Local News: Jakarta Raya, Ind... 

 | 

Sign Up

 | 

Sign In

Malaysia drops Indonesian dances from tourism campaign followin...

Posted in the Jakarta Raya, Indonesia Forum

Read

673 Comments

More Jakarta Raya, Indonesia Discussions »

Comments (Page 12)

Showing posts 221 - 240 of673
|
Go to last page| Jump to page:
Molong

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#249
Dec 27, 2007
 
Aku nak bertanya sedikit kepada kamu Waterloo kamu tahu tak perkembangan di negara kamu sekarang? Semua berita dan peluang peluang berita dipenuhi dengan perkara yang memburukan Malaysia, Tapai berbeza dengan Malaysia Kami sedang mengadakan siaran siaran Drama drama Indonesia, salah satunya ialah Rancangan Lenggang lenggok Jakarta? dan pementasan penyanyi dari Indonesia.

Solannya Adakah aktiviti yang baik baik disiarkan oleh media Indonesia sekarang?"

jikalau Indonesia mengamalkan sikap anti Malaysia di Indonesia adakah ia LOGIK ? beginikah caranya kalian mengamalkan cara hidup haria Kalaian?
Hiduplah Indonesia Raya

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#250
Dec 27, 2007
 
Live VIVA Indo wrote:
<quoted text>
Kah2 !!! Percuma..
Jakarta yg korup itu mau mempersiapkan strategi.. Mimpi kamu serupa mau mengayang Malaysia. ha3...
Rakayat miskin kamu sendri dak dbenarkan masuk ke kota jakarta, sudah ckup menunjukan indon itu bangsa lemah yg penuh koruop
cape deh....
macam negara lo gak ada korupsi aja.........
negara lo juga biang korupsi....cuma aja rakyatnya penakut semua gak ada yang berani berkoar2..........chicken lo semua........
Hiduplah Indonesia Raya

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#251
Dec 27, 2007
 
Live VIVA Indo wrote:
<quoted text>
Hello.. lo cuma tau menfitnah.........persis sama media kamu
hehehehe..........fitnah????
seniman tarian yang lo bilang "barongan" dah mengakui kalau mereka membeli perlengkapannya di ponorogo.........itu namanya fitnah ya???

tarian barongan lo masukin ke website resmi malingsia sebagai warisan malaysia...kalau gw bilang lo maling itu namanya fitnah ya???

GAK ADA APA KOMENTAR LAEN YANG LEBIH CERDAS DARI FITNAH????
MEDIA LO BACUL SEMUA.....GAK BERANI MENGANGKAT KEBOBROKAN PEMERINTAH LO........
JANGAN SAMAIN DENGAN MEDIA DI INDONESIA.....
KALAU EMANG MEDIA DI INDONESIA UDAH MEMFITNAH NEGARA LO...WHY DON'T YOU SUE THE INDONESIAN MEDIA????

JURNALISTIK ITU ADA ETIKANYA........MANA ADA MEDIA YANG BERANI NYEBARIN BERITA YANG CUMA ISAPAN JEMPOL DOANG..........BISA DITUNTUT DONG BEGOOOOOO!!!!!
Hiduplah Indonesia Raya

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#252
Dec 27, 2007
 
Molong wrote:
<quoted text>
Siapa bilang Malaysia bersaudara dengan INdonesia,
Malu saya....
BACA YANG BENER........
GW MALAH BILANG OGAH MENGAKUI MALINGSIALAN SERUMPUN.......SAUDARA KAU YANG MAU DIAKUI SAUDARA..........
GW MAH NGEBAYANGIN AJA DAH NAJIS....APALAGI MAU MENGAKUI .......... BISA MUNTAH DARAH GW.......
Hiduplah Indonesia Raya

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#253
Dec 27, 2007
 
Live VIVA Indo wrote:
<quoted text>
Hello dimana sumber yg kamu dapat itu.. Adakah ia dari malaysia?? atau dari media fitnah negara kamu...
Cuba kamu fikirin, jika rkyat malaysia ini kejam mengapa sih masih ramai rakyat kau itu masih datang kerja dimalaysia???
Mengapakan amah due berbangsa indonesia masih senang bekerja same gue??
Saling hormat menghormati..
Konklusinya disini rakyat indonesia di indonesia sgt cemburu akan saudaranya sampe sanggup menfitnah...
SALING MENGHORMATI?????
LO PERNAH BACA GAK APA YANG DIPOSTING SAMA ORANG INDONESIA YANG KERJA DIKEDUBES INDONESIA DI MALINGSIA???SAAT NAIK TAKSI DIA DIMAKI JUST BECAUSE SHE IS INDONESIAN..........ITU YANG LO BILANG SALING MENGHORMATI????

