|
Mereka Buta Mata Dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
anih wrote: <quoted text> eh, since when indonz ade otak ? aku ingat derg ni mmg spesies xder otak. hmm konpius konpius. Betul jugak tu...Sokong 1000%
|
|
Aejuna
Kuantan, Malaysia
|
ViQ wrote: <quoted text> haha.. si buta dari kandang babi masih menyalak juga.. bakso kita daging sapi, bloon lu.. lah elo, babi di bakso.. kok BABI makan BABI? haha In Bali baksonya daging babi jika beli dari orang Bali jang mulai jual bakso yang dulunya dimonopoli oleh orang jawa di Bali.
|
|
“say what you mean”
Since: Nov 09
mean what you say
|
Please wait...
Aejuna wrote: <quoted text> In Bali baksonya daging babi jika beli dari orang Bali jang mulai jual bakso yang dulunya dimonopoli oleh orang jawa di Bali. SALAH.. di Bali, daging babi dijual oleh orang Bali yang beragama Hindu.. ada juga yang dijual oleh orang Kristen Cina atau lainnya.. sedangkan yang penjual bakso yang Muslim, mereka tidak menjual daging babi..
|
|
Mereka Buta Mata Dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
ViQ wrote: <quoted text> haha.. si buta dari kandang babi masih menyalak juga.. bakso kita daging sapi, bloon lu.. lah elo, babi di bakso.. kok BABI makan BABI? haha INDON itu lagi BANGSA GOBLOK dan di AKUI oleh JUsuf Kalla. Jadi kamu itu diMaafin kerna ngak dapat beda antara Manusia dan BABI. Sudah ku jelaskan dulu yang kamu itu turunan SAPI DINGETOT INDON. Jadi terima saja kenyataan itu VIQ.. Udah cepatin makan Bakso Anjing dan Tikus tuh..biar tambah GOBLOK dan HINA. Jangan lupa minum Sungai Citarum juga... Kasihan INDON BANGSA GOBLOK dan HINA, yang terus-terus bermimpi
|
|
Arjuna
Kuantan, Malaysia
|
ViQ wrote: <quoted text> SALAH.. di Bali, daging babi dijual oleh orang Bali yang beragama Hindu.. ada juga yang dijual oleh orang Kristen Cina atau lainnya.. sedangkan yang penjual bakso yang Muslim, mereka tidak menjual daging babi.. Sekarang dah ramai orang Bali jual bakso untuk patahkan monopoli penjual bakso jawa. Namanya BAKSO BALI.
|
|
Mereka Buta Mata Dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
Leonardo D Romero wrote: <quoted text> oh yeah ?? bisa kah anda menunjukan sawah apa saja yang punya malysia ?? sepertinya anda ketinggalan zaman deh ! kalau orang malaysia sudah di tolak berusaha di indonesia ! NI sila baca yang terkini. Lagi Sawah padi di INDON bakal jadi perusahaan Malaysia. INdon hanya akan jadi babu dan kuli.. Sulawesi Selatan jelapang padi baru negara Oleh Ahmad Naim Tahir di Makassar Malaysia berminat adakan perbincangan lanjut: Najib MALAYSIA mengenal pasti Sulawesi Selatan di Indonesia berpotensi dibangunkan sebagai jelapang padi baru negara dan akan mengadakan perbincangan lanjut dengan pentadbiran wilayah itu bagi memulakan usaha berkenaan dalam masa terdekat. Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Razak, berkata Gabenor Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo akan melawat Kuala Lumpur tidak lama lagi bagi membincangkan perkara itu dengan Kementerian Pertanian dan Industri Asas Tani.
