Posted in the Jakarta Raya, Indonesia Forum
Comments (Page 7)
|
“OFF-line, c u.” Since: Dec 07
Jakarta, Indonesia |
Jangan lagi pasang nama malasya di kepala singa barongan/reog........
get the message..?? akui angklung sbg budaya asal sunda-Indonesia..... jangan curi naskah kuno melayu dari Riau-Indonesia...... jangan claim pulau-pulau kami......... dgn cara cheating apapun.......... jgn beli kayu curian dari pembalakan liar di hutan kami.......... jangan pengaruhi pribumi di pedalaman untuk menjadi pembalak liar....dgn menjeratnya berhutang.......... kalau mau meng-komersiil-kan budaya Indonesia...bicara dulu....penuhi persyaratan-persyaratan2nya... .... perlakukan TKI dgn baik........dan upah yg memadai........krn budaya mereka-lah yg mendatangkan devisa hingga 110trilyun lewat industri pariwisata malasya....... segera adili majikan penganiaya TKW(Nirmala Bonat) dan TKI2 lainnya bahkan yg hingga meninggal dunia, secapat-cepatnya......... bubarkan RELA....... jangan provoke macam-macam thd negara kami..... |
|
“Tertawa Itu Sehat” Since: Oct 07
mari kita tertawakan mereka :) |
Maafkan mereka yang tetap menuduh. Dari penjelasan saudari VVA Indo, saya sudah merasa jelas penjelasannya. Terima kasih. Sekarang kita tidak akan bilang kalian meng-klaim Reog Ponorogo lagi, karena persoalannya sudah jelas, terutama dengan adanya demo didepan Kedubes Malaysia di jl Rasuna Said, dan Duta Besar Malaysia pun telah menjelaskan bahwa Reog adalah budaya Indonesia (meskipun tidak meminta maaf sama sekali untuk telah menggunakan budaya orang tanpa ijin). Ini jadi peringatan bagi kita semua, terutama Departemen Kebudayaan Malaysia agar tidak menggunakan budaya negara lain tanpa seijin pemerintah negara yang memiliki budaya tersebut. saya rasa mengurus perijinan tidak akan membuang masa, juga lebih penting dalam menjaga hubungan baik bertetangga, agar tidak terjadi "misunderstanding" seperti ini lagi. Semoga Pemerintah Malaysia juga berkesempatan membaca pendapat saya ini. Terima kasih. |
|
“OFF-line, c u.” Since: Dec 07
Jakarta, Indonesia |
berdasarkan wawancara dg Trans TV para penari Barongan yg tinggal di Johor pun mengakui bahwa kostum dan topeng singa barongan pun dipesan dr pengrajin Reog Ponorogo-Indonesia.........dan mereka juga tdk rela kalau seni barongan itu dimasukkan mejadi budaya malasya dlm situs heritage.gov .my (thank Gods....skrg situs ini sdh ditutup), mereka tetap bilang kalau tarian kuda kepang dan barongan/Reog itu adalah budaya Indonesia.....tak pantas malasya menaruh nama malasya di kepala singa, kalaupun ada tulisan tulislah Ponorogo.........
tapi jangan pula lantas ada TKI asal Ponorogo yg meninggal baru-baru ini.......... hasil otopsi jenasahnya pun meragukan........ |
|
Surabaya, Indonesia |
Jawabanya sudah Cukup jelas adekku.. Karena pemasangan Nama yang besar di Kepala Barogan hingga di Anggap telah Mencuri budaya Indonesia !! Karena tidak satupun Indonesia nak memakai nama INdonesia seperti yang di lakukan Malaysia.. Cukup memakai daerah asal budaya itu datang.. di Indonesiapun sama dengan memakai nama Indonesia di kepala Barong.. Daerah lainpun akan Claim Indonesia Pilih kasih !! Jadi jangan Nak cuba lagi Malaysia Claim budaya dengan memakai nama Malaysia di kepala atau ditempat lainnya.. Itulah keragaman seni di Indonesia, Negarapun dilarang Claim apalagi Malaysia nak coba Claim. Tengok budaya jawa hanya cantumkan nama Daerah.. Tengok budaya Bali hanya catumkan nama Daerah.. Tengok budaya Papua hanya cantumkan nama Daerah.. Tengok budaya Kalimantan hanya cantumkan nama Daerah.. Tengok budaya Sulawesi hanya cantumkan nama Daerah.. dan sterusnya Daerah lainnya di Indonesia.. tiba-tiba Malaysia yang berbohong dalih bantu Promosi memakai nama "Malaysia" dikepala Barong, tentunya warga Ponorogo Marah/Murka.. Jadi bukan Indonesia yang Murka !! Faham Tak !! |
|
“OFF-line, c u.” Since: Dec 07
Jakarta, Indonesia |
Betul sister......... Indonesia juga marah kok.....gak cuma orang daerah aja......... kita ini kan satu........kalau ada yg cubit sumatera....jawa marah.......kalau ada yg cubit sunda......sumatera marah.........dst-nya.... orang Indonesia yg masih tinggal di luar memang kadang jadi kurang sensitive dgn kondisi di dlm negeri......... |
|
Kebalen, Indonesia |
tahun depan aka ada gerakan yang akan menggulingkan si badawi....