WASIT INDONESIA CUMA KARENA BEROLAH RAGA DI MALAM HARI POLISI KALIAN HAJAR SAMPAI PATAH KAKI.......ITU NAMANYA MENGHORMATI??

LUAR BIASA SEKALI ARTI KATA MENGHORMATI DARI NEGARA MALINGSIALAN YA..........
KALAU ITU ARTI KATA MENGHORMATI DARI KALIAN.....NO THANKS WE HAVE ENOUGH!!!!
Hiduplah Indonesia Raya

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#254
Dec 27, 2007
 
Molong wrote:
<quoted text>
INDON Bangsat, tak mengerti langsung apabila orang bilang Budaya itu hak bersendirian dan individu itu bebas melakukannya, Tak Paham Ke/ Phueeeet,tolol
MALINGSIALAN BANG SAT..........
GAK PUNYA BUDAYA CUMA BISA MALING AJA.......
DASAR MUKA BADAK..........
GAK MENGERTI DIBILANGIN KALAU KAU MAU PAKAI BUDAYA KAMI SILAHKAN PAKAI TAPI JANGAN DIAKUI KARENA ITU DUA HAL YANG BERBEDA.......
Waterloo

Lebbeke, Belgium

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#255
Dec 27, 2007
 
Ya harap maklum, itulah cara orang Malaysia menghormati orang INDONESIA ...

Jadi, ya jangan lah ke MALAYSIA ;D
Dan satu lagi, jangan klaim budaya warisan Nusantara sebagai milik Malaysia ;D
Kita tidak SERUMPUN ...
Hiduplah Indonesia Raya wrote:
<quoted text>
SALING MENGHORMATI?????
LO PERNAH BACA GAK APA YANG DIPOSTING SAMA ORANG INDONESIA YANG KERJA DIKEDUBES INDONESIA DI MALINGSIA???SAAT NAIK TAKSI DIA DIMAKI JUST BECAUSE SHE IS INDONESIAN..........ITU YANG LO BILANG SALING MENGHORMATI????
WASIT INDONESIA CUMA KARENA BEROLAH RAGA DI MALAM HARI POLISI KALIAN HAJAR SAMPAI PATAH KAKI.......ITU NAMANYA MENGHORMATI??
LUAR BIASA SEKALI ARTI KATA MENGHORMATI DARI NEGARA MALINGSIALAN YA..........
KALAU ITU ARTI KATA MENGHORMATI DARI KALIAN.....NO THANKS WE HAVE ENOUGH!!!!
Hiduplah Indonesia Raya

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#256
Dec 27, 2007
 
Molong wrote:
<quoted text>
Kamu cari bukti, bila ke masanya Malaysia memilik negarakan Barongan, jangan salah tafsir, kalau yang bercakap itu Individu jangan ingat ia mewakili negara?
GOBLOK....JELAS-JELAS NEGARA MALINGSIA KAU MEMASUKAN BARONGSAI KEDALAM SITUS HERITAGE MALINGSIA.........MASIH BERANI KAU BILANG SECARA INDIVIDU..........DASAR OTAK UDANG KAU!!!!
Sign up for Top Picks deals email
Hiduplah Indonesia Raya

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#257
Dec 27, 2007
 
Live VIVA Indo wrote:
<quoted text>
Hello dimana sumber yg kamu dapat itu.. Adakah ia dari malaysia?? atau dari media fitnah negara kamu...
Cuba kamu fikirin, jika rkyat malaysia ini kejam mengapa sih masih ramai rakyat kau itu masih datang kerja dimalaysia???
Mengapakan amah due berbangsa indonesia masih senang bekerja same gue??
Saling hormat menghormati..
Konklusinya disini rakyat indonesia di indonesia sgt cemburu akan saudaranya sampe sanggup menfitnah...
sedikit tambahan.........
beberapa tahun yang lalu negara indonesia sempat mengajukan protes untuk hukuman yang tidak manusiawi yang malingsia lakukan..........
lo cari sendiri deh.......
gw lupa tahunnya..........
Molong

