Padahal, ribuan warga Desa Lebakjabung berharap banyak dari kejernihan sungai ini untuk kepentingan air minum, memasak dan mencuci.
Suyit, salah satu warga lainnya mengungkapkan, sejak awal musim kemarau tahun ini, warga memang bersabar meski air sungai yang dipakai untuk kebutuhan sehari-hari itu berwarna keruh penuh dengan lumpur. Namun semakin hari, kondisi air semakin memburuk lantaran eksploitasi di Sungai Selomalang semakin menggila.
Aksi nekat ini juga dilakukan agar aktivitas penambangan ilegal di lokasi itu bisa berhenti. Karena jika mengandalkan polisi dan satpol PP, selalu saja menemui jalan buntu. Juga lantaran kondisi warga yang sudah tak tahan lagi meminum air keruh setiap harinya.''Dari sungai itulah kebutuhan air kami dipenuhi. Semua sumur di sini sudah kering,'' tuka Paino.
Rupanya, alasan warga menutup paksa lokasi penambangan sirtu liar ini bukan omong kosong. Selan dua jam sejak tiga alat berat dan puluhan truk hengkang dari lokasi penambangan, kondisi air Sungai Selomalang berangsur-angsur jernih.''Kita mengharapkan agar tidak ada lagi aktivitas penambangan sirtu seperti ini lagi,'' ujar Surdi, warga lainnya
paijo

Oslo, Norway

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Nov 9, 2009
 
Malonyet gak pantas datang ke negeri manusia..
paijo

Oslo, Norway

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
Nov 9, 2009
 
Fakta ttg malaysia:
1. Belum merdeka
2. J0ng0s dan penjilat britis kafir
3. Hidup dr uang haram
4. Suka maling
Mereka Buta Mata Dan Hati

Semenyih, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
Nov 9, 2009
 
paijo wrote:
Fakta ttg malaysia:
1. Belum merdeka
2. J0ng0s dan penjilat britis kafir
3. Hidup dr uang haram
4. Suka maling
Bukan itu cara debatnya..iya kamu dimaafkan kerana INDON itu Bangsa Paling GOBLOK urutan 160 seperti kata JUSUF kALLA, jadi tidak tahu fakta...

Cepatintangkap Anjing dan Tikus dilluar sana Buat BAKSO kesukaanmu nanti SORE..

He HE
Mereka Buta Mata Dan Hati

Semenyih, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#21
Nov 9, 2009
 
paijo wrote:
Malonyet gak pantas datang ke negeri manusia..
'

Negara MANUSIA yang kayak ini..

Beternak Babi di Medan Perlu Ditertibkan
Ditulis oleh admin
Friday, 30 January 2009
Peternakan babi yang berlokasi di Kecamatan Medan Denai perlu ditertibkan karena disamping meresahkan warga juga menimbulkan aroma busuk yang setiap hari terhirup masyarakat di daerah tersebut. Lokasi peternakan babi tersebut di Jalan Tangguk Bongkar XI di Perumnas Mandala II, Jalan Jermal di pinggiran Sungai Denai dan Jalan Pancasila Medan.

Salah seorang warga Medan Denai, Azwan (35) mengatakan, perternakan babi di Jalan Tangguk Bongkar itu sudah cukup lama, sering ditertibkan oleh petugas Pemko Medan.

Namun, sampai saat ini warga yang beternak babi di belakang rumahnya itu, masih terus memelihara hewan tersebut.

"Peternak babi itu seolah-olah tidak takut.Pemko Medan perlu bertindak tegas untuk mengamankan ternak tersebut," katanya.

Lebih jauh ia, ia mengatakan, warga yang memelihara babi di Jalan Tangguk Bongkar XI itu mencapai puluhan kepala keluarga (KK).

Kemudian, di Jalan Jermal di pinggiran Sungai Denai, warga yang memelihara babi sebanyak 50 KK dan Jalan Pancasila sekitar 15 KK.