US sudah mendukung si Anwar,LONDON pun memberi sinyal segera memperbaiki anjingnya(MALON) itu untuk mengganti birokrasi,,,,, JAKARTA sudah mempersiapkan strategi tuk mencari celah tuk mendapat dari keadaan ini,,,, jadi janganlah anda protes diamnya SBY atas kelakuan MALON selama ini,,, |
|
“I love Flores Tegal Gituh” Since: Nov 07
cinta toyol cute banget sich!! |
Kah2 !!! Percuma.. Jakarta yg korup itu mau mempersiapkan strategi.. Mimpi kamu serupa mau mengayang Malaysia. ha3... Rakayat miskin kamu sendri dak dbenarkan masuk ke kota jakarta, sudah ckup menunjukan indon itu bangsa lemah yg penuh koruop |
|
“I love Flores Tegal Gituh” Since: Nov 07
cinta toyol cute banget sich!! |
Maka, selama beberapa hari saya terpaksa repot hilir mudik, berawal dari Kanwil Pendidikan untuk pendaftaran siswa, lalu pergi ke semacam kantor pendidikan untuk wilayah lebih kecil guna mendapatkan surat penempatan sekolah. Berdasarkan surat penempatan tersebut, pihak sekolah baru menerima calon siswa. Prosedur itu akan bertambah panjang bila menyangkut siswa dari negara asing karena sebelum diterima bersekolah mesti mendapatkan student pass dari pihak Imigrasi.
Berapa uang keluar karena melewati pelbagai meja birokrasi? Di awal masa pengurusan, saya yang terbiasa dengan budaya amplop, sempat kecut karena memikirkan banyaknya biaya kutipan yang harus dikeluarkan. Maka, begitu urusan selesai di kantor pertama, saya telah menyiapkan uang di amplop. Saya sungguh berdebar-debar membayangkan berapa ringgit yang akan melayang. Namun, petugas di layanan counter diam saja kendati saya telah menunggu permintaan uang pungutan. Belakangan, saya baru mengetahui bahwa memang sama sekali tidak ada pungutan kecuali yang telah tertera pada butir peraturan. Saya, orang Jakarta yang terbiasa dengan budaya amplop, sempat shock. Kenapa? Terkecuali membayar uang pendaftaran yang resmi dan student pass, tidak satu ringgit pun uang keluar untuk tambahan pungutan. Bayangkan: berapa kantor yang saya lalui tanpa pungutan "amplop". Saya termangu, bahkan hati menggerung: Malaysia yang sama Melayunya dengan Indonesia, mengapa bisa lebih tertib menjalankan tugas dengan bersih? Sungguh, ini merupakan pengalaman pertama yang berkesan, mendapatkan pelayanan optimal tanpa harus mengeluarkan biaya ekstra. Saya mengakui, sebagai orang Jakarta yang terbiasa bergegas, pengalaman mengikuti tahap prosedur satu per satu beserta mengantre sungguh menyiksa. Apalagi karena kita telah terbiasa menempuh jalan singkat yang ditawarkan budaya amplop. Tapi, perjuangan tersebut bila telah terbiasa seperti warga negara Malaysia tidak berarti banyak karena pelayanan di counter diusahakan efisien. Kurang merebaknya budaya amplop seperti di Jakarta, agaknya, karena Kerajaan Malaysia keras menerapkan sanksi bagi aparatnya yang rasuah (korupsi). Jangankan meminta uang, memberikan uang suap pun akan ditindak. Petugas yang disodori uang dapat tersinggung dan melaporkan si pemberi kepada pihak yang berwajib. Hal tersebut menyebabkan orang mesti hati-hati ketika hendak menyodorkan amplop. Pakar budaya Melayu dari Universiti Malaya, Bazrul B Bahaman, mengakui adanya aspek psikologis semacam itu di tengah masyarakat Malaysia. "Di sini BPR (Badan Pencegah Rasuah) sangat ditakuti. Mereka memiliki kuasa penuh untuk menyelidik. Orang pun tanpa perlu mencantumkan identitas dapat melapor secara on-line," urai dosen di universitas tertua di Malaysia tersebut. |
| |
|
Jakarta, Indonesia |
lho....lho...lho... kan yang ngebom juga warga negara u ..... yeeee g nyadar.... kesian dech lho.... |
|
Johor Bahru, Malaysia |
Itu respon orang Indonesia yg pernah ke Malaysia. Yang lebih org Indonesia yang tak pernah jejak pun kat Malaysia.