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#258
Dec 27, 2007
 
Hiduplah Indonesia Raya wrote:
<quoted text>
GOBLOK....JELAS-JELAS NEGARA MALINGSIA KAU MEMASUKAN BARONGSAI KEDALAM SITUS HERITAGE MALINGSIA.........MASIH BERANI KAU BILANG SECARA INDIVIDU..........DASAR OTAK UDANG KAU!!!!
Kau otak Barongan, Bagus
Hiduplah Indonesia Raya

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#259
Dec 27, 2007
 
Molong wrote:
<quoted text>
Kau otak Barongan, Bagus
KENAPA??GAK BISA NEMUIN ARGUMEN LAEN YANG BISA MEMBERIKAN ALASAN KENAPA KEBUDAYAAN INDONESIA ADA DI SITUS HERITAGE MALINGSIA????

“I love Flores Tegal Gituh”

Since: Nov 07

cinta toyol cute banget sich!!

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#260
Dec 27, 2007
 
Hiduplah Indonesia Raya wrote:
<quoted text>
SALING MENGHORMATI?????
LO PERNAH BACA GAK APA YANG DIPOSTING SAMA ORANG INDONESIA YANG KERJA DIKEDUBES INDONESIA DI MALINGSIA???SAAT NAIK TAKSI DIA DIMAKI JUST BECAUSE SHE IS INDONESIAN..........ITU YANG LO BILANG SALING MENGHORMATI????
WASIT INDONESIA CUMA KARENA BEROLAH RAGA DI MALAM HARI POLISI KALIAN HAJAR SAMPAI PATAH KAKI.......ITU NAMANYA MENGHORMATI??
LUAR BIASA SEKALI ARTI KATA MENGHORMATI DARI NEGARA MALINGSIALAN YA..........
KALAU ITU ARTI KATA MENGHORMATI DARI KALIAN.....NO THANKS WE HAVE ENOUGH!!!!
heloo..
Adakah kes negative itu mewakili semua rakyat malaysia???
Gimana ribuan yg positif??\
Pernah kah kamu pikirin yg positifnya?
Saya mempunyai pembantu rumah yg sagt saya sayangi.. gimana?
kok kamu mau saya membencinya?

“I love Flores Tegal Gituh”

Since: Nov 07

cinta toyol cute banget sich!!

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#261
Dec 27, 2007
 
Bukan semua majikan aniaya pekerja Indonesia Oleh SYED AZWAN SYED ALI SUJEK menyalakan sebatang rokok Gudang Garam yang dikepit di bibirnya sebelum menyedut dan menghembus keluar asap rokok. Sambil menghembus nafas panjang Sujek berkata: “Saya tidak jaga kemungkinan masalah orang, saya jaga kemungkinan sendiri. Tetapi setakat ini, saya tiada masalah dengan majikan. Mungkin kawan-kawan yang majikannya lari tak bayar gaji.” “Bukan semua majikan tak bagus,” kata buruh binaan berumur 42 tahun itu yang berasal dari Bangkalan, Surabaya, dan telah bekerja di Malaysia sejak 15 tahun lepas. “Soal majikan kejam itu bergantung kepada yang menilai. Selagi mereka bayar gaji, saya dapat beli rokok untuk diri dan makan untuk anak-anak sudah kira bagus,” katanya ketika ditemui di sebuah kedai makan di Serdang, baru-baru ini. Isterinya, Midah, yang bekerja sebagai pencuci pinggan di kedai makan itu berkata kebanyakan pekerja Indonesia yang lari atau bermasalah dengan majikan kerana tiada pengalaman atau gagal menyesuaikan diri dengan keadaan baru. “Ada majikan kasar tapi itu bergantung kepada kita. Saya baik-baik saja, majikan semua baik, orang Melayu pun baik- baik,” katanya yang sudah 10 tahun bekerja di negara ini sebagai pencuci pinggan, menyusun batu-bata, menyapu sampah hingga kepada mencuci longkang. “Pokoknya rezeki halal dan saya kerja dengan hati senang,” kata Midah, 40, yang menerima upah daripada RM20 hingga RM50 sehari bergantung kepada keuntungan majikannya. Temu bual Bernama dengan beberapa orang lagi warga Indonesia mendapati kebanyakan mereka mengakui datang ke negara ini untuk mencari rezeki bagi mengubah taraf hidup keluarga masing-masing malahan ada yang mahu memulakan kehidupan baru. Rata-rata yang ditemui menolak tanggapan sebahagian besar majikan Malaysia menganiaya pekerja dari Indonesia memandangkan banyak kes seperti itu dilaporkan oleh media massa. “Kehidupan di Medan amat susah. Orang terlalu ramai. Kerja ada tapi gajinya kecil. Banyak yang menganggur,” kata Norhayati Hasan, 28, pembantu rumah, ketika ditemui di Taman Selayang, Batu Caves, Selangor. Berasal dari Kisaran, kira-kira enam jam perjalanan darat dari Medan, Norhayati bersyukur kerana mempunyai seorang majikan yang baik dan bertanggungjawab. Beliau merupakan antara dua orang gaji kepada Mohamed Sura Sulaiman, 80, bekas tentera. Norhayati mula bekerja di Malaysia sejak lapan tahun lepas. Bagi seorang lagi orang gaji Mohamed Sura, Norfah Susanti Jamimu, 22, pula mahu memulakan kehidupan baru di Malaysia. Berasal dari kota Medan, Norfah yang pernah bekerja sebagai tukang jahit berkata beliau tidak bersetuju dengan tanggapan yang kebanyakan majikan Malaysia tidak berhati perut berdasarkan pengalaman beliau bekerja di sini sejak 2003. Selain tempat tinggal selesa dan diberi kebebasan untuk beribadat, mereka juga diberi cuti rehat panjang (balik kampung) di atas permintaan. “Kalau diizinkan Tuhan, saya mahu terus bekerja di sini,” kata Norfah yang berketurunan Minang. Apabila ditanya kenapa mahu terus bekerja di Malaysia, Norfah menjawab ringkas, “Di sini lebih baik”. Setiap tahun Malaysia menerima masuk tidak kurang daripada sejuta tenaga kerja asing berikutan pembangunan pesat negara. Sehingga 31 Januari 2006, jumlah warga Indonesia yang bekerja di negara ini ialah seramai 1.2 juta orang dengan kebanyakannya bekerja sebagai buruh perladangan, pembantu rumah dan buruh pembinaan.
Waterloo