|
|
Mereka Buta Mata Dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
Arjuna wrote: <quoted text> Sekarang dah ramai orang Bali jual bakso untuk patahkan monopoli penjual bakso jawa. Namanya BAKSO BALI. Hati-Hati Dengan makanan INDON HATI Hati Dengan MAKANAN INDON.. Anda yang sering berjalan-jalan ke luar kota tentu akan menemukan makanan yang aneh-aneh. Sebaiknya kita lebih berhati-hati, jangan-jangan makanan itu tidak halal. Ketika Anda bepergian ke Solo misalnya, maka sebaiknya hati-hati dengan makanan yang banyak dijual di warung-warung. Ada beberapa warung di kota itu dan daerah sekitarnya yang menawarkan menu sate jamu. Kota keraton itu memang terkenal dengan produk jamunya yang sampai ke daerah-daerah lain. Banyak industri jamu, baik besar maupun kecil, yang berasal dari kota ini. Maka ketika ada menu makanan yang menggunakan istilah itu, pikiran kita langsung tertuju pada produk yang menyehatkan dan menyegarkan tubuh. Setelah diamati dan diteliti lebih lanjut, ternyata yang dimaksud dengan sate jamu bukanlah sate yang dibubuhi jamu atau yang berkhasiat jamu. Sate itu sebenarnya hanyalah nama samaran dari sate yang terbuat dari daging anjing! Makanan ini dijual orang di warung-warung pinggir jalan antara Solo dan Boyolali, serta jalan lain di sekitar Kartosuro. Penggunaan nama menu yang tidak berterus terang ini menimbulkan persepsi yang salah bagi konsumen muslim. Kalau yang ditawarkan adalah sate anjing atau sate babi, tentulah sebagai muslim kita akan menghindarinya dengan kesadaran penuh. Tetapi dengan nama yang tidak jelas tersebut bisa saja kita jadi tertipu dan memakan menu tersebut tanpa merasa bersalah. Di Bali, orang mungkin sudah sangat terbiasa dengan makanan bernama ”lawar”. Masyarakat Bali sering membuat menu istimewa ini pada acara-acara hajatan mereka. Makanan ini terdiri dari bermacam-macam sayuran yang dicampur dengan daging dan bumbu. Sepintas makanan ini mirip dengan urab di Jawa. Tidak banyak yang tahu bahwa di dalam lawar tersebut sering ditambahkan darah segar yang dikucurkan. Biasanya berasal dari darah ayam atau hewan lainnya, yang ditambahkan bersama bumbu-bumbuan. Adanya darah segar itu tentu saja menjadikan masakan tersebut haram bagi umat Islam. Apalagi darah yang masih mengalir tersebut ditambahkan dalam keadaan mentah, yang selain haram juga tidak sehat. Jika masyarakat luar Bali datang dan mencoba masakan-masakan khas daerah tersebut, maka perlu melihat hal tersebut secara lebih cermat dan waspada. Boleh-boleh saja mencicipi masakan khas daerah, tetapi kewaspadaan terhadap kehalalannya harus pula menjadi perhatian serius. Ada beberapa restoran modern yang sudah memodifikasi masakan daerah tersebut menjadi lebih higienis dan halal. Lawar yang sebelumnya banyak menggunakan darah segar itu telah dimodifikasi menggunakan bumbu-bumbu yang halal, seperti kecap dan sejenis saus. Tetapi kadang kita sulit membedakan mana lawar yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan muslim atau yang masih menggunakan bahan haram. Di daerah lain di pulau Jawa masih banyak juga warung dan rumah makan yang menyediakan makanan haram secara tersamar. Anda mungkin sering mendengar istilah ”marus”, yaitu darah yang dibekukan dan dimasak menjadi lauk-pauk yang cukup populer di beberapa tempat di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jogja. Marus ini sering berada di deretan menu bersama dengan tahu, tempe dan lauk lainnya. Sepintas lalu marus ini mirip dengan tahu bacem yang berwarna cokelat gelap. Kalau disandingkan dengan tahu bacem, konsumen akan sulit membedakan mana yang marus dan mana yang tahu. Jika kita tidak kritis dan hati-hati, bisa saja tertukar, sebagaimana yang pernah dialami para pembeli dari luar kota yang tidak mengenal marus dengan baik.
|
|
Mereka Buta Mata Dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
Continue..
Ada pula marus yang dimasak ala sate, dengan membuatnya potongan-potongan kecil dan menusuknya dengan tusukan layaknya sate. Parahnya, masakan ini kemudian dicampur dengan sate-sate yang lain, seperti sate ati, telur puyuh, jerohan ayam dan kerang. Konsumen yang tidak tahu akan menganggapnya sebagai jerohan, karena bentuk dan warnanya mirip dengan sate ati.
Sebagaimana lawar di Bali, marus yang berasal dari darah yang mengalir itu hukumnya adalah haram bagi orang Islam. Darah hasil dari proses penyembelihan hewan, seperti sapi dan ayam, selayaknya memang tidak boleh dikonsumsi oleh manusia. Selain haram, di dalamnya juga mengandung bakteri patogen yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Di rumah-rumah potong yang telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI, pemanfaatan darah ini menjadi salah satu prasyarat, apakah ia layak mendapatkan sertifikat halal atau tidak. Jika masih memanfaatkan darah tersebut untuk keperluan manusia (dikonsumsi), maka rumah potong tersebut tidak bisa mendapatkan sertifikat halal, meskipun daging yang dihasilkannya disembelih secara Islam.