"Segala kotoran ternak babi itu dibuangkan ke Sungai Denai, ini sangat berbahaya dan menimbulkan penyakit gatal-gatal bagi warga yang berada di lokasi ternak itu, " ujar dia.

Hal sama juga disebutkan, Ucok (52), bila hujan turun kotoran ternak babi di Jalan Tangguk Bongkar itu mengalir ke depan rumah warga, mengeluarkan aroma yang tidak sedap.

"Kotoran ternak babi itu, jelas membuat penciuman warga yang melintas di lokasi itu terganggu, dan menimbulkan gatal-gatal di hidung," katanya.

Sebelumnya, puluhan orang yang mengaku Aliansi Masyarakat Peduli Medan Kota Metropolitan melakukan unjukrasa ke Pemko Medan, minta agar peternakan babi di kota itu segera ditertibkan karena sangat meresahkan masyarakat dan dapat menimbulkan penyakit.

Kordinator aksi, Akhiruddin dalam orasinya di Medan, mengatakan, peternakan babi atau hewan kaki empat itu akhir-akhir ini semakin merajalela dan terus "menjamur"

Namun, pihak Dinas Penertiban di daerah itu kelihatannya seperti tutup mata dan terus membiarkan peternakan babi berkembang.

Bahkan, aparat yang berwenang itu seolah-olah tidak peduli atau mau memperbaiki Kota Medan agar selalu bersih yang selama ini menjadi salah satu tujuan wisata di tanah air.

"Pemko Medan kelihatannya takut untuk melakukan perbaikan terhadap kota ini.Terbukti sudah dua tahun anggaran, Pemko Medan tidak merealisasikan program penertiban peternakan babi tersebut " katanya.

Beternak babi menguntungkan, makin diminati

Lebih jauh ia menjelaskan, peternakan hewan kaki empat, khususnya ternak babi yang hampir merata mengelilingi kota Medan. Dimulai dari Medan Belawan, Marelan, Helvetia, Sunggal, Selayang, Tuntungan, Amplas, Area, Kota dan Medan Denai.

Bahkan, katanya, peternakan babi ini cenderung akan bertambah terus, masyarakat semakin tertarik untuk beternak hewan tersebut.

Sementara itu, bahaya dari peternakan babi itu, dapat menimbulkan penyakit Tuberclosis (TBC), penyakit hidrochepalus (kepala besar) apabila mengkonsumsi daging babi yang terkontaminasi.

Selain itu, peternakan babi itu dapat mengganggu estetika kota yang rusak akibat kandang yang jorok, sembraut dan tidak sesuai dengan tata ruang kota Medan.

Terganggunya keharmonisan masyarakat akibat polusi udara yang dikeluarkan peternakan babi.Di kota Medan sangat banyak peternakan babi liar, berdekatan dengan rumah ibadah, rumah sakit dan sekolah.

Asisten Pemerintah Kota Medan, Dauta Sinurat yang menerima para pengunjukrasa itu, mengatakan, pihaknya akan menyampaikan pernyataaan sikap itu kepada Walikota Medan.(Antara)
Mereka Buta Mata Dan Hati

Semenyih, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#22
Nov 9, 2009
 
YA AMPUN... JElek benget ini INDON..
Would you like us to alert you when someone adds a comment?
(registration is not required)
Showing posts 1 - 20 of33
< prev page
|
Go to last post| Jump to page:
Type in your comments to post to the forum
Name
(appears on your post)
Comments
Type the numbers you see in the image on the right:

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Put a lid on it

Get your topix hats, t-shirts & more!

Shop our store now!

Daily Horoscope for December 27

Cancer

Romance is never far away today and it will fill you with joy. If you've been hoping to kiss a certain person under the mistletoe but have despaired that it would ever happen, your wish could come true now. If you fancy trying your luck in the sales you'll find some great bargains, but try not to get carried away and bring home the whole shop.

Get your Horoscope »