Lebbeke, Belgium

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#262
Dec 27, 2007
 
Mencoba membela diri dengan berita dari Malaysia?
Oh no, I don't believe it....

Berita Malaysia, penuh rekayasa ;D
Live VIVA Indo wrote:
Bukan semua majikan aniaya pekerja Indonesia Oleh SYED AZWAN SYED ALI SUJEK menyalakan sebatang rokok Gudang Garam yang dikepit di bibirnya sebelum menyedut dan menghembus keluar asap rokok. Sambil menghembus nafas panjang Sujek berkata:“Saya tidak jaga kemungkinan masalah orang, saya jaga kemungkinan sendiri. Tetapi setakat ini, saya tiada masalah dengan majikan. Mungkin kawan-kawan yang majikannya lari tak bayar gaji.”“Bukan semua majikan tak bagus,” kata buruh binaan berumur 42 tahun itu yang berasal dari Bangkalan, Surabaya, dan telah bekerja di Malaysia sejak 15 tahun lepas.“Soal majikan kejam itu bergantung kepada yang menilai. Selagi mereka bayar gaji, saya dapat beli rokok untuk diri dan makan untuk anak-anak sudah kira bagus,” katanya ketika ditemui di sebuah kedai makan di Serdang, baru-baru ini. Isterinya, Midah, yang bekerja sebagai pencuci pinggan di kedai makan itu berkata kebanyakan pekerja Indonesia yang lari atau bermasalah dengan majikan kerana tiada pengalaman atau gagal menyesuaikan diri dengan keadaan baru.“Ada majikan kasar tapi itu bergantung kepada kita. Saya baik-baik saja, majikan semua baik, orang Melayu pun baik- baik,” katanya yang sudah 10 tahun bekerja di negara ini sebagai pencuci pinggan, menyusun batu-bata, menyapu sampah hingga kepada mencuci longkang.“Pokoknya rezeki halal dan saya kerja dengan hati senang,” kata Midah, 40, yang menerima upah daripada RM20 hingga RM50 sehari bergantung kepada keuntungan majikannya. Temu bual Bernama dengan beberapa orang lagi warga Indonesia mendapati kebanyakan mereka mengakui datang ke negara ini untuk mencari rezeki bagi mengubah taraf hidup keluarga masing-masing malahan ada yang mahu memulakan kehidupan baru. Rata-rata yang ditemui menolak tanggapan sebahagian besar majikan Malaysia menganiaya pekerja dari Indonesia memandangkan banyak kes seperti itu dilaporkan oleh media massa.“Kehidupan di Medan amat susah. Orang terlalu ramai. Kerja ada tapi gajinya kecil. Banyak yang menganggur,” kata Norhayati Hasan, 28, pembantu rumah, ketika ditemui di Taman Selayang, Batu Caves, Selangor. Berasal dari Kisaran, kira-kira enam jam perjalanan darat dari Medan, Norhayati bersyukur kerana mempunyai seorang majikan yang baik dan bertanggungjawab. Beliau merupakan antara dua orang gaji kepada Mohamed Sura Sulaiman, 80, bekas tentera. Norhayati mula bekerja di Malaysia sejak lapan tahun lepas. Bagi seorang lagi orang gaji Mohamed Sura, Norfah Susanti Jamimu, 22, pula mahu memulakan kehidupan baru di Malaysia. Berasal dari kota Medan, Norfah yang pernah bekerja sebagai tukang jahit berkata beliau tidak bersetuju dengan tanggapan yang kebanyakan majikan Malaysia tidak berhati perut berdasarkan pengalaman beliau bekerja di sini sejak 2003. Selain tempat tinggal selesa dan diberi kebebasan untuk beribadat, mereka juga diberi cuti rehat panjang (balik kampung) di atas permintaan.“Kalau diizinkan Tuhan, saya mahu terus bekerja di sini,” kata Norfah yang berketurunan Minang. Apabila ditanya kenapa mahu terus bekerja di Malaysia, Norfah menjawab ringkas,“Di sini lebih baik”. Setiap tahun Malaysia menerima masuk tidak kurang daripada sejuta tenaga kerja asing berikutan pembangunan pesat negara. Sehingga 31 Januari 2006, jumlah warga Indonesia yang bekerja di negara ini ialah seramai 1.2 juta orang dengan kebanyakannya bekerja sebagai buruh perladangan, pembantu rumah dan buruh pembinaan.
MalingINDO