Di Manado, jika Anda tidak hati-hati bisa saja mendapatkan masakan khas daerah itu yang berasal dari tikus. Tikus kelapa yang banyak terdapat di perkebunan kelapa di daerah itu diburu orang untuk dijadikan masakan khas Manado yang konon menurut penduduk setempat menghasilkan masakan yang enak. Harganyapun cukup mahal, ketika sudah disajikan di restoran-restoran. Nah, jika kita mencoba masakan Manado, sebaiknya berhati-hati dengan masakan tersebut.
Akhirnya, ketika kita bepergian ke daerah atau tempat baru, sebaiknya memang lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Boleh-boleh saja mencoba masakan khas di daerah tersebutr, tetapi ingat, standar kehalalan yang menjadi pedoman bagi seorang muslim harus tetap dijaga. Kalau memang tidak tahu, sebaiknya bertanya kepada masyarakat setempat, dari apakah makanan itu dibuat dan bagaimana membuatnya. Sebab jika kita tidak tahu dan tidak berusaha mencari tahu, maka kita akan mendapatkan dosa jika kemudian makanan yang kita makan itu berasal dari yang haram.
|
|
|
jojo
Bintulu, Malaysia
|
Mereka Buta Mata Dan Hati wrote: <quoted text> Hati-Hati Dengan makanan INDON HATI Hati Dengan MAKANAN INDON.. Betul tu bang. Semasa saya di Surabaya tempohari, saya diingati seorang rakan dengan perkara diatas walaupun mirip nya tidak mungkin berlaku di persekitaran Surabaya. Namun saya tetap berhati-hati. Tq.
|
|
Mereka Buta Mata Dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
Ni lagi cerita tentang makanan INDON yang jelek..
Mini Lobsters- DON'T EAT
Please be alert of this food item... It may infect your lung.
Do not eat these mini lobsters.
These mini crustaceans are literally the garbage cleaners in the sewage treatment plants. udang mini ini sebenarnya adalah pembersih sampah dalam plant saluran pembuangan air kotor The 'dirtier' the water, the fatter these mini lobsters become. semakin kotor air tsb, semakin gemuk udang ini (semakin banyak makanan) Their lungs are full of worms and their flesh saturated with poisonous metals. paru-paru udang ini penuh dengan penyakit cacing dan dagingnya penuh dengan logam berat beracun/ berbahaya Unscrupulous merchants somehow found a way to get these marketed to eateries. namun pedagang yang tidak teliti & cermat akan memasarkannya hingga sampai pada konsumen Do not order this dish. Pass this to those friends who may want to try these mini 'lobsters'. jangan memesan menu ini. alihkan segera pada teman-teman yang mungkin hoby makan udang, atau yang mau mencoba makan lobster mini ini
|
|
Mereka Buta Mata Dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
Ni Baca Ni INDON..
MAS RECORDED PROFITS DESPITE ECONOMIC DOWNTURN
PETALING JAYA, Aug 6 — Malaysia Airlines (MAS) recorded its highest ever quarterly net profit despite the ongoing slump in the airline industry due to the global economic slowdown.
Its net profit of RM876 million offset first quarterly losses of RM695 million leading to a first-half net profit of RM181 million, becoming one of the few major airlines to report a profit for the first half of the year.
The airline had implemented very aggressive sales campaigns to deal with the worst ever crisis facing the industry. Load factors subsequently increased to 66 per cent in the second quarter compared to 56 per cent in the first quarter.
The airline will continue to focus on growing sales and an advertising blitz consisting of some 15 sales campaigns has been planned for Malaysia and another 30 for the international market.
|
|
jojo
Bintulu, Malaysia
|
Arjuna wrote: <quoted text> Sekarang dah ramai orang Bali jual bakso untuk patahkan monopoli penjual bakso jawa. Namanya BAKSO BALI. Aku terjumpa bakso di jual di R&R Sri Kembangan Lebuhraya Maju KL-Putrajaya. Tak tau lah apa isi nya tak brani aku nak tengok. Manalah tau nanti terkene lak.
|
|
Mereka Buta Mata dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
Hati-Hati Dengan Makanan INDON. INDON ni halal dan Haram hanya sebutan aje, perbuatan soak kedua. Dulu di PONDOk INDAH Jakarta, dia orang jual Bakso yang di buat dari tikus tapi klaim Bakso Ayam. Dah tu di Jual Di Supermarket...
Jijik betul...
|
|
“motherlode”
Since: Oct 09
Seoul, South Korea
|
Please wait...
^^^ ya orang malon tuh yang jual .. seberapa jijik ..
orang islam yang memakai kerudung dan peci, memakan dan mencium babi ??