|
|
“I love Flores Tegal Gituh” Since: Nov 07
cinta toyol cute banget sich!! |
Biar lebih ramai yg mngebom Indon..... Ganayang Indon |
|
Kuala Lumpur, Malaysia |
yang menganiya TKI adalah taukeh-taukeh cina di malaysia dan orang-orang cina singapura. sila rujuk kes-kes di akhbar
|
|
“=Moon Child=” Since: Oct 07
PoTLoT |
Wakakakkakakakaka
KASIAN DEH LOE MALOKAI TOLOL!! Kerjanya maling budaya!! Bisanya cuman copppyy pasteee!! Wakakakakkakakaa |
|
Bandar Lampung, Indonesia |
dalam rangka Visit malingsia year, mereka secara membabi-buta mengklaim apa2 yang bukan menjadi hak mereka,kenapa malingsia suka sekali mengklaim apa2 yang bukan menjadi haknya???, apakah malingsia tidak percaya diri dan bangga dengan budaya asli nenek moyang mereka?????? banggalah dengan hasil karya asli budaya anda sendiri jangan mengklaim yang bukan hak anda!!!! kalau terus - terusan mengklaim yang bukan hak anda, jangan heran kalau label malingsia melekat pada anda!!!!!
dan ingat indonesia dan malaysia walaupun satu rumpun tapi merupakan dua bangsa atau negara yang berbeda.. seni dan budaya merupakan identitas dan kebanggaan suatu negara, kalau masih mengklaim kesana - kemari jangan marah kalau negara anda nanti dikatakan negara yang tidak punya identitas dan kepribadian!!!! |
|
Bandar Lampung, Indonesia |
oiii mano urang awak ni,payo besuaro jugo rendang padang sudah dipatenke oleh malingsia!!!!
untuk memperkaya seni dan budaya di malingsia saya menyarankan kepada fehak2 malingsia untuk mematenkan atau memalingsiakan hasil2 budaya seperti dibawah ini : italian spaghetti!!! american hamburger!!! arabian kebab!!! etc..!! caranya cukup mudah, bujuk saja orang2 dengan kebudayaan tersebut diatas untuk menjadi warga negara malingsia, kemudian kepada fehak2 dari kerajaan malingsia jangan lupa untuk menyiapkan tipu daya licik dan sejarah palsu untuk mengaburkan asal muasal kebudayaan tersebut diatas.. mudah bukan caranya... malingsia TRULY MELAYU galak MALING diASIA |
|
Surakarta, Indonesia |
malingsia=thiev country n rogol country
patenkan penggunaan malingsia ke seluruh rakya indo badawi goblokkk indo=10f-16,12f-5,10su27/30,32 hawk100/200,50bmp3f,100scorpio n tank,50pt-76,6ks(kilo,armur,la da)2u-209boat,4sigma korvet,2korvetnas,12mi35,10mi1 7 maling=nuri????wkakakakakak |
|
Jakarta, Indonesia |
Heh malingsial, you emang gak punya brain ya you...
Moso budaya i you akuin juga, mang you gak punya malu dasar malon (malisial bloon) goblok cuih... gua tonjok nyangsang di petronas lu! eh iya, si malon ngarti kagak kata "nyangsang", atau mau diklaim juga sbagai bahasanya he..he..he.. Lu asik gua nyantai Lu usik gua bantai klaim aja malon, pantun indonesia masih banyak koq |
|
Jakarta, Indonesia |
To Halim, saya tidak terlalu peduli manusia dari ras mana yang menyiksa TKI kami. Yang kami peduli adalah mereka warga Malaysia titik. Dan siapapun dihadapan hukum seharusnya sederajat, maka dari itu harus segera ditindak.
|
|
Jakarta, Indonesia |
OI Bersatulah, hihi bagus tuh pantunnya...
|
|
“I love Flores Tegal Gituh” Since: Nov 07
cinta toyol cute banget sich!! |
Woi bodoh, Malaysia dan Indon satu nenek moyang....... jd tdk timbul budaya siapa dong, ia milik bersma. |
|
Tell me when this thread is updated: |
|
Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.
| Topic | Updated | Last By | Comments |
|---|---|---|---|
|
|
Sat | Thaistundent | 2,343 |
|
|
Sat | RIAHAN | 23 |
|
|
Sat | heii_im indonesian | 52 |
|
|
Feb 10 | lolwut | 2,370 |
|
|
Feb 9 | Jendral Sudirman | 15 |
|
|
Feb 9 | boski | 3 |
|
|
Feb 9 | manohara gemuk | 26 |