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#263
Dec 27, 2007
 
Pergi mampus dengan budaya ... yang penting kemajuan rakyat, tari tari, nyanyi nyanyui tidak boleh buat duit, ekonomi tak maju dengan semangat nyanyi atau dancing, bangang. Yang nyata rakyat masih miskin bolong,
Waterloo

Lebbeke, Belgium

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#264
Dec 27, 2007
 
;D

Ya sudah, jangan pakai deh itu budaya kami ;D
Beli saja tuh budaya Malay ;D
MalingINDO wrote:
Pergi mampus dengan budaya ... yang penting kemajuan rakyat, tari tari, nyanyi nyanyui tidak boleh buat duit, ekonomi tak maju dengan semangat nyanyi atau dancing, bangang. Yang nyata rakyat masih miskin bolong,

Since: Dec 07

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#265
Dec 27, 2007
 
buat apa kaya, tapi tak punya jatidiri

AGAMA ITU BUDAYA TOLOLLL

Since: Dec 07

Kuala Lumpur, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#266
Dec 27, 2007
 
Molong wrote:
<quoted text>
Kau otak Barongan, Bagus
BUKTIKAN KEPADA DUNIA,MALAYSIA TEMPAT CAMPUR ADUK SEGALA BUDAYA...
KASIHAN MALAYSIA
Hiduplah Indonesia Raya

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#267
Dec 27, 2007
 
Live VIVA Indo wrote:
<quoted text>
heloo..
Adakah kes negative itu mewakili semua rakyat malaysia???
Gimana ribuan yg positif??\
Pernah kah kamu pikirin yg positifnya?
Saya mempunyai pembantu rumah yg sagt saya sayangi.. gimana?
kok kamu mau saya membencinya?
itu cuma contoh kecil doang..........
mau gw buat daftar??baiklah kalau begitu....:
kasus penyiksaan TKI (there's a lot of them)
Penangkapan orang kedutaan indonesia di malaysia
usaha kalian mencuri kebudayaan indonesia
memindahkan patok batas wilayah indonesia di kalimantan.......
mencuri kayu Indonesia..........
mau mencuri ambalat..........
sikap kalian yang tidak menghargai bangsa indonesia dengan memotong nama indonesia.....(jangan bilang indonesia manggil negara kalian dengan sebutan tidak pantas.......kami baru mulai memanggil kalian begitu beberapa bulan ini saja..sementara kalian sudah memanggil kami dengan sebutan merendahkan dari dulu..........now jangan lo tanya apa artinya indon..........sehingga indonesia bisa sangat marah..........gw jelasin ya... itu nama dari sebuah negara....dengan lo gak memanggil secara benar berarti merupakan penghinaan terhadap kedaulatan negara tersebut........ngerti??!!)
belum lagi blog gak jelas yang dibuat orang negara lo yang menghina bendera negara, lambang negara, n landasan negara gw--->lo harus akui...blog goblok yang dibuat sama bangsa lo yang mengundang pemuda indonesia untuk melakukan pembelaan.......because we love indonesia