(lupa gua linknya)..
|
|
Mereka Buta Mata dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
Leonardo D Romero wrote: ^^^ ya orang malon tuh yang jual .. seberapa jijik .. orang islam yang memakai kerudung dan peci, memakan dan mencium babi ?? (lupa gua linknya).. Jangan Omong kosong. Buktikan?
|
|
Mereka Buta Mata dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
Leonardo D Romero wrote: ^^^ ya orang malon tuh yang jual .. seberapa jijik .. orang islam yang memakai kerudung dan peci, memakan dan mencium babi ?? (lupa gua linknya).. Itulah Kegoblokan kamu. mereka-mereka itu siswi-siswi Vetenari di University Putra Malaysia. Antara yang di pelajari haiwan-haiwan ternakkan termasuk Babi yang jadi makan bukan Islam. Jadi jangan jadi GOBLOK, melihat pada fotonya bukan dari cerita disebaliknya. Cousin ku pernah pelajar disana dan itu salah satu subjeck yang perlu dipelajari. Hasilnya pengusaha babi bukan Muslim akan diajar secara tertib tentang penjagaan babi untuk business mereka. Bukan seperti INDON di MEDAN, yang rata-ratanya pengotor dan bangsa jelek..bau babi aje menyelubungi seluruh daerah.. INDON GOBLOK....
|
|
Mereka Buta Mata dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
INDON PEngotor dan Jelek...
KUALA -- Berbeda dengan Sumanto yang suka memakan tubuh manusia yang telah meninggal, Lagu Singgarimbun alias Pak Musik alias wak Balon (52)'hanya' hobi memakan bangkai hewan dan kotoran manusia. Warga Langkat, Sumut, tepatnya dari Dusun Sepirak, Desa Besadi, Kecamatan Kuala itu mengaku sudah 28 tahun menjalani hidup aneh itu. Dia mengaku, setidaknya dalam dua hari sekali, dia menyantap bangkai.
Rupanya warga di sekitaran itu telah lama mengetahui kelakuan aneh Pak Musik. Kemarin Pos Metro Medan (grupnya JPNN) bertandang ke rumahnya. Semula, dia sedang asyik duduk menyandar di dinding warung dekt rumahnya, sambil menyulut rokok. Dia tidak mengenakan baju dan hanya memakai kain sarung warna hijau. Setelah memperkenalkan diri dan memberitahu maksud kedatangan JPNN, ayah lima orang anak inipun sempat terdiam sejenak namun belakangan mengajak tamunya ke ke rumahnya.
"Ya udah. Kita ke rumah aja biar enak ceritanya," katanya sambil beranjak dari duduk. "Beginilah rumah kita. Di dalam dan di luar, sama aja," ujar Pak Musik berbasa-basi sambil mengembangkan tikar plastik di teras. Setelah mempersilahkan duduk, sesekali dia menatap tajam ke arah wartawan ini. "Kalau masalah itu, barusan saja saya makan bangkai dipingir sungai, ini tangan saya masih berbekas (maksudnya bekas bangkai-red)," ungkapnya sambil membuka telapak tangan kanannya.
Meski rutin mengkonsumsi bangkai ternak atau binatang, tapi Pak Musik mengaku tidak pernah ada masalah dengan kesehatannya. Bahkan menurutnya, bangkai yang disantapnya merupakan obat bagi tubuhnya. "Selama saya memakan bangkai itu, tak pernah sekalipun perut saya sakit. Artinya kesehatan saya tidak pernah terganggu, begitu juga ketika memakan kotoran manusia, saya tetap sehat-sehat aja, malah bertambah sehat rasanya," ujarnya enteng.
Dia mengaku bangkai hewan apa saja yang pernah disantapnya, mulai dari bangkai ayam, ikan busuk dan bangkai-bangkai hewan lainya. "Kalau saya sebutkan satu satu, mungkin terlalu banyak," ujarnya. Tapi yang pasti, lanjutnya, yang sering disantap bangkai ayam yang sudah banyak belatungnya. "Rasanya enak kok kalau dimakan pakai nasi," jelas Pak Musik seraya mengaku terkadang memakan ayam bangkai tadi dengan bulu-bulunya."
Dia sendiri mengakui kebiasannya itu tergolong aneh. Karenanya, saat memakan bangkai dan kotoran manusia, tapi tak sekalipun dilakukannya di hadapan orang, termasuk anggota keluarganya. Katanya, kasihan sama anak dan istri saya, yang bisa tidak bisa makan lantaran melihat adegan itu. Saat makan bangkai atau kotoran manusia, dilakukan di pinggir sungai atau kebun agar tidak dilihat oleh mereka. Dikatakan, bangkai-bangkai biasanya disantap dengan nasi putih.
Dia tampak keberatan saat ditanya latar belakang yang membuatnya berperilaku aneh itu. Sambil membetulkan letak kainnya, ia mengatakan, "Nggak usah cerita masa lalu saya. Karena yang ingin diketahui, kan cuma saya makan bangkai. Kan itu saja?" dia sempat bekerja layaknya orang-orang normal lainnya. Namun akhirnya, dia mau membuka cerita masa lalunya.
|
|
“motherlode”
Since: Oct 09
Seoul, South Korea
|
Please wait...
Mereka Buta Mata dan Hati wrote: <quoted text> Itulah Kegoblokan kamu. mereka-mereka itu siswi-siswi Vetenari di University Putra Malaysia. Antara yang di pelajari haiwan-haiwan ternakkan termasuk Babi yang jadi makan bukan Islam. Jadi jangan jadi GOBLOK, melihat pada fotonya bukan dari cerita disebaliknya. Cousin ku pernah pelajar disana dan itu salah satu subjeck yang perlu dipelajari. Hasilnya pengusaha babi bukan Muslim akan diajar secara tertib tentang penjagaan babi untuk business mereka. Bukan seperti INDON di MEDAN, yang rata-ratanya pengotor dan bangsa jelek..bau babi aje menyelubungi seluruh daerah.. INDON GOBLOK.... oh yeah ?? kenapa kalau bukan orang Islam kok, dia membawa al-quran dan membwa babi ? itu lah penghinaan tentang agama !
|
|
Mereka Buta Mata dan Hati
Semenyih, Malaysia
|
Continue..
Sejarah dan Alasan Memakan Bangkai
Pria yang telah separuh beruban ini, pernah menjadi pekerja seorang penguasa sukses yang punya puluhan angkutan umum. Cerita dia, pada suatu hari, ada sebuah barang berharga milik si pengusaha diklaim hilang. Tanpa punya dasar dan bukti yang kuat, Pak Musik dicurigai sebagai pelakunya. Kecurigaan pengusaha itu, karena mendengar bisikan rekannya yang kaya. Padahal belakangan diketahui, rekannya itulah yang sebenarnya mencuri barang berharga tersebut. Meski dia sudah bersumpah berulang kali, tuduhan tetap idak berubah.
Dia bahkan sudah memberitahukan kepada si pengusaha bahwa pencurinya adalah empat orang yang sebelumnya dianggap Pak Musik sebagai sahabat baiknya. Tapi pengusaha itu tidak yakin atas pengakuan Pak Musik. Alasannya, orang yang dituduhkan tadi banyak duit. "Sejak saat itu, saya berhenti bekerja,' ceritanya.
Namun, selang beberapa bulan kemudian, Pak Musik dipanggil lagi oleh si pengusaha yang megaku telah mengetahui siapa sebenarnya orang yang mencuri asetnya. Karena sudah telanjur sakit hati, Pak Musik tidak mau lagi bekerja. Terlebih, "saya ingat betul dengan kata-kata sohib si pengusaha yang mengatakan, saya orang miskin tidak ada gunanya hidup kalau tidak punya ilmu.'
Terngiang kalimat sahabatnya itulah, Pak Musik berjanji dalam hati, suatu hari nanti, dia akan berguna bagi orang lain. Sewaktu mengucapkan ikrar itu, di situlah Pak Musik mengambil sepotong daging ayam goreng yang telah busuk lalu memakannya. Sejak saat itu, memakan daging busuk atau bangkai, tak lagi menjadi masalah baginya. "Kalau makan bangkai, setidaknya dua hari sekalilah," imbuhnya tersenyum.
Pria yang hanya sekolah hingga kelas 3 SD itu pun cerita, kampung orang tuanya di Kuta Buluh Semole, Tanah Karo, sedangkan Pak Musik sendiri kelahiran Padang Bulan, Medan. dia anak kelima dari delapan bersaudara. Sejak tidak bersekolah lagi, Pak Musik hidup dan dibesarkan dari satu kampung ke kampung lainnya. Bahkan mulai hidup berpindah-pindah dari kota yang satu ke kota lain.(darwis/jhonson/sam/JPNN)
|
|
Mereka Buta Mata dan Hati
Kuala Lumpur, Malaysia
|
Leonardo D Romero wrote: <quoted text> oh yeah ?? kenapa kalau bukan orang Islam kok, dia membawa al-quran dan membwa babi ? itu lah penghinaan tentang agama ! Buktikan. Jangan Omong Kosong GOBLOK...
|
|
Tell me when this thread is updated:
(Registration is not required)
Add to my Tracker
Send me an email
|