alasan lo indonesia mengeneralisir perbuatan satu orang kepada semua orang malaysia.....well...ingat usaha dalam mencuri kebudayaan indonesia dilakukan oleh sebuah negara bukan individu..........jangan bilang gak pernah berniat mencuri cos jelas2 negara lo masukin kedalam daftar heritage malaysia...n that's not happened just by mistake...itu ada unsur kesengajaan.......karena kalian ingin melegalkan istilah truly asia bagi negara kalian...

n..hmmm.....let me see.......bukannya sikap mengeneralisir kepada satu bangsa juga kalian lakukan dengan mengatakan kami bangsa kuli????
coba itung prosentase orang yang kerja jadi babu dinegara lo sama jumlah penduduk indonesia???apakah sebutan itu sepadan???

n karena orang bangsaku yang jadi babu dinegara lo...trus lo mengeneralisir orang indonesia sebagai bangsa bodoh.......hmm...untuk ini gw gak perlu jelasin prestasi bangsa gw didunia science.....dah banyak saudara2 gw laennya yang menjelaskan.........n bangsa lo yang selalu ngaku sebagai bangsa cerdas...mana bukti prestasi lo di dunia internasional????

gimana gw mau mikirin yang positif dari bangsa lo kalau yang gw liat cuma penghinaan yang bangsa lo berikan kepada bangsa gw........
n perlu lo tau.........gw hanya berkata kasar sama orang yang terlebih dulu berkata kasar....

n panggilan hinaan kenegara lo baru mulai gw pakai saat bangsa lo gak mau mengganti sebutannya kepada bangsa gw.........
ingat ada aksi ada reaksi.........
budak palembang

Bandar Lampung, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#268
Dec 27, 2007
 
MalingINDO wrote:
Pergi mampus dengan budaya ... yang penting kemajuan rakyat, tari tari, nyanyi nyanyui tidak boleh buat duit, ekonomi tak maju dengan semangat nyanyi atau dancing, bangang. Yang nyata rakyat masih miskin bolong,
oii tolol kau kate nyanyi tak boleh duit, what an stupid statement, nyanyi itu merupakan bagian dari ekonomi kreatif yang dapat menghasilkan uang, buyan pulok budak sikok ni!!!!!

Tell me when this thread is updated:
(Registration is not required)

Add to my Tracker

Send me an email

Showing posts 221 - 240 of673
|
Go to last page| Jump to page:
Type in your comments below
Name
(appears on your post)
Comments
Characters left: 4000
Type the numbers you see in the image on the right:

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Other Recent Jakarta Raya, Indonesia Discussions

Search the Jakarta Raya, Indonesia Forum:
Topic Updated Last By Comments
>>> I HATE INDONeSIA <<< (Jan '11) Sat Thaistundent 2,343
Detroit Pindah ke Karawang? Sat RIAHAN 23
Indonesia Military Powers Up Sat heii_im indonesian 52
Malay Language vs Indonesia Language (Jan '11) Feb 10 lolwut 2,370
Ribuan Buruh Jakarta Ancam Demo Besar-besaran Feb 9 Jendral Sudirman 15
TANGERANG: Indonesian police seize 50 kg crysta... Feb 9 boski 3
MALON Lagi:TKI PATI (pekerja asing tanpa izin) ... Feb 9 manohara gemuk 26

Daily Horoscope for February 12

Cancer

By late in the day, dark moods lift and you begin to feel like your free and easy self again. The changing Moon will enter your fifth house of romance and creativity, giving you a lift in the pleasure department. In fact, the next two days or so are likely to be the most enjoyable of the month as the planets stimulate you to relax and have some fun.

Get your Horoscope »